
Setelah itu Anto memasukan kedua tangannya ke dalam kedua portal itu, lalu tiba-tiba seluruh Dunia jadi gelap sekali tanpa ada cahaya yang masih bersinar di dalam Planet itu. -Kamu beneran melakukan ini ya!- kata NAVI yang masih tenang saja.
“Ini menarik NAVI. Aku ingin sekali mencobanya. Aku tidak tahu apa diriku yang lain pernah melakukan hal seperti ini!” respon Anto dengan tenang dan juga masih bisa melihat dengan jelas sekali meski gelap gulita seperti itu.
-Kalau itu sih... ku rasa tidak ada sama sekali- jawab NAVI dengan tenang seperti baru saja mengkonfirmasinya kebenaran yang tidak ada dalam dirinya.
“Terserahlah!” timbal Anto dengan singkat saja lalu kembali ke fokus. “Nah semuanya! Saat ini aku sedang menutup Planet ini dengan kedua tanganku dan tentunya aku dapat melihat dengan jelas sekali di kegelapan ini. Aku bisa melihat layaknya siang hari.” dengan tenang mengatakan itu. “Jika kalian ingin kembali terang, sebaiknya kalian segera kembalikan bola itu. kalian tahu maksudku!” dengan tenang dan mengancam menfatakan itu pada semua orang. “Tapi karena sudah begini, lebih baik ku hancurkan saja kerajaan yang menyuruh mengambilnya, jadi siapa pun yang punya kerajaan ini jangan marah ya. Soalnya itu ulah Raja kalian sendiri.” dengan tenang mengatkan itu lalu diam saja. “NAVI ku serahkan padamu!” dengan tenang mengatakan itu lalu diam dan menunggu saja. NAVI tidak merespon dan hanya melakukan perintah Anto saka. ‘DUAAARRRR!!!’ terdengar ledakan sangat dahsyat sekali dari layar di langit. Setelah itu Anto kemudian menarik tangannya dari portal dan kali ini semuanya kembali normal.
-Wahhhh… semuanya jadi pada kaget. Jujur saja, 50% kekuatan yang sudah ku lepas tadi memiliki banyak dampak terlalu besar karena buru buru melepasnya. Tapi berkat itu juga kita selamat meski hanya sebuag gertakan saja- dengan tenang mengatakan itu meski Anto sudah merasakan kekuatan yang ada dalam dirinya begitu besar.
“Semuanya Aku tidak tahu nama kerajaan yang ku hancurkan itu, yang jelas semua penduduknya masih selamat dan aku hanya menghancurkan semua fasilitas yang ada dis ana tanpa ada yang tersisa satu pun untuk semua orang di kerajaan itu. Bahkan termasuk baju yang sedang mereka pakaia sekarang pun sudah ku hanurkan. Anggap saja saat ini semua orang di keraajaan itu sedang telanjang bulat termasuk Rajanya, tentunya hanya laki-laki saja yang ku telanjangi.” dengan tenang Anto mengatakan itu pada semua orang. Setelah Anto diam sejenak. “Aku akan membuatnya jadi normal lagi kalau kamu segera mengembalikannya dalam waktu 2 jam. jika tidak, akan ku kutuk semua laki-laki di kerajaamu supaya tidak bisa memakai baju sehelai pun, hingga keturunan kalian tidak akan pernah bisa juga memakai pakaian. Tapi karena ini melibatkan semua orang du Dunia ini, lebih baik ku buat saja telanjang semua laki-lakinya kalau tidak bekerja sama membawa semua temanku.” dengan tenang Anto mengatakannya.
-Kamu kejam- kata NAVI saat Anto berhenti senejak bicara. -Terserahlah, yang penting kamu senang- kata NAVI lagi yang diam saja memperhatikan Anto melakukan apa yang di inginkannya.
“Sudah ku putuskan, lebih baik ku hancurkan saja sekalian dunia ini. Toh, tidak ada gunanya karena kalian berbuat seenaknya saja pada teman dan keluargaku.” dengan tenang mengatakan itu pada mereka.
-Ini bukan kejam lagi, tapi sangat terlalu kejam. Andaikan Dewa Dunia ini tahu, dia pasti akan…!- NAVI tiba-tiba terdiam dengan meliat ke langit karena ada sesuatu yang datang mendekat ke dirinya. -Ternyata sungguh ada ya!- kata NAVI saat melihat banyak sosok mahluk bersayapa terbang di langit ke dirinya. -Menurutmu apa itu?- Tanya NAVI pada Anto yang masih senyum tenang.
Anto diam saja melihat mereka yang sedang berbaris rapi saat sampai dengan terus terbang. “Mungkin mereka di sebut Malaikat, tapi entah kenapa dalam hatiku itu terasa bukan seperti malaikat sesungguhnya!” respon Anto dengan tenag saja.
Anto terdiam sebentar memikirkannya sambil terus melihat ke mereka yang belum melakukan apa pun. “Kalau gitu Angry saja! Kalau Ayam tidak terlalu bagus.” jawab Anto dengan tenang. “Tunggu!” minta Anto lagi yang memikirkannya kembali. “Flyman! Kurasa lumayan. Karena bentuknya seperti kita dan hanya punya tambahan sayap saja.” tambahnya meski cuma menambhakan beberapa kata saja.
-Kalau gitu akan ku simpan saja- timbal NAVI dengan tenang saja. Setelah itu Anto terus melihat ke para Flyman di langit yang terbang melihat padanya. Anto terus melihat ke mereka yang masih berbaris rapi denga lengkap senjata mereka. Tidak ada satu pun yang terlihat seperti pemimpin di antara mereka.
“Apa kalian ingin melawanku?” Tanya Anto pada mereka semua yang melayang rapi di tempat. Semua Flyman itu tidak ada yang merespon meski di Tanya dan tetap siaga saja. Anto kemudian menggunakan Skil tak terlihatnya dan jadi hilang sepenuhnya dari tanah dan juga di layar. Layarnya tidak berpindah mengikuti Anto yang hilang dan hanya menunjukkan tempat yang sama, tapi sebenarnya Anto sudah terbang di dekat salah satu Flyman yang paling depan. NAVI kemudian memindainya dengan tenang dan tidak bersuara sama sekali .
-Sudah selesai!- kata NAVI singkat. Anto yang mendengar itu langsung saja teleportasi lagi dan kembali ke tempat semula. Setelah itu Anto menampkan dirinya lagi dengan tenang pada ara Flyman.
“Sebaiknya kalian jangan bergerak dari tempat kalian.” minta Anto saat para Flyman mau menyerangnya. Para Flyman jadi terlihat ragu saat mendengar berkata seperti itu. “Mumpung kalian menontonku, ku perlihakan sesuatu menarik di Dunia kalian ini pada kalian semua, yang mungkin saja kalian tidak pernah kunjungi sama sekali.” kata Anto dengan tenang membuka sebuah portal di depannya. Setelah itu Anto masuk saja dengan santai meninggalkan para Flyman itu. Saat sampai di balik portal, dia menemukan dirinya berada di taman yang indah dan banyak sekali bunganya. Bukan hanya itu saja, semunya serba putih dan tidak ada yang kotor sama sekali.
-Sebentar lagi ada ada banyak Flyman yang ke sini. Sebaiknya kamu selesaikan dengan cepat saja!- Suruh NAVI pada Anto yang masih menikmati pemandangan di sana. Anto kemudian langsung melayang, tapi jatuh lagi saat merasa ada tarikan dari bawah kakinya. Tapi Anto menggunakan beberapa kekuatannya untuk terbang tapi kekuatan yang masih berusaha menariknya itu terus menerus membuat Anto tertekan dan di tarik. Anto memaksakan diri dan membuat tarikan itu jadi ringan seperti tidak ada apa-apanya.
“Saat ini sebaiknya kita lihta saja dari ketinggian!” kata Anto lalu melesat terbang ke atas dengan cepat sekali. Anto terus terbang sambil melihat terus ke bawah yang semakin lama semakin mengecil dan melihat banyak pemandangan baru.
-BERHENTI!- dengan tegas NAVI meminta secara tiba tiba. Anto dengan cepat berhenti seketika di tempatnya karena di minya. -Lihat atas makanya!- kata NAVI dengan tenang. Anto melihat ke atasnya dan menemukan sebuah bahasa tulisan yang tidak di kenalnya. -Sejenis Rune sihir. Sejenis sihir tepatnya meski lebih unggul dari yang di buat Manusia- dengan tenang memberi tahu Anto.