Interstellar Adventurer

Interstellar Adventurer
Chapter 143


Waktu berlalu kini Anto bangun, Anto yang tertidur sangat lama. kini akhirnya bangun. “Ini di mana?” Tanya Anto saat melihat dirinya ada di dalam sebuah tabung. “Itu?” Anto melihat baju peneliti yang masuk, menutup matanya sipaya di kita belum sadarkan diri. “NAVI!” Panggil Anto yang masih pura-pura belum sadarkan diri. 'DRING!' Sebuah layar muncul di depannya.layar di depan Anto langsung meload 100 persen dengan cepat.


-Sudah lama sejak kamu tidur. Bagaimana bisa begini?- Tanya NAVI yang merespon Anto.


“Mana ku tahu, yang jelas aku tidak tahu sama sekali yang telah lewat. Coba kamu cari data hasil respon tubuh dan indra yang terkam selama ini.” Anto merespon dengan singkat sambil menyuruh NAVI memerika hasik rekaman yang di tinggalkannya. NAVI yang langsung memeriksa dengan cepat apa yang minta Anto.


NAVI tidak bertanya banyak dan hanya melihat hasil rekaman yang telah lalu. -Begitu ya. Buka matamu- Respon NAVI sambil menyuruh Anto yang masih menutup matanya. Anto membuka matanya dan melihat sekelilingnya yang sangat banyak sekali orang seperti dirinya yang ada di dalam tabung. -Aku akan memeriksa semua dis ini dulu- NAVI mulai memeriksa semua hasil penelitian yang ada dengan  Scan nya.


Selama beberapa saat, Anto melihat dari dalam tabung, melihat sekitarnya yang ada banyak sekalli orang yang ada. Dalam ruang lab itu, terdapat banyak sekali teknologi modern yang saling mengkaitkan satu sama lain dan itu membuatnya sedikit penasaran tentang lab apa tempat dia sedang berada. Setelah beberapa lama, NAVI selesai memeriksa semua yang ada di sana. “Jadi temapt apa ini?” Tanya Anto yang masih tenang sambil melihat sekelilingnya.


-Tempat ini adalah fasilitas penelitian yang ada di Dunia lain. Sederhananya ini milik Sherly- Jawab NAVI dengan tenang sambil. -Sebelum lanjut, akan ku beri tau sesuatu dulu. Sherly sudah menjadikan Suci sebagai boneka terkendali yang menghancurkan kerajaan lain. Dan disini Iblis di jadikan sebagai pusat penelitian untuk membuat berbagai hal- NAVI menjelaskan dengan sangat jelas.


Anto yang medengar itu jadi sedikit marah dan kesal. Tapi, karena penjelasannya masih kurang, Anto tetap menenangkan diri. “Wah… Sepertinya dia cukup jahat juga. Tapi ini seperti dari Dunia modern, bagaima mereka bisa mendapatkan ini?” Tanya Anto yang sudah melihat fasitas penlitian itu  dengan cermat.


-Memang ini teknologi dari Dunia lain, ini di bawa oleh para Hero itu- Jawab NAVI yang sudah tahu situasi dari pengalaman yang di rekamnya selama ini. -Selain itu, ini sudah 10 tahun dan banyak yang kita lewatkan dari Dunia ini- NAVI menjelaskan dengan serius. Anto tetap tenang meski NAVI sepertinya menghindari pertanyaan Anto yang tadi dengan cepat mengubah sedikit topik. Tapi, Anto juga sepertinya tidak ingin tahu dan masih tidak mengulang pertanyaan itu.


“NAVI, buat kloningku sekarang.” Suruh Anto denga serius. “Akan ku cek situasi yang ada di sini, sekalian mempelajari apa yang mereka lakukan.” Anto menjelaskan dengan ringkas. Tanpa merespon NAVI langsung menteleportasikan Anto keluar dari tabung. Setelah itu, NAVI langsung membuat Kloning tanpa jiwa di dalam tabung yang menaggantikan Anto. Anto yang sudah di luar tabung jadi telanjang bulat, kemudian dia berjalan ke dekat sebuah lemari lalu membukanya. di dalam lemari Anto menmukan banyak pakaian peneliti saja. “Semuanya putih.” Anto yang melihat semua pakaian di sana cuma ada jubah putih saja, tapi Anto tetap mengambilnya. ‘DRINGGGG…!’ tiba-tiba alarm berbunyi di saat Anto yang hendak memakai jubahnya.


Anto yang di sana tetap tenag mengenakan pakaian itu meski ada bahaya yang masuk ke sana. -Sepertinya kita akan ketahuan- Anto masih tenang dan bersikap biasa meski itu hal berbahaya bagi orang biasa. Dan di saat yang bersamaan juga, Anto yang tidak memperhatikan, NAVI berubah jadi sebuah peri dengan tubuh yang sama persih dengan Anto.-Yo!- NAVI menyapa Anto dengan bentuk dirinya dengan Versi Peri kecil di depannya.


"Eh!" Anto sedikit kaget dengan NAVI yang sudah jadi peri meski tidak menyngkanya, karena selama ini dia hanya terdengar si kepalanya saja. “Kapan kamu berubah?” Tanya Anto yang adi sediit kaget dan kemudian terus tenang di tempatnya.


-Yah...- NAVI menggaruk kepalanya. -Sepertinya sejak kamu mematikanku deh. Lebih tepatnya aku di UPDATE oleh dirimu sendiri. Pahamlah sendiri-  Respon NAVI singkat dengan sedikit menjelaskan singkat. Meski di akhirnya kurang jelas, Anto paham maksud dari NAVI yang menjelaskan singkat. Dia mengetahui dirinya dari masa depan yang mengudate NAVI dan membutuh beberapa hal unuk bisa UPDATE. Anto diam di tempatnya lalu berbalik melihat ke pintu.


“Invisible!” Anto mengaktifkan Skilnya yang membuatnya tidak terlihat sama sekali. ‘BRAK!’ tiba-tiba pintu lab di dobrak dengan keras. Di saat yang bersamaan Sherly yang sudah dewasa datang masuk membawa sebuah tentara yang menggunakan senjata api. Dan si sampingnya ada Suci yang terlihat kosong sekali emosinya. Sherly melihat sana sini dengan di kawal oleh semua tenatara itu.


-Kalung itu tidak ada sama sekali- Bicara NAVI yang melayang tidak terlihat oleh siapa pun. Anto yang mendenga itu jadi tidak paham sama sekali. -Sepertinya sudah di hancurkan setelah kamu tertidur- NAVI menjelaskan dengan singkat apa maksudnya dengan sangat samar sekali. Anto yang sudah paham diam sebentar. Dan di saat yang bersama juga, Anto sangat marah dengan menahannya.


“Sudahlah, mari kita kejutkan mereka saja.” Respon Anto dari tempatnya sambil mulai mengangkat tangannya dengan sedikit marah. Saat mengangkat tangannya, Suci langsung di terkurung dalam gelembung gelap yang sekali. Sherly langsung panic dan melihat ke Suci yang sudah terlurung. Dan di saat yang bersamaan juga, para tentara balik lagi ke Sherly dengan cepat.


“Hancurkan benda ini, sekarang.” Suruh Sherly dengan sangat tenang sekali. Semua penjaga mulai mengarahkan senjatanya ke gelembung besar yang mengurung Suci. Tapi sebelum sempat menembak, Anto membuat gelembung itu jadi tdak terlihat. Para tentara jadi tidak bisa melihat, mereka jadi tidak tahu harus apa dan hanya bisa melindungi Sherly yang tanpak tenang meski tadi sedikit panik.


“Sudah lama Sherly.” Sapa Anto dengan suara menggema di seluruh ruangan. Semua tentara jadi waspada saat medengar suara itu. “Kamu tidak menepati janjimu sama sekali, aku sedikit kecewa dengan semua ini.” Bicara Anto sambil menghilangkan Kloningnya yang ada di dalam tabung.


Sherly tersenyum dengan suara Anto yang ada di mana saja. “Kamu sudah sadar.” Sherly masih tetap tenang meski Anto hanya terdengar suaranya. "Lama tidak mendengar suaramu." Sapa balik Sherly dengan tenang. “Sudahlah, bisa bebaskan Pengawalku?” Tanya Sherly dengan tenang dan mengubah tatapan jadi kosong pada Anto yang hanya mendengar suaranya. Anto yang medenga itu jadi semakin marah karena bukannya minta maaf, malah Sherly jadi semakin jahat dalalm pikirannya.


Tapi, Anto masih tetap menjaga ketenangangannya. “Pengawal! Siapa?” Tanya balik Anto dengan tenang meski tahu maksudnya. Sherly diam saja dengan wajah dingin dan tidak merespon Anto sama sekali.Anto yang mleiah itu jadi semakin kecewa dan marah. “Sepertinya kamu banyak melakukan hal gila.” Bicara Anto dengan terus terang. “Aku sudah mengambil semua data peneliatan di sini, jujur saja itu sangat meijikan sama sekali. Mengubah manusia jadi abadi, regerasi super, pembuatan tubuh baru, bla blas bla bla!” Anto bicara cukup lama mengenai hasil eksperimen yang di dapatnya meski dia tidak pernah membcanya sama sekali atau bahkan di dengarnnya.


Sherly yang mendengar Anto bicara dengan sperti itu padanya masih terlihat tenang saja dan juga mulai mengepalkan tangannya. -Berhenti Anto, coba lihat perubahan itu- Suruh NAVI saat Anto sedang ngoceh bicara pada Sherly. Anto yang mendegar itu langsung diam lalu memperhatikan apa yang terjadi pada Sherly. -Sihirnya jadi tambah banyak! Sepertinya dia sangat kesal Anto- NAVI yang bicara dengan santainya sambil memperhatikan Sherly yang berubah jadi sesuatu. Meski Mananya semakin banyak, Sherly terlihat membutuhkan waktu untuk berubah.


Anto masih diam di tempatnya sambil melihat ke Sherly dengan rasa marah dan kesal. “Kenapa berubahmu lama sekali?” Tanya Anto pada Sherly yang cukup lama bertranformasi. “Lihat ini, aku bahkan cukup beberapa detik saja.” Anto mulai membuat sebuah robot seukuran manusia yang terbuat dari berbagai macam benda dan bahkan sangat maju sekali. “Lihat, aku hanya butuh kurang dari 10 detik membuat robot penghancur Dunia ini. Kamu yang hanya berubah jadi Monster saja membutuhkan banyak waktu, sungguh sia-sia hidupmu.” Anto dengan suara kasihan mengejek dengan terus terang sekali pada Sherly dengan berubah.


NAVI yang mendenga itu dari Anto tidak bisa berkata apa-apa dan hanya bisa menunggu dan membatu menyelesai masalah saja. -Kamu banya bicara, tidak kamu lihat dia semakin kesal karenamu!- NAVI memperingatkan dengan suara biasa saja. Anto langsung tidak menanggapi, malah diam memperhatikan Sherly yang masih belum selesai juga berubah.


“Aku jujur dengan yang ku katakan, dari pada kamu yang diam-diam sendiri, tapi menyakitkan dan berlawanan dengan perkataanmu, aku masih bisa di katatakn jauh lebih baik lo.” Respon Anto yang membalas perkataan NAVI dengan santainya. NAVI tidak merespon malah melihat juga ke Sherly yang masih berusaha berubah. Sherly cukup lama sekali berubahnya bahkan sydah hampir 30 detik sejak Anto membuat robot pengahncur itu. “Tapi, dari yang ku lihat seperti itu belum sempurna sama sekali.” Anto yang melihat ke Sherly terlihat bersusah payah berubah. “Sebaiknya kamu jelaskan apa saja yang telah terjadi dan terlewakan.” Suruh Anto pada NAVI sambil menunggu Sherly yang masih dalam mode berubahnya yang sangat lambat sekali.


-Aku paham- Jawab NAVI singkat sambil terus melihat ke Sherly. -Semua yang kurasakan selama 10 tahun ini aku bisa merasakan semua yang terjadi dalam Planet ini. Kesedihan, senang semua itu sudah ada dalam data yang tersimpan- Bicara NAVi dengan mengubah raut wajahnya jadi kosong. -Seperti yang kita tahu, manusia itu sangat serakah dan kamu sendiri kan Sebab mereka jadi serakah, banyak orang kaya bersenang-senang dan banyak orang miskin yang sedih akibat kelaparan, bahkan sampai ada yang mati dengan kelaparan-  NAVI terdiam sebentar sambil membuat minuman untuk dirinya sendiri. -Kali ini Iblis sangat sedih dengan sebuah cerita dari seirang manusia yang kejahatan sudah melampui batas, hingga manusia itu meminta Dunianya sendiri di hancurkan olehnya. Raja Iblis yang sedih itu, menyebabkan Raja Iblis sendiri masuk ke Dunia ini dan ingin mengakhiri semua mahluk hidup di sini- NAVI terdiam sebentar, Kali ini NAVI memperhatikan Sherly yang masih bertahan dan sangat berusaha berubah.


Next Chapter