
"Bersamaan dengan aktifnya lingkaran sihir penetral, simbol sucimu tak akan berpengaruh langsung ke dalam tubuhku,"
"Kekuatan gravitasi merepotkanmu, tak akan bisa menggangguku lagi," ucap Xiao Tian sambil menatap roh kera suci.
"Roh ayam suci dikalahkan dalam sekali serang, dia benar benar memiliki kontrol terhadap simbol dengan baik."
"Menarik," ucap roh kera suci sambil tersenyum.
"Aku tahu kalau roh ayam lebih lemah dari kami, karena simbolnya hanya berguna untuk mengobati orang lain. Tadinya kupikir dia akan kalah setelah menggunakan sepuluh gerakan. Siapa sangka kalau dia akan kalah hanya dalam satu gerakan. Benar benar menyedihkan," pikir roh kambing suci sambil menghela napasnya.
"Kekuatan simbolku adalah hipnotis, namun kemampuan itu tak akan berguna kalau lingkaran penetral masih mengelilingi tubuhnya. Merrpotkan," pikir roh kelinci suci sambil menjaga jarak dari Xiao Tian.
Disaat para roh suci menjaga jarak darinya, Xiao Tian kembali memanggil pedang auranya dan berkata, "Kenapa kalian diam?"
Mendengar pertanyaan Xiao Tian roh kera suci pun tertawa dengan cukup kencang.
"Hahahahah!"
"Kau benar benar luar biasa Dewa muda. Tak hanya pemahaman tingkat satu, kau bahkan bisa memahami tingkat kedua dari kegunaan salah satu simbol suci," ucap roh kera suci dengan tampang yang gembira.
"Tingkat kedua dari salah satu simbol?"
"Sepertinya kau telah meremehkan pemahamanku, roh kera suci," ucap Xiao Tian sambil mengaktifkan simbol ular suci di salah satu punggung tangannya. Tak lama setelah itu asap hitam beracun keluar dari dalam simbol tersebut. Asap itu melayang diatas udara lalu menyerupai wujud ular.
"Maaf jika pertanyaanku menyinggungmu, tapi selain ular dan B_bi, apakah ada simbol suci yang telah kau kuasai sepenuhnya?" sambung roh kelinci suci dengan keringat di dahinya.
Setelah mendengar jawaban Xiao Tian, para roh suci pun menghela napas secara bersamaan. Dengan tampang yang tak percaya, mereka pun berkata di dalam hati,
"Dia hanya diberi petunjuk singkat tentang potensi semua simbol suci. Dan itu baru dia dapatkan beberapa menit yang lalu melalui lingkaran sihir kami. Kupikir dia akan memahami semua simbolnya setelah berlatih beberapa hari. Siapa sangka kalau dia akan menguasainya hanya dalam sekali coba,"
Disaat para roh suci masih terkejut dibuatnya, Xiao Tian memotong pembicaraan dan berkata, "Apakah aku sudah layak menerima simbol kalian sekarang?" tanya Xiao Tian sambil memegang pedang auranya.
Setelah mendengar pertanyaan Xiao Tian, para roh suci saling bertatapan lalu berkata, "Tentu,"
Setelah Mendengar jawaban mereka, Xiao Tian pun menghilangkab lingkaran sihirnya. Dan menonaktifkan semua simbol yang telah dia aktifkan sebelumnya. Dia juga melenyapkan pedang auranya untuk menghemat energi. Setelah membangunkan roh ayam suci yang terbaring lemas, mereka pun langsung mewariskan simbol suci secara bergantian.
Disaat tubuh mereka mulai memudar, sang roh kera suci menatap Xiao Tian dan berkata, "Sebuah portal menuju alam nyata akan muncul setelah kami menghilang, jangan pernah memasukinya sebelum menaklukkan sang aura Dewa. Ingatlah itu baik baik,"
"Terimakasih atas sarannya, akan kuingat itu baik baik," jawab Xiao Tian sambil memberi hormat.
"Oh iya, meski waktu tak akan berjalan sejak kau masuk kesini. Jangan menganggap remeh sebuah waktu. Terdapat batasan maksimal menetap di dalam dimensi merah ini. Jika kau melewatinya, hidupmu lah ancamannya. Ingatlah itu," ucap roh kambing suci sebelum menghilang dari pandangan Xiao Tian.
"Aku sudah mendapatkan kondisi tersebut sejak membaca gulungan langit, jadi anda tak perlu khawatir," ucap Xiao Tian sambil memberi hormat.
Tepat ketika Xiao Tian memberi hormat untuk terakhir kalinya, para roh suci lenyap dari pandangan Xiao Tian begitu saja. Sambil mengepalkan kedua tangannya, dia pun berkata, "Dimensi ini hanya mengijinkanku untuk bertahan selama sepuluh tahun. Berdasarkan perkiraanku, saat ini aku baru melewati waktu sebanyak enam bulan."
"Dan sengaja memacetkan tingkat kultivasiku untuk mendalami pengendalian aura pedang."
"Saat ini aura pedangku berada pada tingkat dua, dan teknik pengendalian pedang auraku baru mencapai tingkat tiga. Dan kembali ke tingkat satu karena telah berevolusi menjadi pedang demonic aurora. Untuk mengalahkan sang perwujudan aura Dewa, setidaknya aku harus menaikkan tingkat pengendalian pedang auraku. Dan agar pedang Demonic auroraku mau menunjukkan potensi maksimalnya, aku harus meningkatkan kultivasiku terlebih dahulu. Setidaknya aku harus mencapai tingkat alam Dewa," pikir Xiao Tian dengan napas terengah engah.