Interstellar Adventurer

Interstellar Adventurer
Chapter 223


Anto diam saja setelah melihat Monster tadi di makan dengan sekali lahap saja. Anto kemudian di beritahu kalau penciuman dari Minaotur itu sangat tajam sekali bahkan matanya juga bisa melihat sangat tajam melihat mahluk hidup. Anto yang di beri tahu seperti itu mengubah penilaiannya yang jelek jadi menilai dari kelebihan yang di milikinya. Anto pun jadi terus diam dengan sedikit tegang di tempatnya tanpa beranjak sama sekali. Anto di beritahu kalau Gadis Elf itu dalam masalah saat sedang mengawasi oleh bunga. Anto yang mendengar itu langsung berdiri dan juga langsung di sadari oleh Minautur dan langsung merasa tubuhnya di tarik dengan sangat kuat sekali. {Misi: Tundukkan Mosnter Minautur 0/10. Misi Gagal: Kematian} Anto langsung di beri misi oleh System saat sudah di sadari. Anto yang di tarik tidak bisa menahan lagi dan terbang langsung ke para Minautur yang sedang menariknya.


Anto langsung memegang pisau yang di bawanya lalu focus bertahan dan akan menyerang saat sudah dekat. Saat sedang focus Anto mendengar para tumbuhan menyuruhnya melempar pisaunya saat sudah hampir dekat dengan mereka. Anto yang mendengar itu tetap focus dan siap-siap untuk melempar  pisaunya. Anto kemudian mendengar di suruh berhati-hati dengan tangan Minautur karena bisa membuatnya tertangkap. Anto juga di di beri tahu untuk menyerang bagian perut yang dan bagian leher yang ada lubang di bawa mulutnya. Anto merasa lega mengetahui titik lemah dari Minautur itu.


Saat sudah sangat dekat, Anto yang siap di tangkap Anto langsung melempar pisaunya langsung ke mata Minautur. “RAUGHHH…!" Anto langsung tidak di tangkap dan Anto mendarat di kepala Minautur itu yang sedang kesakitan di matanya. Anto yang di atas kepala Minautur langsung merasa bahaya dan melihat ke arah sampingnya dan ternyata sebuah pukukan melayang ke arah Anto oleh Minautur lain, yang membuatnya harus menghindar  ke Minautur lainnya. {Misi: Tundukkan Mosnter Minaotur 1/10. Misi Gagal: Kematian} Jendela misinya langsung tampil sendiri setelah mengalahkan satu. Anto yang langsung mendapat pemberitahuan itu setelah 1 Minautur kalah akibat temannya, jado waspada dan beruha fokus. Anto yang ada di atas kepala Minautur, melihat ke Minautur yang tinggal 9.


Salah satu Minautur di dekat menyerangnya, tapi Anto langsung menghindar ke Minautur lainnya dan ] berdiri di atas kepalanya untuk kedua kalinya dan membuat Minautur yang di naikinya tadi langsung kalah juga. Anto mendapat lagi notifikasi saat mendapat membunuh 1 lagi Minautur. Anto yang mendarat di kepala Minautur liannya, Kali ini langsung di pukul dari dua arah dan membuat Anto langsung melompat ke atas, menghidari kedua pukulan itu dengan cepat lalu mendarat di Minautur lain terdekat. Saat sudah 3 Minautur yang jatuh, semua Minautur melihat ke arahnya dengan terdiam. Anto yang di lihat oleh Minautur, mengingatkannya dengan pepohonan tempat dia selalu main lompat-lompat, karena semua Minautur itu sama persis tempat mereka berdiri. Tiga Minautur sudah kalah Anto kemudian langsung melomapt ke Minautur lainnya dengan cepat di antara kepala Minautur lainnya dengan sangat cepat sekali.


Semua Minautur berusaha menangkap namun tidak bisa karena Anto yang terlalu gesit. Anto langsung menyadari kalau semua Minautur itu ternyata lambat merespon dan tidak terbiasa dengan kecepatan dirinya. Anto yang menyadari itu langsung turun dari  para Minautur itu dengan cepat, lalu Anto mendarat di dekat Minautur yang ada pisau di matanya. Anto lalu mengambilnya dengan cepat, setelah  mengambilnya Anto langsung melompat lagi menyerang bagian perut para Minautur dengan cepat. Saat menyerang ternyata mempan mmebuat mereka semua langsung memegang perutnya yang sakit dan terluka berat di bagian perutnya yang terluka lebar sekali akibat serangan dari pisau yang di pakai Anto.


Setelah membuat luka di bagian perutnya Anto berbalik lagi menyerang di bagian perut semua Minautur beberapa kali hingga mereka semua meraung kesakitan.Tapi Anto merasa aneh karena mereka meraung seperti itu. “Kenapa mereka meraung? bukannya mereka itu seharunya bicara padaku karena telah melukai mereka?” Anto yang tidak mengerti kenapa mereka semua tidak bicara sama sekali. Anto tahu kalau mereka memiliki kecerdasas rendah menurut para tumbuhan yang memberi tahunya. Tapi yang di lihatnya itu sangat berbeda sekali dari yang di harapkannya. “Apa mungkin bahasanya yang salah ku pakai?” Tanya Anto yang teringat dengan bahasa alam yang bisa di mengerti oleh semua mahlauk hidup.


Tapi di sisi lain Anto jadi merasa iba dengan mereka semua yang seperti itu. Saat menggunakan bahasa alam, Anto bisa merasakan ketulusan nereka dan tidak ingin menyerang lagi. “Kalau gitu kenapa kalian menyerangku?” Tanya Anto pada mereka dengan bahasanya. Para Minautur malah terlihat bingung dan tidak merespon saat Anto menggunakan bahasanya sendiri. Anto mencoba dengan bahasa alam bertanya pada mereka mengenai kenapa mereka menyerangnya. Mereka pun langsung merespon karena lapar dan tidak pernah makan selama ribuan tahun. Anto bertanya lagi mengenai kenapa mereka tidak makan. Mereka langsung menjawab karena mereka selalu di serang oleh setiap orang yang mereka temui. Setelah itu Anto terdiam saat menengar jawaban itu.


Trntu saja Anto menyadari kalau mereka jelek dan menyeramkan sekali, maka tidak heran mereka akan di anggap berbahaya sekali. Anto juga menyadari kalau mereka tidak cerdas tingkat rendah melainkan tingkat tinggi setelah bertemu dengan mereka. Anto bertanya pada mereka apa yang diinginkan sebagai perminta maafan darinya karena telah melukai mereka. Semua Minautur malah bingung dengan yang di katakan Anto. Anto kemudian menjelaskan kalau tidak bermaksud membunuh rekannya yang lain. Semua Minautur malah langsung menyuruh Anto jangan  berkata seperti itu, mereka menjelaskan kalau ketiga temannya sebentar lagi bangun. Anto malah bingung karena dalam Systemnya itu menejlaskan kalau mereka sudah kalah, apa lagi notifikasinya tidak salah lihat.


Tapi karena itu perkataan para Minautur, Anto mau tidak mau percaya karena para Minautur itu terlihat tenang dan tidak khawatir. Setelah beberapa saat, ternyata bukan candaan yang di katakan para Minautur. Ketiga Minautur perlahan membaik dan beregenerasi dengan sangat cepat sekalo. Setelah itu mereka bertiga bangkit dari tempat mereka terluka sebelumnya. Anto melihat ke notifikasinya yang perlahan mulai menunjukkan semua yang telah di kalahkannya menjadi nol lagi. Katiga Minautur langung melihat ke Anto yang ada di bawah mereka yang sedang siaga menyerang. Tapi, setelah bangkit para Minautur lainnya langsung menjelaskan pada ketiga teman mereka semua barusan yang terjadi dengan singkat. Setelah itu para Minautur melihat lagi ke Anto yang berdiri melihat ke mereka semua dengan tenang. Semua Minautur lalu duduk mengelilingi Anto yang berdiri. Sementara itu ada Minautur lain yang terlihat berbeda dan tenang dari Minautur lainnya yang terlihat tegas sekali dan juga yang pertama kali menyerang Anto.


Minautur itu langsung bertanya pada Anto ingin meminta bantuan padanya untuk menolong mereka. Anto yang mendengar itu langsung menjawab kalau dia bersedia asalkan itu bisa membantunya, meski tidak tahu apa permintaan dari Minautur itu. Minautur itu langsung saja ke intinya yang ingin menemukan tempat tinggal bagi Rasnya supaya mereka bisa tinggal dengan tenang dan tidak di ganggu oleh para Ras lainnya. Anto terdiam melihat semua Minautur yang tenang dan tidak terlihat berbahaya sekali. Anto jadi kepikiran dengan Ras Minautur yang di depannya itu yang terlihat sangat kasihan sekali. Anto menanyakan apa cuma itu yang mereka inginkan dari dirinya. Minautur itu langsung menjawab ya dan tidak ada lagi yang di tanyakannya pada Anto.