Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 162 : Mengacaukan istana es


Setelah cukup lama terbang sambil menaiki naga hitam raksasa, akhirnya Xiao Tian telah sampai di istana es. Diluar istana tersebut terlihat ribuan pasukan iblis beruang kutub yang bersenjatakan tombak dan panah.


Mereka menatap ke arah Xiao Tian sambil menunggunya berada di jarak serang mereka.


Ketika sudah begitu dekat dengan kerumunan pasukan iblis beruang kutub, naga hitam raksasa terbang semakin tinggi untuk menghindari anak panah dari para iblis beruang kutub. Sekaligus menjauh dari jarak serang mereka.


Setelah naga hitam terbang begitu tinggi, paraiblis berhenti memananh karena panah mereka tidak akan mencapai naga hitam yang jauh diatas langit. Ketika semua panah berhenti di luncurkan, Xiao Tian menyuruh naga hitam berhenti terbang menjauh.


Setelah naga hitam berhenti terbang ke atas langit, tanpa rasa ragu dia melompat ke tengah kerumunan pasukan iblis beruang kutub dari atas naga hitam raksasa.


Melihat Xiao Tian melompat ke arah mereka, para iblis beruang kutub memanah tubuh Xiao Tian. Namun ribuan anak panah yang mereka lepaskan ke arah Xiao Tian, tak sanggup melukainya sedikitpun.


Xiao Tian melapisi tubuhnya dengan tekanan angin yang begitu tinggi, sehingga semua anak panah yang mendekati tubuhnya akan berbelok arah karena terkena pusaran angin yang melindungi tubuhnya.


Karena terjatuh dari atas langit yang begitu tinggi, daratan yang Xiao Tian injak membentuk sebuah kawah yang begitu besar.


Para pasukan iblis beruang kutub yang berada di dekat Xiao Tian terjatuh ke dalam kawah tersebut. Sedangkan yang agak jauh dari tempatnya mendarat, terpental begitu jauh akibat gelombang angin yang tercipta saat Xiao Tian menyentuh daratan.


Duarrrrrrrr


Xiao Tian terus melangkah maju menuju ke dalam istana es karena tak melihat raja iblis Lanbing ataupun putri Jia Li dan putri Feng Yin. Beberapa iblis beruang kutub yang masih bisa bergerak mencoba menghadang Xiao Tian, namun Xiao Tian mengeluarkan gelombang angin yang begitu kuat hingga membuat ribuan pasukan iblis beruang kutub yang berada di sekitarnya beterbangan ke atas udara.


Wooshhhh


Dari atas istana es, berkumpul ribuan iblis beruang kutub yang membawa anak panah. Mereka memanah ke arah Xiao Tian untuk memperlambat gerakannya. Akan tetapi semua serangan mereka hanyalah sia-sia, Xiao Tian menerbangkan semua anak panah tersebut hingga berbalik arah mengenai semua pemanah yang berdiri di atas atap istana.


Cleb cleb cleb


#Istana es


#Ruang singgasana


Raja iblis Lanbing mencoba menyadarkan ketujuh jenderal iblis yang terluka parah, dia memberi mereka begitu banyak pil tingkat tinggi dan mentransfer mereka begitu banyak kekuatan qi. Akan tetapi para jenderal iblis tak kunjung sembuh. Luka mereka malah terlihat semakin memburuk hingga akhirnya para jenderal iblis kehilangan nyawa mereka.


"Manusia sialan, sebenarnya racun macam apa yang dia berikan kepada para jenderal iblisku!" ucap raja iblis Lanbing dengan kesal.


Tak lama setelah para jenderal iblis menghembuskan napas terakhir mereka, Xiao Tian memasuki ruang singgasana sambil berkata.


"Sepertinya semua jenderal kesayanganmu bara saja menemui ajal mereka."


"Raja iblis Lanbing." ucap Xiao Tian.


"Siapa kau?"


"Bagaimana bisa kau mengenali wajahku?"


"Bagaimana caramu memasuki istana es ini?"


"Kemana semua penjaga?"


"Dimana topeng bencana?" tanya raja iblis Lanbing.


"Topeng bencana?"


"Sepertinya kau telah salah paham, Topeng bencana tak ikut andil dalam kekacauan yang terjadi di istana es."


"Semua kekacauan yang terjadi di istana es, dimulai dari terlukanya para jenderal iblis hingga tewasnya seluruh penjaga. Semua itu akulah penyebabnya." jelas Xiao Tian.


"Siapa kau dan kenapa mengacau ditempatku?"


ucap raja iblis Lanbing.


"Perkenalkan, namaku Xiao Tian. Orang yang akan berdiri di atas puncak kekuatan, orang yang akan membasmi semua kejahatan. Satu-satunya pangeran dari kerajaan petir, dan satu-satunya manusia yang akan mengakhiri kekuasaanmu!" jawab Xiao Tian.


"Berhenti bercanda, berdiri di atas puncak kekuatan katamu?"


"Pangeran kerajaan petir apanya!"


"Seingatku pangeran kerajaan Petir adalah pecundang, dan kerajaan petir tak memiliki seorang pemuda jenius yang mencapai tingkat Kaisar petarung lapisan puncak di umur yang begitu muda."


"Jadi jangan berbohong kepadaku." ucap raja iblis Lanbing dengan kesal.


"Aku tak tahu bagaiman caramu memasuki istana es ini, kalau kau berhasil masuk kemari, satu-satunya kemungkinan terbesar yaitu kau telah menghabisi Tailing Zen dan merebut paksa kunci menuju dimensi es."


"Entah siapa yang menolongmu hingga sampai bisa menuju kemari, tapi karena kau sudah mengacau di tempatku, maka aku harus menghabisimu." ucap raja iblis Lanbing.


"Sebelum kita saling beradu kekuatan, bisakah kau beritahu aku dimana kau menyembunyikan putri Feng Yin dan Putri Jia Li?" tanya Xiao Tian.


"Biasanya aku paling malas menjawab pertanyaan seseorang. Namun karena kau akan mati ditanganku, maka akan kuberitahu kepadamu. Mereka berada di ruang bawah tanah, lebih tepatnya di penjara suci.


Untuk mencapai penjara suci, kau harus mencari tangga rahasia menuju ke ruang bawah tanah."


" Ngomong-ngomong soal putri Jia Li, kalau tidak salah umurnya sudah tidak lama lagi. Semua itu terjadi karena aku telah banyak menguras daya hidupnya untuk menciptakan ratusan pul suci!"


"Hahahahaha." tawa raja iblis Lanbing.


"Kalian dengar itu?"


"Cari jalan menuju ruang bawah tanah, dan serahkan raja iblis Lanbing kepadaku!"


ucap Xiao Tian lewat telepati.


Ketika raja iblis Lanbing masih terfokus kepada Xiao Tian Kaibo beserta Tailung dan semua siluman harimau, memasuki ruang bawah tanah tanpa mengeluarkan suara.


Meski melangkah cukup hati-hati, mereka tetap saja membuat raja iblis Lanbing curiga saat kursi singgasana kembali ke posisi awal.


Karena saat kembali ke posisi awal, kursi singgasana itu mengeluarkan suara yang cukup keras.


Trekkk


Raja iblis Lanbing menengok ke arah singgasananya karena mendengar suara tersebut.


"Apa aku salah dengar?"


"Kenapa aku tadi seperti mendengar sesuatu."


"Apakah ada yang memasuki ruang bawah tanah saat aku sedang bicara dengan manusia yang dihadapanku?"


"Jangan-jangan suara tadi adalah pertanda bahwa topeng bencana sudah memasuki ruang bawah tanah."


"Aku harus cepat menyusulnya." pikir raja iblis Lanbing.


Ketika raja iblis Lanbing berbalik arah menuju singgasana, Xiao Tian melemparkan bola api kuning ke arah raja iblis Lanbing.


Duarrr


"Apa kau ingin kabur?"


"Lawanmu ada disini, kau pikir kau mau kemana?"


"Apa semua raja iblis itu, sepengecut dirimu?" ledek Xiao Tian.


Raja iblis Lanbing berbalik arah menghadap Xiao Tian lalu berkata. "Dasar manusia tak tahu diri, kau baru saja kehilangan kesempatan hidupmu."


"Kalau kau tak menyerang tadi, mungkin aku akan memaafkan nyawamu." ucap raja iblis Lanbing.


"Aku tak perlu maaf dari pengecut sepertimu!" jawab Xiao Tian.


"Cih, merepotkan!" Raja iblis Lanbing menghentakkan kakinya ke lantai.


Setelah menghentakkan kakinya, muncul ribuan jarum jarum es yang terlihat begitu tipis dan runcing di sekitar tubuh raja iblis Lanbing.


"Matilah!" Raja iblis lanbing menunjuk ke arah Xiao Tian dengan wajah yang kesal.


Ribuan jarum jarum es yang terlihat runcing melesat ke arah Xiao Tian.


"Teknik legenda, dinding es suci!" Xiao Tian menghentakkan kakinya ke lantai lalu mengangkat tangan kanannya.


Sebuah dinding es yang begitu tinggi muncul melindungi tubuh Xiao Tian dari jarum-jarum runcing milik raja iblis Lanbing.


"Sialan, bagaimana caramu memperoleh teknik tingkat tinggi yang sanggup menahan serangan jarum-jarum esku!" ucap raja iblis Lanbing.


"Kau sebut jarum-jarum kecil itu serangan?"


"Akan kutunjukkan padamu, apa yang dimaksud dengan serangan!" ucap Xiao Tian.


Xiao Tian menciptakan sepuluh buah kristal es yang berukuran cukup besar dan terlihat begitu runcing, kristal kristal es tersebut berputar layaknya sebuah bor dan melayang di sekitar tubuh Xiao Tian.


"Teknik tingkat legenda, bor kristal es!" ucap Xiao Tian.


Raja iblis Lanbing menahan sepuluh buah kristal tersebut dengan mengaktifkan sebuah perisai es di sekitar tangan kanannya.


"Cih, merepotkan." ucap raja iblis Lanbing sambil menahan sepuluh kristal es dengan satu tangan.


Setelah menahan kristal-kristal itu cukup lama, raja iblis Lanbing melontarkan kristal-kristal tersebut ke atas langit-langit istana.


Wooshhhh


Kristal-kristal es tersebut melesat ke atas langit-langit hingga menciptakan sepuluh buah lubang diatas langit-langit istana.


"Sulit dipercaya, jadi ini kekuatan seorang raja iblis?"


"Lemah sekali." ledek Xiao Tian.


"Sialan, beraninya kau meledekku!"


"Kau ingin melihat kekuatanku?"


"Baiklah akan kutunjukkan kekuatanku kepadamu!" ucap raja iblis Lanbing.


Mata Raja iblis Lanbing berubah menjadi berwarna merah, tubuhnya perlahan mengeluarkan bulu-bulu putih hingga menyelimuti seluruh tubuhnya.


Wajahnya perlahan berubah menjadi wajah seekor beruang kutub. Ukuran tubuhnya terus membesar hingga menyentuh langit-langit istana.


"Huahahahaa."


"Bersiaplah untuk menuju ke neraka!" tawa raja iblis Lanbing, dalam mode beruang kutub raksasa.


"Gila, ukuran tubuhnya jauh lebih besar dari naga hitam raksasa."


"Aku menyesal karena sudah memancingnya terlalu jauh." gumam Xiao Tian.