
Kaisar iblis Haifeng merupakan salah satu dari seratus iblis legendaris yang telah lama tersegel di dalam sebuah relik para Dewa.
Rambutnya berwarna putih, matanya merah menyala, tangan kirinya seperti tangan manusia hanya saja memiliki kuku yang berwarna hitam pekat, tangan kanannya dilapisi sebuah tangan besi berlapis emas.
Hawa iblis yang dikeluarkan oleh kaisar iblis Haifeng membuat semua orang gemetar ketakutan, tingkatan kekuatannya jauh diatas para Dewa petarung.
Setelah menghajar Di San hingga menghantam reruntuhan, Kaisar iblis Haifeng tiba tiba saja muncul dihadapan Di San.
Tubuhnya gemetar begitu kencang karena takut akan kematian, akan tetapi diluar dugaan Kaisar iblis Haifeng malah mengulurkan tangan dan tersenyum lebar kearahnya.
"Sepertinya kau mengenaliku dengan cukup baik kali ini, berdirilah dan pegang tanganku, tenang saja aku tak akan membunuhmu." ucap Kaisar iblis Haifeng sambil mengulurkan tangannya.
"A.. apa alasanmu tak membunuhku?"
"Bukankah kau terkenal dengan kekejamanmu?" tanya Di San sambil gemetar ketakutan.
"Aku hanya kejam terhadap para pecundang, menurutku kekuatanmu cukup layak untuk dijadikan sebagai anak buahku, maka dari itu aku membiarkanmu hidup, tapi jika kau menolak bekerja sama... , maka kematian adalah masa depanmu." ucap Kaisar iblis Haifeng
Di San tak bisa menolak tawaran Kaisar iblis Haifeng karena takut akan kematian, tanpa pikir panjang dia menerima tawaran untuk menjadi pengikut Kaisar iblis Haifeng.
"Baiklah tujuan pertama kita adalah daratan vampir." ucap Kaisar iblis Haifeng.
"Da.. daratan vampir?"
"Untuk apa kita kesana?"
"Tuan Haifeng, lebih baik kita tak perlu kesana." sambung Di San.
"Apa kau meragukan keputusanku?" tanya Kaisar iblis Haifeng sambil menatap tajam Di San.
"Ti.. tidak." jawab Di San sambil gemetar ketakutan.
Di San tak punya pilihan lain selain menuruti perintah Kaisar iblis Haifeng, dengan berat hati Di San terpaksa menghianati raja iblis Dianzeng dan meninggalkan kerajaan angin.
Wooshhh
Dewa petir dan Sunlong bernafas sedikit lega sekaligus merasa khawatir. Mereka merasa sedikit lega karena sejak awal Kaisar iblis Haifeng muncul hingga meninggalkan kerajaan angin, dia tak menyentuh tubuh Xiao Tian sedikitpun, dan meninggalkannya begitu saja.
Sedangkan hal yang membuat mereka merasa sangat khawatir yaitu kebangkitan Kaisar iblis Haifeng dapat memicu kekacauan hingga kehancuran dunia.
Alasan dibalik kebangkitan Kaisar iblis Haifeng adalah karena kecacatan rencana Sunlong, Dewa petir yang awalnya tak menyadari hal itu hanya bisa menyalahkan diri sendiri.
"Kenapa dia bisa bangkit... , kalau begini apa fungsiku sebagai Dewa, memperkuat segel relik dimensi saja aku tidak bisa!" ucap Dewa petir dengan kesal
"Karena kesalahanku, dunia akan menjadi semakin kacau." ucap Dewa petir dengan wajah frustasi, sambil memegang kepalanya sendiri dengan kedua tangannya.
Dewa petir begitu frustasi karena dengan bangkitnya salah satu kaisar iblis, maka 99 relik kaisar iblis yang lainnya pasti akan bereaksi.
Setiap relik Kaisar iblis memiliki kemampuan yang luar biasa, jika lokasi relik-relik kaisar iblis yang lainnya telah ditemukan oleh bangsa vampir atau bangsa iblis, mereka bisa memanfaatkan relik kaisar iblis untuk meratakan semua bangsa yang mereka ingin ratakan.
Melihat Dewa petir terlihat frustasi, Sunlong hanya bisa berdiam diri dan mengepalkan tangannya.
"Sebenarnya apa yang membuatnya bisa bangkit?"
"Bukankah sejak awal, Dewa petir bersemedi untuk memperkuat segel reliknya?" pikir Sunlong
Alasan kebangkitan Kaisar iblis Sun Long yaitu disebabkan oleh hawa iblis dan aroma kematian yang berhasil menerobos hingga menembus kedalam ruang hampa.
Hal itu terjadi karena portal menuju ke ruang hampa terus menerus terbuka ketika digunakan sebagai media pendukung serangan kombinasi antara Xiao Tian dengan naga hitam raksasa.
Wilayah timur mengalami kekacauan yang luar biasa sejak kebangkitan kaisar iblis Haifeng, kekuatan para Demon kong meningkat drastis, dan para jenderal iblis yang bersembunyi belum bisa diatasi.
Su Yan satu-satunya orang yang bisa mendeteksi para jenderal iblis yang bersembunyi, sayangnya dia kini disibukkan oleh urusan lain. Su Yan terpaksa melayani raja neraka dalam bertarung satu lawan satu.
Ketika raja neraka masih sibuk menghindari ribuan bola cahaya yang Su Yan keluarkan, dia pergi menjauhi raja neraka karena harus membawa Liang Su ketempat aman terlebih dahulu.
"Ingatlah, kau adalah istriku sekarang jadi dengarkan aku, pergilah bersama ayah mertua dan lupakan identitasmu sebagai seorang iblis." ucap Su Yan sambil terbang menggendong Liang Su.
"Baiklah." ucap Liang Su.
Liang Su masih memiliki rasa benci terhadap Su Yan, dia berpura-pura setuju, agar Su Yan mau melepaskannya.
Tujuan Liang Su yaitu kabur meninggalkan kerajaan angin dan mencari raja iblis Dianzeng untuk meminta bantuan agar bisa kembali kewujud aslinya.
Setelah menyerahkan Liang Su kepada ayah mertuanya, Su Yan kembali melanjutkan duelnya bersama raja neraka yang masih disibukkan oleh teknik serangan ribuan bola cahaya miliknya.
Ketika Su Yan terbang melesat begitu cepat kearah raja neraka yang masih sibuk menghindari ribuan bola cahaya, raja neraka tiba tiba saja berubah menjadi ratusan kelelawar kecil yang berpencar kesegala arah dan menghilang begitu saja.
"Kelelawar pengecut, lagi-lagi kabur disaat aku ingin mulai serius." ucap Su Yan
#Daratan vampir(Jauh dari daratan elemen)
Raja neraka kembali ke daratan vampir bukan karana takut akan kekuatan Su Yan ataupun yang lainnya, dia pergi karena matahari sebentar lagi terbit, sedangkan jubahnya telah berlubang karena terkena serangan ribuan bola cahaya.
Raja neraka kabur karena merasa dirugikan, jika dia terus melanjutkan pertarungannya ada kemungkinan dia kalah karena kekuatannya bisa melemah bahkan tubuhnya bisa hancur hingga menjadi debu jika terlalu lama terkena sinar matahari secara langsung.
Melawan bangsa serigala suci di saat matahari terbit adalah hal bodoh yang tak akan pernah dilakukan oleh bangsa vampir.
"Kalau bukan karena matahari akan segera terbit, aku pasti akan melakukan apapun untuk menghabisi keturunan terakhir serigala suci." ucap raja neraka
#Kerajaan petir
Tainam Chun berhadapan langsung dengan raja iblis Lanbing, sedangkan Dewi petir berhadapan dengan Dianzeng yang mengaku sebagai putranya.
"Ibu.. apa kau benar-benar tak mengingatku?" tanya Dianzeng.
"Aku tak pernah memiliki putra sepertimu!." jawab Dewi petir.
"Baiklah kalau itu maumu ibu, awalnya aku ingin kau mengatakan bahwa aku anakmu, aku hanya ingin pengakuanmu, tapi mendengar ucapanmu hari ini, aku tak punya pilihan lain selain menghabisimu."
"Mulai sekarang aku tak akan menganggapmu sebagai ibuku lagi!"
"Aa..... " teriak Dianzeng
Teriakan Dianzeng disertai dengan Kekuatan yang begitu dahsyat. Tubuhnya dikelilingi oleh petir hitam yang keluar dari dalam tubuhnya, gelombang kekuatan yang dia ciptakan membuat kawah yang begitu besar disekitar tempatnya berdiri.
"Kau benar-benar membuatku kecewa ibu!" ucap Dianzeng sambil meneteskan air mata.
Mendengar ucapan sekaligus melihat air mata yang mengalir di pipi Dianzeng, Dewi petir tanpa sengaja mengeluarkan air mata yang mengalir hingga melewati pipinya.
"Ada apa ini... kenapa perasaanku menjadi kacau setelah melihat air matanya, dan sejak kapan aku bisa menangis?"
"Perasaan aneh apa ini?"
"Aku tak terluka tapi rasanya begitu sakit." pikir Dewi petir
bersambung....