Interstellar Adventurer

Interstellar Adventurer
Chapter 177


“Diamlah, aku tahu itu dan juga tidak mungkin aku tidak marah jika melihat ini semua.” Timbal Anto dengan menyuruh NAVI diam dan sepakat dengan perkataan NAVI. Karen NAVI mendengar itu, dia menuruti Anto dan diam saja sambil melihat ke cuplikan itu.


“Seperti yang kalian lihat, para pasukan itu menggunakan senjata api dari Dunia lain yang di kembangkan dengan cara menggunkan sihir. Dengan tambahan itu, daya senajata apai jadi semakin kuat dan berbahaya sekali bagi Negara manapun.” Luis menjelaskan dengan serius.


“Tapi bukan berarti tidak bisa di hancurkan. Setiap senjata pasti memiliki kelemahan masing-masing yang mudah di ketahui dan tidak mungkin senjata itu memiliki ketahanan lama.” Anto menjelaskan lagi. Semua orang diam dan tidak merespon Anto sama sekali. “Oh ya Tiara, ini untuk dirimu. Dengarkan baik-baik yang ku katakan.” Anto dengan sangat serius berkata seperti itu pada Tiara. “Kamu bilang pelayanku tidak punya sihir kan! Kamu salah, yang di gunakan oleh pelayank itu sebuah energy Dunia. Dengan kata lain, sebuah energy kecil yang tidak bisa di lihat dengan mata telanjang, dia menyatukan dan bisa membuat berbagai macam hal dengan energy itu.” Anto menjelaskan lagi.


Semua orang terdiam sebentar saat mendengar itu termasuk Tiara. “Apa maksudnya Kak?” Tanya Suci yang ingin tahu. Anto belum mejawab dan juga seperti masih mempertimbangkannya, namu karena tidak ada yang ngomongin hal lain, Anto jadi lanjut menjawab pertanyaan Suci.


“Mungkin kamu belum menydarinyam setiap kamu membuat sihir, kamu bisaanya merasakan ada yang mengalir dalam tubuhmu, tapi berbeda dengan kelauatan yang aku dan Luis lakukan. Kami menggunkan energy Dunia itu yang sangat kecil dengan mengendalikan supaya jadi bisa apa pun sesuatu ke inginan kami.” Jawab Anto dengan serius. “Selain itu, kalian berlima juga sudah bisa kan.” Sambil melihat ke Riana, Sherly, Ana, Nua, Luna, dan Suci secara bergiliran. “Kalian bisa merasakan kalau Mana kalian jadi tidak terbatas dan bahkan sampai sekarang kalian tidak pernah menggunakannya sama sekali bukan! Itu tandanya kalian menggunakan energy yang sama dengan kami.” Anto mengingat mereka yang tidak pernah menggunalan sihir sama sekali.


“Tapi kan Kak, bukann itu sebuah Mana yang kami gunakan?” Tanya Suci yang jadi ingin tahu.


“Tidak sama sekali. Itu bukan Mana, itu energy Murni dari alam yang kalian gunakan secara bebas.” Jawab Anto singkat. “Dan energy Murni atau alam ini bisa di ubah jadi apa pun termasuk jadi Mana sekali pun. Mungkin kalian tanpa sadar menyerap Mana di sekitar kalian saat berlatih sihir atau sesuatu yang lain. Oleh karenanya, kekuatan yang kalian gunakan itu sangat berbeda dan tidak ada yang sama  dengan orang lain, kecuali kalian telah mempelajarinya dari kami, mungkin.” Anto menjelaskan dengan sangat jelas sekali meski masih ragu kalau cuma dirinya saja yang bisa memahami energy sekitarnya.


-Sebaiknya sudahi saja, kamu coba perhatikan cuplikan itu!- Suruh NAVI pada Anto yang masih ingin menjelaskan.


“Sudahlah, nanti kira kanjut bahas ini. Sekarang coba lihat lagi cuplikan ini.” Anto mengingatkan semua orang di sana. Setelah itu mereka semua melihat lagi lanjutan dari cuplikan itu yang terlihat masih lanjut.


Cuplikan itu melihat semua para prajurit menggunakan senapan membantai warga di sana dan juga tidak terlihat bersalah sama sekali. Mereka sangat menikmati saat melakukan pembantaian itu. Di saat itulah, Luis muncul dengan teleportasinya lalu membatai semua para prajurit itu tanpa ampun sama sekali. Semua warga yang tadinya terluka langsung di sembuhkaa oleh Luis dengan cepat sali, lalu langsung pindah ke tempat pembataian selanjutnya. Dia melakukan hal yang sam di sana, langusng membatai dan menyelamatkan warga.


***


Setelah melakukan hal yang sama berulang kali dan menyelamatkan berbagai orang, Luis selesai dan semua pasukan kerajaan tidak ada yang tersisa sama sekali. Luis terbang meyang di udara lalu diam di tempatnya. “Semua penduduk kerajaan ini, aku telah menghabisi para prajurit yang tidak tahu terima kasih itu dan juga akan memgambil alah kerajaan ini. Jika ada yang keberatan katakan saja, lalu keluarlah dari kerajaan ini. Karena di bawah pimpinanku, akan ku ubah kerajaan ini jadi lebih baik dan dengan pengetahuan baru juga.” bicara Luis dengan hanya terdengar suaranya saja di seluruh negeri. ‘YAEYYY…!!’ Sorak-sorakan terdengar saat semuanya telah berakhir dan semuanya itu di lakukan dalam beberapa jam saja dan juga masih malam.


-Luis hentikan sebentar!- Suruh NAVI dengansopan. Luis langsung menghentikan pemutaran cuplikan itu. Semua orang di sana melihat ke Luis kecuali Anto.


“Aku hanya menuti perintah saja.” Jawab Luis dengan sopan pada Suci. Suci langsung melihat ke Anto termasuk yang lainnya. Anto diam saja saat di lihat seperti itu.


Suci hanya melihat ke Suci dan tidak berkata apa-apa menunggu Anto yang bertanya padanya. “Nah Suci, apa kamu masih ingin tahu lanjutannya?” Tanya Anto padanya.


“Ya. Aku masih ingin tahu.” jawab  Suci dengan singkat dan jelas. Anto tidak langsung menjawab dan diam sebentar.


“Mm… Kenapa kamu ingin tahu?” Tanya Anto pada Suci dengan serius sekali. Suci tidak langsung menjawab saat melihat wajah Anto yang serius sekali.


“Kalau itu sih, karena aku ingin tahu saja.” Jawan Suci dengan agak ragu pada jawabannya. Anto terdiam sambil melihat ke arahnya.


“Suci, Suci. Lebih baik kita sudahi saja pemutaran cuplikan tadi. Yang sekarang tiba waktunya untuk menanyakan sesuatu yang sangat penting sekali.” Bicara Anto sambil melihat ke Sherly, Riana dan Tiara. mereka bertiga seharusnya jadi tegang dan sedih setelah melihat semua itu, namun malah mereka bukannya sangat sedih, malah terlihat baik-baik saja dan juga malah terlihat senang meski tidak di tampilkan mereka. “Sekarang saat kalian berdu… bertiga jelaskan semua yang telah terjadi!” Minta Anto dengan serius dan tulus.


Mereka bertiga belum ada yang merespon sama sekali. “Baiklah, biar aku saja yang bicara.” Sherly mengajukan diri. Anto hanya melihat ke Sherly dan menunggunya untuk bicara. “Sebelumnya pernah ku jelaskan tentang iblis dan kejadian yang menimpa Dunia ini! Manusia di Dunia ini juga memiliki hasrat yang kuat akan pengetahuan tentang sesuatu yang baru. Oleh sebab itu, dengan berbagai cara mereka akan melakukan apa pun demi tujuannya itu, meski ada dari mereka yang hanya diam saja dan sudah memhami cara kerja Dunia yang mereka tinggali ini.” Sherly yang muali menejlaskan apa yang Anto ingin tahu.


“Kak tunggu!” Riana menghentikan Sherly yang ingin melanjutkan ceritanya. Riana melihat ke Anto saat Sherly hendak akan bicara dan lnjut bercertia. “Bisa ini tidak di ceritakan?” Tanya Riana pada Anto dengan sedikit ragu padanya. Anto yang mendengar permintaan itu hanya diam melihat ke Riana yang sepertinya tidak ingin tahu sama sekalli dengan lanjutannya.


-Aku ingin tahu, tapi lebih baik kamu hentikan saja Anto. Lu rasa ini bisa salah satu jadi kemajuan yang tidak terduga bukan- Suruh NAVI yang hanya melihat Anto diam saja. Meski sudah di suruh, Anto masih diam saja dan belum merespo NAVI atau Riana.


“Hah… Baiklah akan ku turuti. Sherly, jangan lanjutkan cerita membosankan ini. Lebih baik kalau kalian semua jalan-jalan saja di sekitar sini. Dan juga sekalian ubahlah sudut pandang kalian pada istana baru yang akan segera di buat oleh Rajanya.” Anto tersenyum saat mengatakan itu dan juga tidak terlihat marah sama sekali.


Next Chapter