
"Aku mengerti alasanmu untuk menghabisi para pasukan pembasmi iblis, tapi bukankah mengobati nona Jia Li lebih penting?" tanya naga hitam melalui telepati.
"Ada dua alasan kenapa aku menyerang daerah barat lebih dulu, apakah kau tahu itu?" tanya Xiao Tian.
"Mana kutahu," jawab naga hitam melalui telepati.
"Seperti yang kau ketahui ... ,"
"Pasukan timur, utara dan selatan telah dihabisi."
"Berdasarkan ingatan Xin Ye yang telah ku baca, ketiga kelompok pasukan iblis yang telah binasa itu bersembunyi di dalam daratan elemen. Sedangkan kelompok yang lainnya menetap di luar daratan elemen."
"Jadi untuk menuju lokasi masing masing pasukan, kita perlu melewati perbatasan laut yang telah mengering," jelas Xiao Tian.
"Jika benar begitu, bukankah semua lokasi sama jauhnya?"
"Perlu berhari hari untuk ke tempat tersebut. Sedangkan kau hanya memiliki waktu kurang dari seminggu untuk menyelamatkan putri Jia Li," sambung naga hitam dengan tampang heran.
"Seperti yang kau dengar sebelumnya ada dua alasan aku pergi ke barat terlebih dulu. Pertama karena aku telah menandai tempat tersebut, kedua karena jenderal pasukan barat berumur lebih dari dua ratus tahun," jawab Xiao Tian dengan santainya.
"Apa hubungannya umur jenderal pasukan musuh dengan kepentinganmu?" tanya naga hitam.
"Karena dia seorang manusia, yang belum mencapai ranah pendekar alam langit."
"Kultivasinya berada dua lapisan di bawahku."
"Seorang pendekar alam roh bintang delapan," jawab Xiao Tian dengan senyum tipis.
"Pe ... pendekar alam roh yang berumur dua ratus tahun?"
"Untuk menjadi immortal yang berumur ratusan tahun seseorang harus mencapai ranah pendekar alam naga. Sedangkan dia masih jauh dari ranah tersebut. Jika perkiraanku benar berarti .... ," sebelum menyelesaikan ucapannya, Xiao Tian memotong pembicaraan dengan berkata.
"Benar sekali, dia pasti memiliki sumber daya yang melimpah untuk memperpanjang umurnya. Dan sumber daya tersebutlah tujuan utama kita saat ini," tegas Xiao Tian.
"Begitu ya ... ," ucap naga hitam.
Setelah berbincang cukup lama Xiao Tian menggigit jarinya lalu merapalkan mantra di dalam hati. Dengan menggunakan darah yang menetes dari telunjuknya dia menciptakan sebuah pola sihir di pundak naga hitam. Tak lama setelah itu tubuh mereka berkilau bagaikan perak lalu menghilang dalam sekejap mata.
#Perbatasan laut bagian barat
Setelah selesai mengumpulkan kekuatan rohnya untuk mengaktifkan teknik teleportasi yang berjarak cukup jauh, Xiao Tian menteleportasikan naga hitam dan dirinya menuju perbatasan laut barat.
Pemandangan disana masih belum berubah, banyak kawah kawah kecil yang merupakan sisa sisa dari pertarungan. Xiao Tian dan naga hitam melanjutkan penerbangan mereka menuju markas pasukan barat pembasmi iblis dengan kecepatan tertinggi mereka.
Ketika selesai memasuki bagian lain daratan lain, terlihat jelas beberapa peradaban manusia yang cukup makmur. Banyak kerajaan kecil yang telah dia lewati. Semuanya terlihat begitu tentram dan subur meskipun Xiao Tian melihatnya dalam sekilas.
Melihat naga hitam melintas di atas kerajaan mereka, beberapa penduduk kerajaan kerajaan kecil banyak yang takjub sekaligus bertanya tanya tentang makhluk apa yang terbang begitu cepat.
"Besar dan mengerikan untung cuman lewat," ucap penduduk b.
"Menarik," ucap penduduk c sambol tersenyum tipis.
#
Xiao Tian melewati beberapa kerajaan kecil tanpa menoleh ke belakang. Fokusnya hanya tertuju pada satu hal, yaitu membantai lalu merampas seluruh sumber daya pasukan pembasmi iblis.
Daratan baru yang Xiao Tian lewati saat ini bernama daratan Xian Yun.
Dan Xian Yun merupakan nama dari jenderal pasukan elit pembasmi iblis, sejauh mata memandang terdapat banyak patung dirinya yang terlihat begitu muda meski berusia dua ratus tahun lebih.
Berdasarkan ingatan Xin ye, Xian Yun dianggap sebagai dewa di daratan tersebut. Karena berhasil membasmi para iblis yang mengganggu ketentraman manusia, ditambah lagi umurnya yang terlihat seperti seorang immortal yang tak pernah menua.
Ciri ciri gisik Xian Ye yaitu selalu memakai jubah emas yang menutupi seluruh tubuhnya, dengan topeng putih berbentuk kucing yang berfungsi untuk menyembunyikan kultivasinya.
Dia sangat pandai menipu musuh dengan menggunakan berbagai macam relik, sehingga banyak orang yang begitu menghormatinya karena takut kultivasi mereka berada di bawah Xian Yun.
Padahal kenyataanya, Xian Yun lebih lemah dari perkiraan mereka.
Karena kepandaiannya menyembunyikan kultivasi, banyak pendekar serta alkemis yang tunduk kepadanya. Padahal kenyataanya para pendekar serta alkemis tersebut memiliki kekuatan yang jauh lebih besar.
#Kediaman Xian Yun
#Markas pusat pasukan barat pembasmi iblis
Xiao Tian melompat dari atas punggung naga hitam lalu menerobos dari atas atap hingga menciptakan lubang di langit langit.
Dia sampai tepat di ruang tengah dimana Xian Yun berada.
"Siapa dan apa yang kau lakukan disini, anak muda?" tanya Xian Yun yang duduk di kursinya.
"Beraninya kau merusak atap markas kami," ucap para pasukan pembasmi iblis yang merupakan bawahan Xian Yun sambil menghunuskan tombak mereka ke arah Xiao Tian.
"Siapa aku?"
"Aku hanya maikat maut yang kebetulan lewat, ingatlah itu baik baik," ucap Xiao Tian sambil mengeluarkan hawa membunuh.
Serentak semua bawahan Xian Yun terdiam kaku hingga mengalami sesak napas karena hawa membunuh yang Xiao Tian pancarkan. Tak lama setelah itu, naga hitam ikut menghancurkan atap lalu mendarat tepat di belakang Xiao Tian.
Naga hitam menginjak begitu banyak orang yang berada tepat di belakang punggung Xiao Tian.
Ketika baru mendarat, naga hitam langsung meraung sambil mengeluarkan gelombang kejut yang sanggup melempar mundur semua orang di sekitar Xiao Tian.
"Roarrr!" raung naga hitam.