
Setelah Anto berkata itu, Nayla masih tidak berkata apa-apa meski Anto sudah berkata begitu. “Kalau begitu, permisi!” Anto mulai memegang tangan Ibu Nayla. “NAVI!” Sambil menyuruhnya memerikasa kondisi ibunya Nayla. Selama beberapa detik NAVI selesai memeriksa ibunya Nayla.
“Ini!” NAVI terkejut setelah memeriksa ibunya Nayla
“Ada apa?” Tanya Anto pada NAVI yang terkejut.
“Apa Ibuku bisa di sembuhkan?” Tanya Nayla pada Anto yang masih memegang tangan ibu Nayla. Anto kaget dengan Nayla yang tiba-tiba bertanya.
“Tentu saja.” Jawab Anto dengan penuh percaya diri dengan tersenyum pada Nayla. “Tapi aku perlu bersiap-siap terlebih dahulu.” Ucap Anto dengan penuh percaya diri sambil keluar duluan. setelah itu Nayla mengikuti Anto keluar. “Di mana kamarku?” Tanya Anto saat Nayla selesai menutup pintu kamar Ibunya.
“Maaf aku lupa!” Sambil berlari ke sebuah ruangan yang tidak jauh dari tempat tidur Ibunya. Anto melihat Nayla yang buru-buru, tapi aneh sekali saat melihatnya bahagia dan juga tidak menunjukkan kesedihan saat melihat ibunya yang sekarat. Tapi Anto sama sekali tidak pedulidan menganggap itu sebagi hal aneh.
“NAVI tadi itu apa maksdnya?” Tanya Anto setelah Nayla pergi.
“Ibunya, energy kehidupannya di serap.” Jawab NAVI sesingkat mungkin. Anto biasa saja menanggapi, seolah-olah mengerti maksud NAVI.
“Energy kehidupan, apa itu lagi?” Tanya Anto saat baru pertama kali dengar. NAVI yang mengira Anto paham tidak bisa berkata apa-apa dengan pertanyaan Anto.
“Lah, itukan energy spiritual! masa’ kamu tidak tau?” Jawab NAVI yang sedikit lelah menjelaskan.
Anto diam saat mendengar jawaban NAVI sambil memikirkan sesuatu. “Tapi kenapa tubuhnya juga ikut kering serta bau?” Tanya Anto yang masih penasaran.
“Ada seseorang yang menyerap seluruh daya kehidupannya, termasuk nutrisi tubuhnya. Tapi karena dia tidak tau urutannya, penyerapannya melambat hingga bertahun-tahun” Jawab NAVI dengan terus terang.
“Bukannya ini mirip seperi kontrak IBLIS milik kita?” Tanya Anto saat mengingatnya
“Ta, tapi itu dengan memaksa dan sangat tidak stabil. Apa lagi penyerapannya membutuhkan waktu yang lama.” Jawab NAVI dengan tenang. “Orang yang membuat teknik ini pasti lumayan kuat?” Bicara Anto dengan jelas. Dengan serius Anto memikirkan masalah itu.
“Maaf membuat menunggu!” Nayla yang berlari ke arah Anto dengan cepat. Anto melihat nayla yang lari ke arahnya dengan cepat dan juga kelelahan.
“Kenapa kamu terlihat kelelahan?” Tanya Anto saat sampai dan melihat keringat di wajahnya yang banyak.
“Tidak apa-apa. Aku tadi mempersiapkan tempat tidurmu.” Jawab Nayla yang masih kelelahan. Anto yang melihat itu, membuat sebotol jus buah dingin kemudian memberikan pada Nayla. Anto memeberikan jus itu pada Nayla dengan sopan, tapi Nayla malah terlihat biasa saja dengan hla itu.
“Apa ini?” Tanya Nayla saat menerima sebotol jus itu dengan wajah biasa saja.
“Ini minuman!” Jawab Anto sambil tersenyum pada Nayla yang melihat botol jus itu dengan teliti. Saat nayla melihat botol juas itu, dia hanya memutar saja dan tidak melakukan hal lain, lalu dia membuka tutp botolnya dengan normal. Setelah itu dia langusng meminmunya sekali teguk. "Tidak ku sangka secepat ini." Anto yang melihat Nayla terasa segar setelha minum jus itu.
“Minuman apa ini?” Tanya Nayla yang sangat penasaran
“Ini minuman yang ku buat." Bicara Anto sambil melihat ke Gadis itu yang sedang melihat ke gelas minuman jus itu dan seprti membaca apa yang tertulis. "Aku bisa membuatkanmu minuman ini setiap hari, jika kamu mau jadi gadis haremku!” Bicara Anto dengan jelas. “Tapi sepertinya kamu harus menunggu jika kamu mau ak…” Anto tidak melanjutkan perkataanya saat Nayla memegang kerah bajunya dan menariknya. Selama beberapa saat Anto menatap Nayla yang terlalu dekat dengan wajahnya. “Anu! ada apa?” Tanya Anto dengan canggung.
Nayla tidak menjawa pertanyaan Anto, melainkan langsung tiba-tiba mencium Anto. Anto sangt terkejut dengan tindakan Nayla yang tiba-tiba padanya. “Aku mau!” Jawab Nayla dengan wajah malu sekali. Anto dengan tenang tetap bersikap santai dan juga masih dengan sedikit kagetnya.
“Gadis ini, sangat suka dengan makanan. Sepertinya terlalu mudah mendapatkan hatinya. Tapi ini tidak terlalu buruk juga!” Kata NAVI yang sangat senang. NAVI yang senang, tapi Anto yang malu dan juga tidak tahu dengan Gadis yang masih memegangnya.
“Bisa kamu lepaskan aku?” Tanya Anto dengan suara lembut saat di pegang terlalu dekat.
Nayal tersenyum dengan tingkah Anto yang malu padanya. “Aaahh!!” Nayla langsung melepaskan kerah Anto yang di tariknya dengan paksa lalu merbuah dirinya ke mode malu.
“Kenapa kamu malu seperti itu?” Tanya Anto sambill menggoda Nayla yang masih malu. “Kemari, ada sesuatu yang aku mau berikan.” Sambil menarik tangan Nayla. Nayla yang tidak sempat menjauh berada di pelukan Anto dengan sangat malu. Nayla yang malu tidak berkata apa-apa dan hanya diam saja sambil mendengar suara jangtung Anto yang sangat cepat. Nayla merasa sangat senang dan tersenyum tanpa Anto ketahui sam sekali.
“Ada apa?” Tanya Anto pura-pura tenang sambil menaruh tangan kananya di kening Nayla yangs edang senyum sendiri yang tidak di kethui maksudnya. Nayla tidak menjawab pertanyaan Anto dan hanya diam dengan wajah yang masih senyum.
“Sudah selesai!” Ucap Anto sambil melepaskan pelukannya dari Nayla. Nayla mengubah ekpresi saat di lepas dengan pelan.
“Apa itu tadi?” Tanya Nayla yang masih malu dan merasa sangat segar juga dengan wajah tidak mengerti.
“Hm! bilang status? nanti kamu akan tau!” Jawab Anto yang membuat Nayla bingung.
“Status!” Ucapnya singakat. “Eh!” Nayala terkejut dengan layar yang muncul di depannya.
“Itu namanya windows KEKASIH!” Kata Anto saat Nayla yang masih melihat panel statusnya. Nayla tidal merespon perkataan Anto dan hanya melihat panel statusnya saja.
“Siapa mereka?” Tanya Nayla pada Anto saat melihat beberapa gadis di layarnya.
“Hm?” Anto yang sedikit bingung dengan panel Status Nayla yang menunjukkan 70 lebih gadis dan frofil dasar mereka, dari beberapa gadis. Anto jaid teringat perkataan NAVI tentang dirinya yang akan datang dari masa depan. “Ah, mereka adalah gadis haremku!” Jawab Anto dengan wajah tanpa rasa bersalah.
“Kamu sudah punya sebanyak ini dan masih mencari yang lain!” Nayla menatap Anto dengan sangat tajam. 'PLAAK!' Tamparan mengenai wajah Anto yang tidak terlihat sama sekali bersalah. “Bajingan!” kata Nayla pada Anto yang sangat marah sambil berjalan meninggalkan Anto..
“Tu… Tunggu dulu...!” Anto yang sangat ketakutan dengan wajah marah Nayla saat dia menatapnya balik.
“Apa?” Tanya Nayla yang masih menahan sabarnya.
“Mereka memang Gadisku, tapi aku juga belum pernah menyentuh mereka. Dan aku hanya pernah mencium dua Gadis saja. Aku juga baru tau kalau mereka Gadisku!” Anto dengan susah paya berbicara menjelaskan dengan panjang lebar sambil menahan rasa taku dari tatapan mata Nayla yang terliaht seram.
“Apa maksudnya?” Tanya lagi Nayla yang masih menatap Anto dengan tajam.
“Ehm!!” Anto berusaha tenang dengan tatapan dari Nayla yang masih tajam “Ini system KEKASIH yang baru ku buat beberapa jam yang lalu. Jadi aku kurang tau siapa mereka.” Anto yang berusaha menjelaskan pada Nayla dengan santai
“Beberapa jam yang lalu!?” Nayla berwajah bingung dan sedikit mengurangi intimidasinya pada Anto. Anto yang sudah merasa aman merasa sennag dengan ancaman yang di lepaskan tadi.
“Biar ku jelaskan.” Anto yang sedang mempersiapkan diri. “NAVI! cepat beritahu aku apa yang sebenarnya terjadi?” Tanya Anto pada NAVI yang tidak menjelaskan tentang KEKASIH lainnya dan status KEKASIH
“Sebaiknya nanti saja, buat dulu kebohongan!” NAVI menyuruh Anto yang juga ketakutan dengan intimidasi Nayla tadi. Anto diam dan tidak belum bicara sama sekalii. Nayla melihat tajam lagi ke Anto yang terus diam.
“Ja.. Jadi sebenarnya mereka adalah kekasihku di masa depan. Untuk saat ini hanya ini yang bisa ku jelaskan.” Bicara Anto dengan tegas dan singkat pada Nayla yang masih tidak percaya dengan perkataannya. Nayla terus menatap Anto dengan sangat tajam dan masih berharap terus menjelaskan semuanya. “Baiklah! akan ku kasi tau siapa aku!” ucap Anto sambil menggaruk keplanya. “Sebenarnya aku dari dunia lain!” Bicara Anto dengan sangat tegas sambil melihat Nayla yang masih menatapnya dengan sangat marah.
NEXT Chapter
Status Nayla : STR --, AGI --, VIT --, INT --, DEX --, LUK --. Skil :uknown.
Status pribadi Anto : STR --, AGI --, VIT --, INT --, DEX --, LUK --. Skil :uknown. Invetory : foto saat bersama ayah dan ibunya
Status player Anto :
Tidak ada status playernya. Sudah di berikan pada kloningnya. untuk lebih lanjut akan di perlihatkan saat kembali ke bumi
Status Kekasih Nayla :
nanti autor kasi tau di Chapter berikutnya
catatan : -- (melampui batas manusia dan dewa,cultivaor) anggap saja seperti itu