
‘Kekuatan Anda Telah Melewati Batas Manusia... Apa Anda Berniat Jadi Dewa?’ Tanya suara itu pada Anto. “Tidak Mau!” Jawab Anto dengan serius dan tidak ingin sama sekali. ‘Permintaan Di Tolak. Mencari Solusi lain!’ Anto yang tahu itu jadi merasa terpaksa menuruti apa yang di minta dan mencari cara lain suapaya tidak jadi Dewa. Dirinya sebenarnya sangat tidak ingin jadi Dewa karena itu akan membatasi dirinya sendiri dalam bertindak. “Sepertinya kekuatanku bertambah besar lagi, apa ada cara supaya tetap terjaga sampai mati?” Tanya Anto yang memikirkanya supaya kekuatannya tetap sama saat dirinya bangun nanti. Anto terdiam mencari cara supaya memecahkan masalah dirinya yang kelebihan kekuatan, di saat yang tepat sebuah data keluar dari Skilnya yang di simpan. Anto medapatkan data mengenai reinkarnasi yang mencocokkan kekuatan dengan tubuh seseorang, tapi itu akan memerlukan waktu yang lama karena dirinya masih ingin hidup.
Tapi Anto jadi mendapat ide dengan data itu, dari pada membuat tubuh baru lebih baik membuat Jiwa baru yang menyesuaikan dengan tubuh yang di milikinya. Dengan begitu, kekuatannya akan tetap sama seperti yang di milikinya dan juga kekuatan itu mengikuti aturan yang ada. “Aku ingin menggunakan permintaan ketigaku, aku ingin Jiwa baru yang menyesuaikan dengan tubuh penggunanya supaya kekuataku bisa tetap ku gunakan dengan maksimal, di mana pun dan kapan pun itu.” Dengan sangat yakin Anto meminta itu. Suara itu tidak lansung muncul dan masih terdiam. ‘Permintaan Di Terima’ Jawab suara itu. Anto yang mendengarnya tidak meduga kalau permintaan itu juga di terima.
‘Pengompresan Jiwa Akan Dilakukan Mohon Menahan Sakit Yang Luar Biasa’ Anto yang mendengar itu membeku. “Eh!” Tapi Anto malah merasa sakit itu seperti di gigit semut saja. ‘Pengompresan Selesai!’ Suara itu memberi tahu. ‘Selamat Anda Orang Pertama Yang Memiliki Jiwa Terkuat Di Alam Semesta Ini Anda Mendapatkan 3 Permintaan!’ Anto yang mendengar itu jadi heran lagi karena mendapat 3 permintaan untuk yang kedua kalinya. Di sisi lain Anto merasakan sesuatu yang tidak di ketahuinya itu sedikit kaget, saat mendengar perkataan suara itu. Anto kemudian bertanya padanya, kenapa dia jadi sangat kaget begitu. Sesuatu itu langsung merespon karena tidak pernah ada yang mendapat 6 kali permintaan secara berturut-turut.
Anto yang mendengar itu, merasa biasa saja dan tidak melakukan terlalu besar. Anto langsung di respon kalau itu hal besar karena merupakan pertama kali dalam sejarah ada yang dapat 6 permintaan berturut turut. Anto yang mendengar itu jadi semakin merasa biasa saja, karena sebuah pencapaian itu kan bisa di dapat melalui hal yang belum pernah di lakukan seseorang. Itu sangat tertera jelas dalam novel dan komik yang pernah di bacanya. Anto kemudian merasa meuncul ide lagi yang cukup serius sekali dalam pikirannya. “Aku minta semua kekuatanku tidak terkumpul dalam lautan spiritual dan terkumpul dalam Inti jwa dengan memadatkan mereka sepadat mungkin.” Anto meminta itu untuk yang ke empat dengan biasa saja mengatakannya.
Suara itu terdiam lagi dan belum memproses permintaan Anto. ‘Permintaan Di Terima!’ Anto yang mendengar itu sedikit kaget dan tidak menduga. Setelah itu Anto merasakan di gigit semut lagi. ‘Selamat Anda Mendapatkan 3 Permintaan lagi!’ Anto yang mendengar itu masih biasa saja, sedangkan sesuatu yang tidak di ketahuinya itu malah tambah kaget sekali. “Ini sungguhan kan?” Tanya Anto dalam hatinya yang masih belum percaya meski sudah terjadi. “Meski ini cuma permintaan yang aneh dan belum pernah di lakukan, apa ini tidak berlebihan untuk di kabulkan!” dengan tenang merenungkannya. Setelah beberapa saat memikirkannya, Anro mencoba cara lain untuk menggunakan permintaannya itu supaya bisa mencapai tujuannya dengan cepat. “Jika aku menggunakan semua permintaan ini untuk membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin… ini pasti bisa. Tapi pasti ada harga yang harus di bayar akibat permintaan itu.” dengan yakin sekali dan percaya bahwa yang di di lakukannya itu pasti ada akibatnya sendiri. Tapi demi mencapai tujuannya dengan cepat, Anto mulai membuat permintaan yang inginndi lakukannya, supaya semakin cepat selesai. Di sisi lain Anti yang membuat permintaan, tidak menyadari dirinya semakin kuat tanpa di sadari sama sekali.
Setelah banyak sekali pencapaian yang aneh dan juga sudah banyak sekali permintaan yang di buatnya. Anto sudah tidak tahu lagi mau permintaan apa lagi, karena masih banyak sekali yang permintaan yang tersisa. Di sisi lain Anto yang belum terbiasa dengan kekuatannya yang ada dalam dirinya, dapat merasakan kesedihan, kekesalan, marah, kecewa, pasrah dan masih banyak lagi dari sesuatu yang tidak di ketahuinya sama sekali, berasa dari orang lain yang terasa dekat dan jauh. Meski merasakan itu, Anto sama sekali tidak pedali dengan sesuatu itu dan milih memikirkan apa yang akan di mintanya karena masih banyak permintaan yang belum di mintanya. “Tinggal 100 permintaan lagi yang belum ku minta. Karena banyak pencapaian, tanpa sadar ku lupa kalau ini Dunia nyata dan bukan game.” Dengan merasa biasa saja pada dirinya. Setelah itu Anto terdiam saja memikirkan apa yang akan di minta selanjutnya.
“Saat ini aku tahu kalau diriku bisa meraskan kekuatan yang sangat besar sedang bergejolak dalam diriku. Tapi kontrolku sama sekali tidak bisa membantu sama sekali. Mungkin akan ku gunakan setengah dari permintaan ini untuk membantu ku mengontrolnya.” Pikir Anto dengan serius sekali. “Akan ku gunakan 50 permintaanku untuk membuatku bisa mengontrol semua kekuatan yang ku miliki ini.” Minta Anto dengan serius sekali. Setelah itu Anto menunggu saja permintaannya itu akan di kabulkan atau tidak. ‘Permintaan Di Terima!’ Setelah itu Kekuatan yang bergejolak seperti ombak perlahan terasa seperti sungai yang mengalir tenang. “Sepertiya belum bisa maksimal, sebaiknya ku gunakan semuanya untuk permintaan ini.” Pikir Anto denga serius lagi. “Gunakan semua permintaan untuk bebas mengontrol semua kekuatanku.” Anto menggunakan semua sisa permintaanya untuk membiarkan dirinya mengontrol bebas kekuatannya dengan sempurna.
Anto menunggu saja respon dari suara itu. ‘Permintaan Di Terima!’ Setelah itu Anto merasa tenang, kekuatan yang mengalir seperti sungai kini jadi sebuah ketenangan tanpa batas dalam dirinya yang selalu menuruti apa keinginannya. Setelah merasakan itu Anto itu, Anto merasakan ketakutan, kesedihan, dan butuh pertolongan yang masih semakin terasa jelas dari sebelumnya. Anto merasa terdorong melakukan itu dan langsung mengatakn bantu mereka dengan bahasa alam. Setelah mengatakan itu, Anto merasa semua ketegangan tadi membaik dan kini jadi sebuah berkah. Anto yag merasakan itu jadi tenang. “Sepertinya aku bisa melakukan apa pun yang ku mau sekarang.” Dengan senang mengtakannya dan juga belum tahu sebenarnya dia itu melakukan apa barusan itu.
‘Selamat Anda Mendapat 3 Permintaan lagi!’ Anto yang mendengar itu jadi terdiam lagi karena mendapat prestasi dadakan yang tidak terduga lagi. “Sebaiknya ku simpan saja untuk saat ini!” pikirnya dengan matang-matang. “Selain itu, yang ku rasakan tadi mirip dengan bahasa alam yang ku gunakan… Mungkin lebih tepatnya adalah versi lebih besar dari kekuatan alam itu sendiri.” Anto yang mengingat dirinya saat menyuruh membantu tadi, di saat yang sama merasa kalau itu terjadi dalam kehidupan nyata saja. Selain itu, Anto merasakan sesuatu dari orang atau mahluk yang tidak di ketahuinya sudah terlalu kaget dan tidak bisa berkata apa-apa lagi dengan tindakannya itu. “Oh ya, sebaiknya ku gunakan satu permintaan supaya aku bisa bolak-balik ke sini!” Anto yang mengingatnya lalu membuat permintaan itu dengan cepat.