Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 121 : Gerakan sekte iblis (bagian 3)


#Kerajaan angin


#Wilayah tenggara


Dengan satu tangan Di Yi memutar mutar tombak emasnya, seperti seseorang sedang melakukan atraksi, dia melakukan itu terus hingga jenderal Fengzhu merasa bosan.


"Sebenarnya apa yang kau lakukan?" tanya Fengzhu


Woosh


woosh


Srettt


Di Yi tak menghiraukan jenderal Fengzhu,


Dia terus memutar tombaknya, semakin lama dia memutarnya semakin kencang, hanya dengan menggunakan tangan kanannya, setelah cukup lama tombaknya mulai bersinar, lalu dia berhenti memutar tombaknya, dan memegangnya erat dengan tangan kanan, dia melempar tombaknya keudara, melewati tembok perbatasan kerajaan angin, awalnya Fengzhu pikir, Di Yi menyiapkan serangan untuknya, ketika melihatnya melempar tombak menuju kedalam gerbang, Fengzhu yang lengah karena memperhatikan tombak emas itu, tak sadar kalau Di Yi sudah tepat dibelakangnya, tanpa basa basi Di Yi menebas tubuh jenderal Fengzhu hingga menjadi dua hanya dengan menggunakan tangan kosong..


Wooshhhh


Sreakkkk


Tombak emas dilempar jauh keatas langit dengan kecepatan tinggi, tombak itu dilempar kedalam gerbang perbatasan, tapi lemparannya sangat kencang hingga membuatnya melayang jauh di udara, hingga tak bisa dilihat dengan mata telanjang.


Wooshh


ketika tombak emas itu cukup tinggi, tombak emas itu mulai jatuh kebawah dengan kecepatan tinggi, tombak itu berubah hingga menjadi ratusan ribu tombak emas yang meluncur menghujani wilayah dalam tembok perbatasan kerajaan angin.


#Istana kerajaan angin


Woosh


Shut shut shut


Ratusan ribu tombak emas dari Di Yi menghujani istana, ternyata tujuan dia adalah istana, yaitu untuk membunuh Huang Li yang memiliki relik pengendali pikiran..


Wooshh


Duarr


duarr


duarr


Brakkk


Dalam sekejap seluruh bangunan diistana berubah menjadi reruntuhan, ketika serangan itu berhenti asap yang menutupi reruntuhan istana mulai menghilang, dan Huang Li masih selamat, dia tak mengalami luka gores sedikitpun, ini semua berkat naga hitam yang melindungi Huang Li, saat Xiao Tian tidak ada.


semua tombak yang menghujani istana mulai menghilang, lalu kembali kedalam genggaman Di Yi.


#Wilayah tenggara/Diluar tembok perbatasan


"Cih, kenapa tombakku tak merasakan darah sama sekali, apakah di istana ada pendekar sakti yang melindungi targetku?"


"Terserahlah, yang penting tugasku selesai, wilayah tenggara berhasil ditaklukkan." ucap Di Yi


# Kerajaan angin wilayah istana


Xiao Tian membawa putri Feng Yin ke wilayah istana karena dia pikir Feng Yin yang habis mengalami trauma karena kematian ayahnya, hanya akan menjadi beban saat bertarung melawan iblis, dia tak ingin Feng Yin menghalangi rencananya pergi membantu teman teman di wilayah timur.


Ketika Xiao Tian dan putri Feng Yin sampai diwilayah istana, mereka dikejutkan oleh pemandangan disana, istana telah menjadi reruntuhan, Meski istana hancur, putri Feng Yin tak perduli, karena dia pikir tak ada satupun korban disini, semua warga mengungsi di dalam suang bawah tanah, sedangkan Xiao Tian berbeda, dia menghawatirkan keadaan Huang Li, putri Feng Yin tak menghawatirkan Huang Li karena berpikir, Huang Li memang sudah mati, padahal Huang Li belum mati, tetapi jiwanya telah disegel oleh raja iblis Dianzeng.


Xiao Tian berlari menuju reruntuhan istana, dia akhirnya bernapas lega, karena melihat Huang Li baik baik saja, dia masih terbaring dikasurnya, selain kasur Huang Li, sekuanya telah menjadi reruntuhan, alasan kasur Huang tak hancur yaitu karena si naga hitam berubah menjadi raksasa untuk melindungi Huang Li dari jatuhnya reruntuhan istana.


Putri Feng Yin yang tak pernah melihat naga sebesar itu, mulai ketakutan, dia pikir naga hitam raksasa adalah dalang dari semua kekacauan.


"Ke.. kenapa bisa ada naga disini?"


"Xiao Tian ayo kita pergi, aku sepertinya tahu naga jenis apa itu, kudengar naga hitam raksasa, adalah naga legenda penguasa lembah naga, aku tak tahu kenapa naga langka seperti ini berada di wilayah istana, kita harus pergi sebelum dia melihat kita!" ucap Feng Yin dengan wajah panik sambil menarik tangan Xiao Tian


"Oiiii!" teriak Xiao Tian memanggil naganya


Mendengar Xiao Tian berteriak, Feng Yin semakin gemetar ketakutan, karena naga hitam raksasa menoleh kearah mereka, dan mulai terbang mendekat...


"Aku baru saja ingin melanjutkan hidup, kenapa aku harus mati sekarang?" pikir Feng Yin


Brukk


ketika naga hitam raksasa mendarat tepat dihadapannya, putri Feng Yin pingsan karena ketakutan, naga hitam berubah menjadi kecil lalu bersikap manja kepada Xiao Tian..


"Maaf sudah merepotkanmu, naga kecil" ucap Xiao Tian sambil mengelus kepala naga hitam yang melompat ke pelukannya


"Gyuu." bunyi naga hitam dalam versi kecilnya


Ketika sedang bicara dengan naga hitam, aura dari iblis mulai terasa, Sunlong memperingatkan Xiao Tian lewat telepati..


"Hei Bocah, hati hatilah, ada beberapa iblis kuat yang sedang berjalan kemari." ucap Sunlong lewat telepati


Mendengar ucapan Sunlong, Xiao Tian memasukkan Putri Feng Yin kedalam ruang hampa, lalu berlari menuju reruntuhan istana untuk memindahkan tubuh Huang Li ke dalam ruang hampa.


Setelah berhasil, memindahkan tubuh putri Feng Yin dan Huang Li, Xiao Tian mendengar suara langkah kaki..


Tap tap tap


"Wah wah wah, ternyata kau ya, yang mengganggu semua rencanaku?" ucap Di Yi yang berjalan dari arah tenggara


"Waw tempat ini benar-benar jadi reruntuhan." ucap Di Er yang berjalan dari arah selatan


"Seperti yang diharapkan dari jenderal utama nomor satu, kau selalu mulai lebih awal ya?" ucap Di San yang berjalan dari timur laut


"Wah naga hitam kecil yang lucu, aku jadi ingin memakannya.." ucap Liuming yang berjalan dari arah barat Daya


"Menarik, ternyata masih ada manusia yang bisa selamat dari serangan tombak emas." ucap Si Hao yang berjalan dari arah utara


"Sepertinya hampir semua orang sudah berkumpul ya, tapi dimana adik Qi Hao." ucap Wu Hao yang berjalan dari arah barat Laut


"Berhati hatilah, kekuatan mereka semua setara dengan para raja iblis, dengan kata lain, mereka adalah para petarung tingkat legenda." ucap Sunlong


"Apa kau bercanda denganku?"


"Aku baru menjadi pendekar tingkat Grand master petarung, melawan petarung tingkat legenda berarti sama saja dengan bunuh diri, dan mereka kini ada 6?"


"Melawan satu saja, sepertinya akan menyulitkanku, perbedaan 4 tingkatan terlalu tinggi, perbedaan lapisan saja bisa mempersulitku, sedangkan ini perbedaan tingkatan, aku harus mencari cara untuk kabur dari sini, tanpa membocorkan relik dimensi, dan tak menggunakan teknik 1000 langkah cahaya, karena jika aku menggunakannya, aku mungkin bisa lari, tapi akan pingsan seharian karena teknik itu, jika aku pingsan, aku tak akan bisa membantu teman temanku yang berada diwilayah timur, apa yang harus kulakukan?" pikir Xiao Tian


Xiao Tian didalam dilema, dia harus mencari cara, agar bisa kabur dari kepungan 6 jenderal utama, sebenarnya dia bisa membunuh salah satu dari mereka, dengan memakai api biru, karena teknik bola api biru yang telah dia pelajari, ia mempelajari teknik ini, ketika sedang kabur dari raja neraka, dan bersembunyi di ruang hampa, walau teknik bola api biru sangat kuat, teknik ini memerlukan waktu lama untuk digunakan kembali, ada jeda 30 menit untuk mengumpulkan energi ki, dan selama 30 menit Xiao Tian tak boleh menggunakan teknik yang memakai energi ki, setiap dia memakai teknik ini, Xiao Tian akan kehilangan banyak energi ki, hingga kesulitan bernafas, teknik ini memang kuat, tetapi teknik ini tak cocok untuk melawan 6 jenderal iblis sekaligus, selain karena efek samping itu, dia juga ingin tekniknya itu tak diketahui para iblis, jika para iblis tahu tentang kemampuan itu, para iblis mungkin akan mengincar Xiao Tian, dan menjadikannya incaran utama yang harus dibunuh, karena diumurnya yang sekarang, bisa menggunakan api biru, sama saja dengan memiliki bakat menjadi seorang Dewa petarung, Xiao Tian akan dianggap sebagai ancaman, jika dia membiarkan para iblis mengetahui tekniknya itu.


Dalam dilema yang besar, mampukah Xiao Tian mengatasi masalah yang menimpanya?


Mampukah dia membebaskan diri dari kepungan 6 jenderal utama raja iblis Dianzeng?


Bersambung....


# **terima kasih untuk semua yang masih setia membaca novel ini


jangan lupa like, dan kirim komentar, agar author tetap semangat, jangan lupa pula kirim vote jika berkenan..


O iya mampir kenovel teman temanku jika berkenan, siapa tahu karya mereka cocok.


A Little Desire of Anti-Hero


Ancient Realm Goddess


Asmara Jajar Genjang


Cinta Anak Muda


Good Bye My Honey


Kekasih Bayangan


Kita Sepupu?


Lost Princess


Mahluk Pemikat Hati


Miracle of Wish


Monalisa


My Insensitive Boy


My stupidity


Our Love


Pasukan kegelapan


Pembalasan si Kembar Wibowo


Rahim Pengganti


Sajak Sang Simpanan


Secret Love


Semua Untuk Cinta


Stranger From nowhere


The 7 Books of God


The Best Brother


The Dark Slayer


The Magic Shop


The Red Game


The Red String Of Fate


Jangan lupa likenya ya, dan komen jika ada typo, atau kata yang membingungkan, biar author bisa memperbaiki novel ini.


β˜Ίβ˜Ίβ˜Ίβ˜ΊπŸ˜™πŸ˜™πŸ˜™**