Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 384 : Jenderal Tailong vs jenderal Xiao Fei Ji


"Berserker mode, Aktifkan!" Jari jari jenderal Tailong memanjang dan membesar hingga berukuran tiga kali ukuran manusia biasa. Kukunya pun memanjang dengan ujung yang meruncing.


"Haahhaahha!" tawa jenderal Xiao Fei Ji dengan penuh semangat.


"Kenapa kau malah tertawa?"


"Apakah kau sudah gila?" tanya Jenderal Tailong sambil menatap tajam jenderal Xiao Fei Ji.


"Tak hanya dapat mengendalikan emose dari darah ras vampir, kau bahkan bisa mengendalikan kewarasanmu saat menggunakan teknik berserker milik ras iblis. Kau benar benar menarik perhatianku, jenderal," ucap jenderal Xiao Fei Ji sambil mengeluarkan sebuah botol kecil berisi darah manusia.


Dia melepas penyumbatnya, lalu meminumnya secara langsung.


Glek ..


"Ahhhh," jenderal Xiao Fei Ji melempar botol kosongnya ke sembarang tempat sambil bernapas lega seakan telah meminum sesuatu yang menyegarkan.


Seketika seluruh tubuhnya berubah menghitam dan membesar bagaikan tubuh seorang binaraga.


Wooshh


Jenderal Xiao Fei Ji menghilang dari pandangan, lalu langsung memukul perut jenderal Tailong tepat disaat dia muncul secara tiba tiba.


Duakkk


Jenderal Tailong terpental begitu jauh hingga menghantam tembok ruangan.


Brakkk


"Pukulan yang cukup keras," jenderal Tailong tersenyum sambil mengeluarkan dirinya dari retakan tembok ruangan.


Sambil melayang di atas udara, dia melesat mendekati jenderal Xiao Fei Ji lalu mencakarnya dengan sekuat tenaga.


Sratt


Tubuh jenderal Xiao Fei Ji tak tergores sedikitpun.


"Apa kah hanya ini serangan terbaikmu?"


"Lemah sekali!" jenderal Xiao Fei Ji menendang jenderal Tailong dengan tampang kesal.


Duakk


Jenderal Tailong melawan balik dengan kaki kanannya. Kekuatan mereka kembali seimbang hingga tak ada yang bergeser sedikitpun. Ketika kaki mereka masih saling menempel, jenderal Tailong dan jenderal Xiao Fei Ji saling melancarkan pukulan hingga menggetarkan seisi ruangan.


Bukk


"Seimbang lagi?"


"Menyebalkan," pikir jenderal Tailong dengan kesal.


"Bahkan setelah aku meminum darah suci istrimu kau tetap bisa mengimbangi setengah dari kekuatanku.


..."Apakah kau bilang darah istriku?" tanya jenderal Tailong dengan tampang penuh dendam....


Bersamaan dengan melonjaknya amarah jenderal Tailong, seketika kultivasinya melesat tajam melampaui kultivasi lawannya. Dari seorang pendekar alam naga menjadi seorang pendekar alam fana lapisan pertama.


"Ba ... bagaimana bisa kau ... ," jenderal Xiao Fei Ji terdiam tanpa kata.


Bukkk


jenderal Tailong memukul perut jenderal Xiao Fei Ji dengan tangan kirinya. Lalu menarik kerahnya disaat sang jenderal sedang merintih kesakitan sambil memegangi perutnya.


"Berdasarkan ucapanmu tadi, kau seharusnya tahu dimana istriku sekarang. Bisakah kau katakan padaku dimana dia?" tanya jenderal Tailong sambil menatap tajam mata sang jenderal.


"Maka aku akan menyiksamu hingga mengatakannnya," jenderal Tailong melempar tubuh jenderal Xiao Fei Ji hingga menembus atap penjara. Tubuh sang jenderal terus melesat tinggi hingga terkena sinar rembulan.


Tepat disaat sudah terlempar cukup tinggi, jenderal Tailong yang muncul secara tiba tiba menendang tubuhnya sekuat tenaga hingga menghantam daratan.


Duakkk


Duarrr


Tepat ketika sang jenderal baru menyentuh tanah, jenderal Tailong melesat turun untuk menginjaknya dengan sekuat tenaga hingga menciptakan kawah yang cukup besar.


Duakkkk


Kretakkk


Dampak dari hantaman terakhir jenderal Tailong tak hanya menciptakan kawah saja, namun seluruh atap penjara bawah tanahpun ikut hancur karena hal tersebut.


#Penjara bawah tanah kerajaan


#Lima menit sebelum runtuhnya penjara bawah tanah


Kedua penjaga dari suku albino berhasil dikalahkan oleh jenderal Taizhong dan jenderal Taifeng. Meski tak seheboh pertarungan jenderal Tailong, pertarungan mereka juga berlangsung cukup sengit hingga harus mengerahkan seluruh hasil dari latihan keras mereka saat di dalam ruang hampa.


Sementara itu Taiwu terlihat begitu lemas karena berulang kali gagal membuka segel dari penjara bawah tanah.


"Jika bukan karena pil penambah darah, mungkin aku sudah kehabisan banyak darah. Segel baru ini benar benar rumit, apakah aku bisa menyelesaikannya sebelum banyak musuh datang kemari?" pikir Taiwu sambil memegang dadanya yang sakit.


Kretakkk


Bruk bruk brukk


Atap ruangan di dalam penjara bawah tanah runtuh satu persatu. Hingga runtuhannya menghantam tubuh Taiwu, serta semua yang ada di dalam penjara tersebut.


Dengan keadaan yang cukup lemas, Taiwu dan para jenderal tak bisa menghindar dengan cepat. Alhasil mereka pun tertimpa begitu banyak reruntuhan.


Brukk


"Apakah aku akan berakhir seperti ini?" pikir Taiwu dengan pandangan yang terlihat kabur.


Tepat disaat Taiwu hampir menutup matanya, dia melihat pimpinan dari para naga biru muncul tepat dihadapannya dalam mode raksasa.


Secara samar samar dia mendengar naga itu berkata, "Serahkan sisanya pada kami,"


"Apakah itu kau, Naga biru?" Taiwu kehilangan pandangannya lalu terbaring lemas hingga pingsan.


#Diluar penjara bawah tanah


Jenderal Tailong menahan tangan dan kaki jenderal Xiao Fei Ji dengan teknik pengendali tanahnya.


"Apapun yang kau lakukan padaku, aku tak akan menjawabnya. Aku ini abadi dan kau tak akan bisa mengancamku dengan kematian. Selain sinar matahari, tak ada yang bisa membuatku terpojok saat ini," ucap jenderal Xiao Fei Ji dengan senyum sinis di wajahnya.


"Kau mungkin bisa hidup kembali meski telah dibakar habis sekalipun. Tapi bukan berarti kalau kau tak akan merasakan rasa sakitnya. Bukankah begitu, jenderal?" sambung jenderal Tailong sambil menajamkan cakar cakarnya.


"Apa yang ingin kau lakukan?" jenderal Xiao Fei Ji memasang tampang panik.


Srattt


"Aaaaaa!" teriak jenderal Xiao Fei Ji.


Jenderal Tailong mencabik cabik sang jenderal hingga tubuhnya benar benar terbagi beberapa bagian. Selang beberapa menit setelah tubuh tersebut tercincang, bagian bagian tubuh itu menyatu kembali membentuk tubuh yang utuh dan sang jenderal pun kembali tersadar. Disaat dia tersadar jenderal Tailong kembali melontarkan pertanyaan mengenai informasi tentang istrinya yang telah lama diculik oleh ras vampir. Dan akan mencabiknya kembali jika menolak untuk menjawab.


Awalnya jenderal Xiao Fei Ji terus menolak untuk menjawab pertanyaan itu, namun akhirnya diapun menyerah setelah bangkit lebih dari dua puluh kali.