
Anto yang tidak tahu kenapa itu terjadi, merasa heran dan hanya bisa terdiam merasakan ada pemberitahuan seperti penjelasan masuk ke dalam dirinya. Tapi di saat yang sama juga mulai paham kalau tempat dirinya berada itu dalam sebuah tempat yang belum ada namanya sama sekali. Dia merasa harus menamai tempat dalam dirinya itu, bukan kerena di minta tapi karena merasa harus di namai. “Meski aku merasa seperti itu… ku rasa ada sesuatu yang penting dalam menamai sesuatu. jika salah langkah saja, nama akan berakibat fatal karena akan di kenal di kemudian hari oleh siapapun yang menemukannya lagi. Misalnya seperti lautan Sprirtual itu juga sebuah nama. Kalau gitu menamainya dengan… tapi apa?” Tanya Anto dalam dirinya karena akan di beri tahu fungsi setelah di beri nama dengan terus memikirkan nama yang cocok buat lokasinya saat ini..
Anto memikirkan akan memberinya nama pada tempat dirinya berada itu. Setelah beberapa lama memikirkannya Anto selesai dan merasa menemukan nama yang cocok untuk tempat itu. “Mulai detik ini…!” Anto bisa merasakan deg-degan dari tempat itu. “Namamu… Inti Jiwa…” Setelah mengatakan itu tanpa suara, semunya jadi hening setelah meraskan deg-degan itu yang tidak terasa lagi. Anto merasa harus memberi alasan kenapa dia harus memakai nama itu dengan pasti. “Alasan pertama aku menamaimu ini, karena Inti Jiwa merupakan bagian dari ruang spiritual. Ini yang ku rasakan. Yang kedua alasannya itu karena tempat ini seolah-olah berada di bagian terdalam dan juga dekat dengan Lautan spiritual.” Setelah mengatakan itu, Anto merasakan kalau syara yang menyuruhnya bicara itu sedang diam saja merenungkannya. Anto menunggu cukup lama sekali karena tidak ada respon sama sekali.
Setelah beberapa lama menunggu, Anto merasakan ada sebuah kehangatan keluar dari dirinya yang tidak di ketahui apa itu. “Pemadatan?” Tanya Anto yang merasa seperti itu. Anto diam lagi dan menunggu selanjutnya apa yang terjadi. Lama kelamanaan ternyata Anto tahu kalau jiwanya itu sedang di bentuk jadi sesuatu yang baru berdasarkan pemberiahuan dari sesuatu yang tidak di ketahuinya sama sekali. Anto hanya diam menunggu merasakan kehangatan itu. Setelah merasa kehangatan itu menghilang, Anto masih tenang dan tidak tahu apa yang terjadi padanya. Anto langsung tahu kalau kekuatan yang tidak stabil miliknya telah di stablilkan, lalu setelahnya di suruh membuat permintaan apa pun.
Anto hanya terdiam saja saat merasakan itu dalam dirinya. “Permintaan apa pun. Ku rasa kamu bohong.” Timbal Anto dengan yakin dan ragu. Tapi sesuatu itu malah membalas Anto dengan bahasa alam dengan nada mengejeknya dan Anto membalas lagi dengan bahasa alam untuk menyuruhnya diam dan tidak berbohong. Tapi, malah sesuau itu seperti kaget dengan perkataan Anto yang membalasnya dengan bahasa alam. Anto bertanya padanya kenapa dia kaget, tapi sesuatu itu malah semakin kaget saat Anto bertanya. Dia langsung Tanya kenapa dia tahu bahasa alam. Anto langsung jawab karena mempelajarinya dengan jujur sekali padanya.
Sesuatu yang bicara padanya itu terdiam dan bisa di rasakan oleh Anto. Setelah itu dia di perbolehkan mengajukan 3 permintaan apa pun. Anto yang meraskan itu malah heran lagi karena sepertinya ada sesuatu yang tidak beres. Tapi perasaannya itu langsung di respon kalau itu bukan alasannya melainkan sebuah kepercayaan yang mendalam karena telah di ajarkan bahasa alam itu. Anto pun jadi tambah tidak mengerti lagi maksud dari sesuatu itu. Tapi dia merasakan kalau semua perkataannya itu ada sebab akibat yang akan di timbulkan seperti hubungannya dengan para tumbuhan di Dunia lain. Anto yang merasa seperti itu jadi tidak bisa berbuar apa-apa karena dia tahu kalau itu sangat penting dan juga selalu berkaitan dengan takdir dan kehidupannya sendiri.
Anto pun merespon sesuatu itu, kalau dirinya akan mengajukan tiga permintaannya. Dia jadi merasa senang dengan balasas Anto yang akan segera meminta sesuatu, tapi di sisi lain Anto malah merasa kalau permintaan itu seperti di paksakan padanya. Tapi mau bagaimana lagi Anto hanya bisa membuat permintaan. “Permintaan pertama…!” Anto memikirkanya dengan serius sekali. “Meski tidak terkabul, sebaiknya ku minta saja.” Pikirnya dengan serius sekali. *“Aku ingin Skil Studyku tetap pada diriku selamanya.*” minta Anto dengan jelas dan serius sekali.
Anto merasakan sesuatu memberi tahunya kalau dia harus meminta jika iangin melihat Skilnya dan pasti akan muncul di depannya. Anto yang di beritahu seperti itu terdiam sebentar dan dengan agak ragu mencoba saran itu, tapi karena ingin tahu Anto pun mencoba saran itu meski sedikit ragu. Saat mencobanya dengan serius, ternyata itu berhasil setelah beberapa saat meminta Skilnya menunjukkan diri di depannya. Anto melihta cahaya bola susu di yang kecil. ‘Permintaan Kedua Sebutkan!’ minta suara itu pada Anto yang masih melihat ke Skilnya. Anto pun jadi teringat lagi. “Permintaan keduaku ingin tambah kuat 1000 kali lipat!” Dengan serius meminta Anto padanya.
Suara itu tidak langsung merespon. ‘Berdasarkan Karma Dan Dharma, Permintaan Di Terima! Melakukan Perbaikan Pada Tubuh’ Anto jadi terdiam saja karena tidak menyangka permintaan itu akan di terima dengan mudahnya. Anto yang di dalam sana merasakan rasa akit seperti di gigit semut di seluruh bagian tubuhnya, tapi itu hanya terasa selama beberapa detik saja. Setelah itu Anto merasa ada yang masuk ke dalam dirinya. ‘Peringatan Tingkat Kekukuatan Yang Masuk Melebihi Kemampuan Tubuh. Mencari Data Terkait!’ Anto hanya terdiam saja mendengarkan. ‘Data Terkait Tidak Ada. Solusi Lain Membuat Sesuatu Yang Tidak Mungkin Jadi Mungkin!’ Anto yang mendengar itu jadi tidak mengerti.
Lalu perasaan itu muncul lagi dengan bahasa alamnya menjelaskan maksud dari pesan suara itu untuk melakukan sesuatu pada kekuatan yang di mintanya itu, karena kekuatan itu tidak bisa di tampung dalam tubuh dan lautan Spritualnya. Lalau tidak dirinya akan meledak karena kelebihan beban. Anto yang mendengar itu jadi heran dan penasaran, tapi masih tenang saja karena merasa itu bukan masalah yang besar. “Seperti gawat juga. Kalau gitu masukan ke dalam Inti jiwa ini dan gabungkan semuanya di dalam sini!” timbal Anto dengan serius sekali meski itu dadakan sekali.
‘Solusi Di Terima’ Setelah itu Anto merasakan ada sesuatu yang masuk lebih dalam dirinya. Anto tetap tenang karena semua itu stabil, tapi di saat yang bersamaan juga, Skil yang di depan matanya terserap. Anto langsung mendapatkan semua data yang ada dalam Skil itu ke dalam dirinya termasuk kekuatan besar itu masih terserap ke dalam dirinya. Setelah beberapa saat, kekuatan itu berhenti mengalir padanya. Anto jadi lebih tenang dan juga merasa serba tahu dalam dirinya akibat dari Skilnya yang ikut masuk ke dalam dirinya.