Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 101 : Kecantikan yang meruntuhkan kerajaan


#Kerajaan Es


"Maaf pangeran, kami kehilangan jejak." ucap para pasukan bayangan


"Kalian ini benar-benar tak berguna!"


"Panggil semua jenderal, aku ingin wanita itu ditemukan, aku tak bisa menunggu lebih lama, selagi gadis dari kerajaan awan belum sampai, aku tak akan menyerah mendapatkan wanita itu, cari wanita cantik itu sampai ketemu!"


"Ingat jangan kembali sebelum kalian menemukannya!" teriak pangeran kerajaan Es


"Baik pangeran." jawab para prajurit bayangan


Pangeran kerajaan es bernama Bing Xuan Ho, dia merupakan pangeran yang kekuatannya diatas para jenderal, bahkan melebihi ayahnya sendiri, kultivasi Bing Xuan Ho, berada di tingkat kaisar petarung bintang 10, oleh karena itu dia begitu ditakuti di kerajaan es, meski banyak kesalahan yang dia buat, tak ada yang berani mengganggu kesenangannya, bahkan alasan kerajaan es bisa menjadi salah satu kerajaan terkuat, yaitu karena kekuatan dari pangeran Bing Xuaon Ho.


Dia sanggup melawan satu kerajaan besar seorang diri, yang bisa mengalahkannya selama ini hanyalah Topeng bencana , para tetua agung sekte Gunung Api, murid inti serta tetua perguruan kristal es, dan yang terakhir tetua perguruan lahar dingin.


Karena tak pernah ada yang ikut campur dengan perilakunya, Bing Xuan Ho melakukan banyak keonaran hanya demi mendapatkan seorang gadis, meski raja terus menasehatinya, dia tak menggubris ucapan ayahnya, karena merasa lebih hebat dari ayahnya itu.


Meski dia hanya seorang pangeran, dia memiliki wewenang seperti raja, semua jenderal mematuhinya, karena takut keluarganya dibantai oleh pangeran Bing Xuan Ho.


Oleh karena itu saat dia ingin mencari seseorang di dalam kerajaannya, dia bisa menyebarkan surat perintah ke seluruh wilayah kerajaan.


"Sebarkan surat keseluruh wilayah kerajaan, dan katakan pada mereka, jika ada yang menemukan seorang gadis cantik berpakaian putih, dan membawa selendang seperti seorang Dewi, maka segera tangkap dan bawa dia kepadaku!" ucap pangeran Bing Xuan Ho


"Baik pangeran." ucap para prajurit


Tak perlu waktu lama, setelah surat perintah disebarkan, akhirnya terdengar laporan dimana lokasi Dewi petir berada, ternyata selama ini dia berada di kota dekat dengan istana, ini membuat pangeran kerajaan es semakin tidak sabar dan langsung pergi untuk melihat wanita cantik yang di ceritakan semua orang, secara langsung.


#Kota disekitar istana kerajaan es


"Halo nona, berhenti melawan dan ikutlah dengan kami." ucap salah satu prajurit bayangan


"Kalau kau menurut, semuanya akan dipermudah." ucap salah satu prajurit kerajaan es


"Maafkan aku nona, aku tak punya pilihan lain selain membawamu ke tempat pangeran." ucap salah satu Jenderal utama


"Demi keselamatan kami, berkorbanlah wahai nona cantik." sambung Jenderal wilayah barat


Dewi petir kini sedang di kepung oleh 4 jenderal wilayah, 3 jenderal utama, 1000 pasukan bayangan, dan 100.000 prajurit kerajaan Es, mereka mengerumuni Dewi petir untuk berjaga agar Dewi Petir tak kabur lagi, karena dalam surat perintah pangeran kerajaan es tertulis, jika wanita yang dia cari tak dibawa ke istana sampai matahari terbenam, dia akan menghancurkan salah satu wilayah jenderal secara acak, ancaman pangeran kerajaan es bukanlah main-main, dulu dia pernah membantai salah satu keluarga jenderal karena tak dapat menemukan gadis incarannya.


Karena takut, keluarga mereka dibantai, semua jenderal membawa pasukan penuh untuk mengepung Dewi Petir.


"Apa kalian bisa menyingkir dariku?"


"Hari ini aku sudah sangat lelah meladeni para manusia bodoh seperti kalian." jawab Dewi petir


"Kau sedang menjadi buronan kerajaan loh nona, dan kami sedang mengepungmu, apa kau pikir kami bercanda?"


"Sadarlah akan posisimu sekarang."


"Seluruh kekuatan kerajaan es, sedang mengepungmu hari ini, jadi menyerahlah!"


"Tak perduli apapun latar belakangmu, atau siapapun suamimu, kau harus menjadi milik pangeran kerajaan Es, karena sudah berani memamerkan kecantikan di wilayah kami." sambung para Jenderal Wilayah


"Aku tak menyangka, hanya untuk menangkapku, kalian mengerahkan seluruh pasukan kerajaan es, dan satu hal yang membuatku terus merasa terganggu." ucap Dewi Petir


"Apa itu?" tanya salah satu jenderal utama


"Apakah hanya ini pasukan yang kalian miliki?"


"Benar-benar jumlah yang sedikit, sekali aku mengamuk, sudah dipastikan kalian akan tewas." ucap Dewi Petir


"Berhenti melawak dasar ******!" teriak salah satu jenderal utama sambil mengarahkan tinjunya kearah Dewi Petir


Jederrrr


Duarrrrrrrr


Petir menyambar kearah salah satu jenderal utama, yang ingin memukul Dewi Petir, dalam sekejap suasana menjadi hening, karena tubuh salah satu jenderal utama, hangus karena tersambar petir, dan ketika angin meniupnya, tubuhnya lenyap menjadi butiran abu.


Wosshhh


"Petir... apa petir itu teknik dari wanita itu?" ucap salah prajurit bayangan


"Tidak ini pasti hanya kebetulan, selama ini tak ada manusia yang bisa mengendalikan petir sedasyat itu!" ucap salah satu jenderal utama


"Ini pasti hanya kebetulan, ayo kita serbu wanita itu, jangan sampai dia tergores, cukup pukul dia sekuat tenaga!" teriak salah satu jenderal utama


"Serbu!" ucap para prajurit


Jederr


Jederrr


Jederrr


Duarrrr


Petir terus menyambar di sekitar orang yang berusaha mendekati Dewi petir, ribuan orang tewas setiap detiknya, petir terus menyambar tanpa henti, hingga menewaskan semua jenderal tanpa menyisakan jasad sedikitpun, semua manusia yang tersambar petir dari Dewi Petir, lenyap tak berbekas.


Para prajurit yang belum terkena petir berlarian karena takut mati, mereka berteriak ketakutan sambil berlari tidak karuan.


"Dia pasti bukan manusia, apa apaan ini!" teriak para prajurit


Selamatkan diri kalian, ada iblis yang sedang membantai prajurit, selamatkan diri kalian ada iblis di kerajaan es, dia telah membunuh semua jenderal dalam hitungan detik!" teriak para prajurit


Jederrr


jederr


Petir terus menyambar hingga membuat puluhan ribu prajurit tewas menjadi abu, dan menghilang tanpa jasad sedikitpun, pakaian atau semua benda yang mereka pakai lenyap tak berbekas, dalam sekejap wilayah itu dipenuhi asap dan abu dari para manusia yang telah tersambar petir.


Ketika pengeran kerajaan Es sampai, dia melihat pemandangan mengerikan itu, semua kekuatan kerajaan es hancur dalam hitungan detik, di dalam hati pengeran es berpikir.


"Inikah yang dimaksud dengan kecantikan yang bisa meruntuhkan kerajaan.."


"Apa apaan wanita ini, kekuatannya benar-benar dasyat." ucap pangeran Bing Xuan Ho


"Sepertinya aku menyisakan satu manusia ya?" ucap Dewi Petir


Aura yang keluar dari Dewi Petir membuat pangeran kerajaan Es gemetar ketakutan, untuk pertama kalinya dia takut menghadapi wanita incarannya, selama ini dia menghindari lawan yang lebih kuat darinya, dan dia tak pernah diganggu oleh orang hingga ke titik seperti ini, ini pengalaman pertama yang membuatnya merasa takut, dia pikir jika dia salah langkah dia akan mati tersambar petir seperti para prajuritnya.


"Tunggu!"


"Jangan bunuh aku, aku adalah pangeran dari kerajaan ini!" teriak Bing Xuan Ho


"Aku tak perduli, kerajaanmu kini telah hancur, semua prajuritmu telah hilang menjadi debu, membiarkanmu hidup tak akan merubah sesuatu, lagipula kalau tak salah, mereka bilang pangeran kerajaan es yang memberi perintah untuk menangkapku, apa kau orangnya?" tanya Dewi Petir


"Ti.. tidak.. aku bukan orangnya, itu adalah kakakku." ucap Pangeran Bing Xuan Ho sambil berusaha mengelak


"Karena kau sudah disini biarkan aku membunuhmu, aku sedang kesal sekarang, karena tak bisa menemukan orang yang kucari." ucap Dewi Petir


"Tu.. tunggu, aku adalah seorang pangeran, aku tahu banyak informasi, kau cukup mengatakan namanya, maka aku jamin tak perlu waktu lama, kau akan mengetahui lokasi orang yang kau cari." ucap pangeran Bing Xuan Ho


"Apa kau tak berbohong padaku?" tanya Dewi Petir


"Tidak aku tak berbohong." ucap pangeran Bing Xuan Ho


"Kalau begitu, katakan padaku, dimana manusia bernama Xiao Tian berada." ucap Dewi Petir


"Xiao Tian?"


"Apa maksudmu pangeran Xiao Tian?"


"Pangeran pemalas dari kerajaan petir?" tanya pangeran Bing Xuan Ho


"Kalau tak salah dia memang pangeran, jadi apa kau mengetahui lokasinya?" tanya Dewi petir


"Kalau begitu tidak sapah lagi, orang yang kumaksud memang dia. Kau cukup pergi kearah timur, lurus saja jaraknya sangat jauh dari sini, kau akan melewati tiga kerajaan sebelum mencapai kerajaan petir. tapi jangan terlalu lurus, kau harus memutari salah satu kerajaan, kalau tak salah namanya kerajaan angin, karena disana anginnya sangat kencang." ucap pangeran Bing Xuan Ho.


"Penjelasanmu terlalu membingungkan, lurus atau memutar yang benar!" bentak Dewi petir.


"Lurus dulu terus memutar terus lurus lagi, ketika sampai di lembah naga, memutar lagi terus lurus lagi." jawab pangeran Bing Xuan Ho.


"Terlalu ribet, dari pada lama, ikutlah denganku dan tunjukkan jalannya!" bentak Dewi Petir


"Sialan kalau aku terus bersamannya nyawaku akan terus terancam, ayah tolong aku.." pikir pangeran Bing Xuan Ho


"Apa kau menolak!"


"Aku akan menyambarmu jika kau masih diam!" bentak Dewi Petir


"Ampun, aku akan mengantarmu, ya aku akan mengantarmu!" jawab pangeran Bing Xuan Ho


"Gila baru kali ini, aku takut kepada seorang wanita." pikir pangeran Xuan Ho


#Wilayah sekitar kerajaan magma


Topeng bencana melalui jalan memutar karena habis pergi ke kerajaan magma, dia ingin menuju kerajaan Es, untuk meminta bantuan, dan mencari putri Jia Li.


Wooshhh


"Aku harus cepat, sebentar lagi matahari akan terbenam, jangan sampai Xiao Tian dalam masalah!" pikir Topeng bencana


Bersambung....