Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 516 : Mundur untuk sejenak


Fakta bahwa kekaisaran Ning memiliki metode rahasia yang berbahaya, membuat Kaisar Langit meminta seluruh pasukan Xiao Tian mundur. Terlebih dukungan White Dragon atas kondisi tersebut juga mempengaruhi pemikiran semua orang.


Wooshh! Tap. naga putih mengeluarkan pakaian seorang wanita dari dalam cincin ruangnya. Lalu melemparkannya ke tangan Sunlong.


"Berikan itu pada Black Dragon!"


"Kenapa anda memiliki pakaian seorang gadis di cincin ruang Anda?" tanya Sunlong heran.


"Pakaian itu kudapatkan dari menjamah cincin ruang seorang mayat," White Dragon menjawab tanpa rasa ragu.


Sunlong yang sedikit tak suka dengan Black Dragon hanya bisa mendecih karena tak kuasa menolak perintah leluhurnya.


Tap tap tap! Sunlong melangkah mendekati dinding batu pelindung Black Dragon, lalu berkata, "Ambil pakaian ini!"


Seketika lengan mulus Black Dragon terlihat tembus dari dalam dinding batunya, dan meraih pakaian itu dengan terpaksa.


"A ... apakah tidak ada pakaian lain!" nada suara Black Dragon terdengar tak senang, namun Sunlong hanya menjawab dengan ketus dan berkata, "Apakah kau menolak bantuan leluhur!?"


"..." Setelah berpikir cukup lama, Black Dragon akhirnya menyerah dan segera meruntuhkan dinding batunya ketika sudah memakai pakaiannya.


Brukkk!!!


Debu bertebaran, dan sosok indah Black Dragon pun terkuak sekali lagi. Kecantikan yang melebihi seorang Dewi, sanggup membuat semua orang salah tingkah, bahkan Sunlong yang biasanya tak memiliki perasaan terhadap lawan jenis, tak dapat membantu dirinya hingga berkata, "Ca .... cantik sekali."


Bukkkk!!!


"Berhenti menatapku dengan pandangan menjijikan itu!" Black Dragon yang belum menerima fisik barunya segera memukul Sunlong dengan penuh rasa kesal.


Setelah membuat Black Dragon keluar, Taiwu dan Kaisar Langit mengajak White Dragon untuk membawa Xiao Tian ke Kerajaan petir. Bagaimana pun tempat itu sudah cukup aman untuk saat ini, dan merupakan tempat terdekat yang bisa mereka kunjungi.


Sembari menggendong Xiao Tian dan berdiri disamping kiri leluhurnya, Sunlong terus mencuri pandangan terhadap Black Dragon dan sesekali membuang wajah karena berusaha menolak ketertarikannya.


Saat itu, Black Dragon berjalan di sebelah kanan White Dragon, dan terus mengeluh agar bisa kembali ke wujud naga.


"Tuan leluhur, bisakah aku kembali ke wujud nagaku!?"


"Aku benar benar tak nyaman dengan fisik baruku ini!?" Black Dragon mengeluh sembari menoleh ke arah White Dragon. "Lihatlah fisik memalukan ini!?"


"Aku terlahir sebagai seorang pria, bagaimana bisa aku menjadi wanita!"


"Kenapa kau begitu yakin kalau kau seorang pria?" White Dragon menyela dengan tegas.


"...." Black Dragon diam tak menanggapi.


"Naga dari alam suci bukanlah naga dari alam bawah, bukankah aku pernah mengajarkan ini di saat kita masih di alam suci dulu?"


"Atau kau sudah melupakannya?" White Dragon bertanya dengan serius, sedangkan Black Dragon yang mendengar pernyataan dari leluhurnya, tentu saja segera mencoba mengkonfirmasi dari ingatannya di masa lalu. Sunlong yang mendengar hal tersebut pun, ikut mencoba menggali ingatan di kehidupan sebelumnya karena rasa penasaran.


Setelah berpikir cukup keras, kedua naga itu mendapatkan pencerahan, dimana White Dragon dimasa lalu pernah menjelaskan bahwa, makhluk buas alam suci memiliki kebebasan untuk menentukan jenisnya, apakah itu perempuan atau laki laki, bisa mereka tentukan dengan melakukan seni humanisasi atau seni membentuk tubuh menyerupai manusia, dan bentuk pertama seni humanisasi itu ialah penentu akhir apakah dia seorang pria atau wanita. Oleh karena itu, sangat penting bagi seekor naga suci agar memikirkan baik baik wujud pertama manusia mereka. Karena, jika dia sudah memilih menjadi seorang pria di awal perubahan, maka jadilah itu untuk selamanya.


"Tu ... tunggu dulu!"


"Bukankah menurut pengajaran anda, aku seharusnya bisa memilih?"


"Lalu kenapa aku malah berubah menjadi seorang gadis meski tak berniat demikian?" Black Dragon masih menolak takdirnya.


"Ini semua terjadi karena kau dan Sunlong telah bergabung dengan roh ular Yin dan Yang. Dan membentuk fisik tersendiri yang sudah jelas jenisnya. Jika Yin adalah wanita, maka Yang adalah Pria.


"Red Dragon menjadi pria karena terintegrasi dengan ular Yang, dan kau menjadi seorang gadis karena terintegrasi dengan roh ular Yin."


"Selain dapat mempercepat kultivasi kalian, bergabung dengan roh beladiri legendaris itu, tetaplah memiliki sebuah resiko. Dan itulah yang kau terima saat ini."


"Mu ... mustahil ... ," Black Dragon tak dapat membantu dirinya, dan hanya bisa mengeluh ketidak beruntungannya. Sedangkan Sunlong tak bisa berhenti membayangkan misalkan dia yang bernasib buruk seperti Black Dragon. Alhasil di sepanjang perjalanan, Sunlong hanya berpikir, "Untunglah bukan aku yang merasuki fisik roh ular Yin,"


Setelah mengumpulkan beberapa harta dan penduduk yang dapat diselamatkan, White Dragon beserta yang lainnya, memutuskan untuk berkumpul di kerajaan petir yang ielas jelas sudah ditinggalkan oleh sekte pembasmi iblis dan dapat dipastikan keamanannya. Lagi pula tak ada tempat aman dan cukup luas untuk menampung semua orang selain kerajaan itu sendiri.


Setelah sampai di dalam istana, Xiao Tian yang pingsan tak sadarkan diri, ditidurkan ke dalam kamar lamanya. Sedangkan orang orang yang terjebak di dalam portal ruang hampa, hanya bisa menunggu hingga Xiao Tian sadarkan diri


Menit demi menit telah terlewati, hingga berubah menjadi jam dan kemudian hari. Xiao Tian tetap tertidur pulas, sementara Black Dragon terus menunggunya bangun dan selalu duduk di samping bawah kasurnya.


"Dimana, aku?" tanya Xiao Tian yang baru tersadar di dalam kamarnya. Naga hitam dalam wujud manusianya nampak tertidur pulas di samping kasur Xiao Tian dalam posisi duduk di atas lantai. Saat itu, waktu sudah terlewati sebanyak dua hari.


Sedangkan Sunlong sedang bersandar di dinding yang tak jauh dari posisi mereka. "Dari pada menanyakan hal itu, lebih baik kau keluarkan semua orang orangmu yang masih terjebak di dalam ruang Hampa!" Sunlong membalas dengan ketus.


"..." Xiao Tian tersentak setelah menyadari ucapan Sunlong, dan segera membuka portal ruang hampa agar ayah dan seluruh orang orangnya tak terjebak terlalu lama di dalam ruang hampa.


Tak perlu waktu lama, putri Jia Li dan Huang Li keluar bersamaan dengan tampang panik dan terengah engah karena habis berlari.


Awalnya mereka bersyukur karena akhirnya bisa menemui Xiao Tian lagi, namun setelah melihat seorang gadis cantik sedang membaringkan kepala dan tangannya ke perut Xiao Tian, ekspresi mereka seketika kesal dan berkata, "Siapa gadis itu!?"


'Bukannya bertanya tentang keadaanku, mereka malah bertanya soal itu!?'


'Yang benar saja!?' Xiao Tian tersentak kaget lalu menghela napas cukup panjang. Alih alih merespon pertanyaan itu, Xiao Tian malah melirik ke arah naga hitam dan mencoba mengingat ingat siapa itu. 'Cantik sekali ... ,'


'Dari mana dia datang!?'


"Black Dragon?" Xiao Tian mengucapkan nama tersebut setelah mengingat kilasan memori sebelum kehilangan kesadaran. Meskipun mampak buram, namun bayangan memori itu sangat jelas menunjukkan bahwa Black Dragon telah berubah menjadi seorang gadis manusia.


"Black Dragon?"


"Maksudmu dia naga hitam!?" Dewa petir muncul seketika di antara belakang punggung putri Jia Li dan Huang Li. Kemunculan hawa keberadaannya yang tiba tiba, memperjelas bahwa Dewa Petir baru saja datang dengan teknik teleportasi.


"A ... apa yang kau lakukan disini Dewa Gila!"


"Bukankah aku memintamu melindungi adikku!" Xiao Tian mengacungkan jarinya dengan begitu kesal.


"Hei hei, jangan marah begitu.! Adikmu dan yang lainnya sudah aman kok. Dianzheng dan Dian Peng sedang menjaganya di kamar lain sekarang." Jelas Dewa Petir dengan tegas.


Ucapan keras Dewa Petir membangunkan Black Dragon yang tertidur, hingga membuatnya segera bangkit dan menjaga jarak dari Xiao Tian. "Ma ... maafkan aku karena sudah lancang menyentuhmu tuan!" Black Dragon menarik diri hingga paras cantiknya mulai terlukis jelas di mata semua orang. Awalnya itu tertutup oleh tangan dan rambut yang telungkup di perut Xiao Tian, sedangkan kini terlihat jelas tanpa tertutup apapun.


Kecantikannya melebihi eksistensi seorang Dewi, aura kedewa'annya pun melebihi seluruh penghuni alam langit. Bahkan Dewi Petir yang terkenal akan kecantikannya pun kalah akan kecantikan dan aura pemikat yang keluar dari tubuh Black Dragon. Hal ini terjadi, karena Black Dragon merupakan keturunan seorang makhluk mitos dari alam suci. Alam yang lebih tinggi dari alam langit dimana istana langit dan Dewa Dewi tinggal saat ini.


"Maukah kau menikah denganku?" Dewa Petir meraih tangan Black Dragon dengan reflek, Black Dragon yang sejak awal tak suka diperlakukan layaknya wanita segera memukul Dewa Petir hingga menghantam dinding istana.


Bruakk!!!


"Beraninya kau menyentuhku!" Black Dragon nampak begitu emosi, karena masih belum menerima keadaan fisiknya saat ini. Sedangkan Sunlong terus berusaha mencegah hasrat ingin memandang Black Dragon karena mengira kalau itu tidaklah normal.


Dalam suasana canggung itu, rombongan lainnya keluar satu demi satu dari dalam portal ruang hampa.


"Senang melihat anda baik baik saja, Yang mulia!" ucap para prajurit dan beberapa raja siluman yang baru muncul dalam portal.


Para tetua sekte badai berduri, beserta seluruh anggota sekte badai berduri pun melakukan salam yang sama dan pergi keluar kamar setelah dipersilahkan. Iblis, Siluman, naga hijau, naga biru, dan prajurit kerajaan petir pun, keluar satu demi satu setelah memberi hormat. Hingga akhirnya hanya menyisakan Sunlong, Dewa Petir, Black Dragon, Kaibo, Jingmi, Su Yan, Liang Su, Huanran, Si Gendut, Jiang Li, Huang Li dan kedua orang tua Xiao Tian saja yang masih berada di dalam kamar.


#Note


E buset . kok ada tulisan end🤔


maaf para reader sekalian. Author abis ilang karena masalah mental kerena urusan pribadi.🤐


belakangan ini lg pusing cari lowongan kerjaan, T_T