
"Hanya satu kemungkinan bahwa kita masuk ke dunia ilusi dari segel cakram langit" ucap Long Tian.
" Penguasa magsud ada bahwa selama ini kita terjebak di dunia ilusi?" Tanya Long Yu
" Benar, hanya itu yang masuk di akal" ucap Long Tian.
" Jadi penguasa apa yang harus kita lakukan." Ucap Jenderal Long Pang.
" Kita Kembali ke awal, persiapkan lagi prajurit di kapal kapal perang" ucap Long Tian.
"Baik Penguasa" Ucap Jenderal Long Pang yang langsung meninggalkan Long Tian dan Long Yu.
"Paman Yu kita hanya berdoa semoga kita bisa keluar dari dunia ilusi ini." Ucap Long Tian.
" Kami akan selalu menemai Penguasa dimanapun dan kapanpun" Jawab Long Yu.
Satu jam kemudian terlihat Jenderal Long Pang Kembali.
" Penguasa semua pasukan sudah siap." Ucap Jenderal Long Pang.
Long Tian hanya mengangguk dan dia membuat gerakan segel dan mengarahkan tangannya ke atas kapal, cahaya emas keluar dari tangannya dan mulai melebar melapisi kapal Dunia Naga dan membuat pelindung berbentuk cahaya emas.
Long Tian kemudian merobek ruang dan sobekan ruang itu sangat besar, kapal Dunia Naga melesat ke sobekan ruang tu dengan kecepatan cahaya dan sobekan ruang langsung menutup.
Kapal Dunia Naga keluar dari sobekan ruang dan cahaya terang menerangi mereka karena cahaya di luar berbenturan dengan segel cahaya emas.
Laju kapal Dunia Naga tetap dengan kecepatan cahaya dan sinar menyilaukan itu pun menghilang dan berganti dengan pemandangan batu batu meteor berwarna Putih berjumlah jutaan dan sempat bertabrakan dengan pelindung kapal dunia Naga.
Long Tian menghentikan kapal Dunia Naga dan terlihat jelas bahwa mereka berada di semesta yang baru.
Long Tian menggunakan cahaya emas penariknya dan memasukan sebanyak banyaknya batu meteor Putih tersebut karena batu meteor Putih hanya bisa di lebur dengan proses penempaan tidak bisa di serang dengan kekuatan Qi atau kekuatan jiwa.
Jutaan batu meteor Putih di panen Long Tian dan kini nya angkasa sudah mulai kosong.
Long Tian mencoba menggunakan ilmu mata emas nya, bola matanya berubah menjadi emas dan dia melihat bahwa di jarak 200 kilometer di depannya ada sebuah dunia.
Long Tian mencoba melihat dunia itu dan dia melihat bahwa kehidupan di dunia itu cukup tenang dan tidak ada peperangan apapun.
" Akhirnya ada dunia yang bisa kita kunjungi" Ucap Long Tian
Jenderal Long Pang dan Long Yu langsung menarik nafas Panjang.
Long Tian mengarahkan Kapal Dunia Naga kearah dunia itu dengan kecepatan cahaya, kapal dunia naga melesat dengan kecepatan penuhnya.
Beberapa saat kemudian kapal Dunia Naga sudah berada 50 kilometers dia atas angkasa Dunia itu.
"Kirimkan mata mata kita ke dunia itu jika bersahabat maka kita Paman Yu dan Jenderal Long Pang silahkan berdiplomasi dengan mereka, informasikan setiap hal kepadaku" ucap Long Tian.
" Baik Penguasa" mereka berdua pamit dan Long Tian kemudian berdiri dan melihat kembali dunia itu.
Long Tian melihat bahwa di hutan hutan itu banyak sekali binatang Iblis yang sudah berumur jutaan tahun, tapi melihat banyaknya desa manusia sekitar hutan tersebut dia meyakini bahwa binatang iblis itu jarang menyerang manusia disana.
Dia melihat bahwa bangunan bangunan disana juga sama dengan di semesta manusia Dewa, begitu pula dengan gaya berpakaian mereka pun sama.
"Apa aku kembali ke Semesta Manusia dewa" ucap Long Tian dalam hati.
"Ya dimanapun juga yang penting sudah keluar dari dunia ilusi cakram langit" ucapnya kembali dalam hati.
Long Tian melihat satu kapal miliknya yang memasuki langit dunia itu, dan itu adalah kapal milik pasukan mata matanya, meski itu kapal perang tapi memiliki bentuk seperti layaknya kapal transportasi angkasa lainnya.
Long Tian terus mengawasi kapal miliknya dan dia melihat bahwa kapal miliknya diberhentikan oleh dua kapal perang yang tidak sebesar kapal perang miliknya.
Dia tetap memantau dari Kapal Dunia Naga, dan kini kapal mata matanya di kawal oleh kedua kapal perang itu ke sebuah kota dan kapal mata mata nya turun di kota itu bersama dengan dua kapal perang itu.
Long Tian melihat bahwa mata mata mereka dibawa oleh Prajurit prajurit kapal perang dunia itu memasuki sebuah ruangan.
Long Tian tidak mau menggunakan mata emas karena mata emas tidak bisa fokus tapi melihat secara luas.
Meski mata emas bisa menembus apapun termasuk menembus bangunan bangunan dan dia bisa melihat jelas apa yang ada di dalam bangunan dan hal ini menyakitkan pandangannya karena dia bisa melihat hal yang dia rasa tidak pantas untuk dia lihat, makanya dia hampir tidak pernah menggunakan ilmu mata emas.
Long Tian masih menunggu mata matanya keluar dari bangunan tersebut dan jika tidak maka dia akan mengirim pasukan perang nya.
Satu jam, dua jam dan memasuki jam ke 3 terlihat mata matanya keluar dari bangunan itu dengan hanya di antar oleh 1 orang Prajurit.
Long Tian merasa senang akan hal ini, karena ini berarti dunia ini berisi dunia orang orang yang baik.
Long Tian kemudian memilih untuk kembali ke kediamannya.
Di kediaman nya dia bertemu dengan Hao Ling dan dia menjelaskan situasinya saat ini kemudian dia mengajak Hao Ling untuk beristirahat.
….
Satu minggu sudah berlalu dan saat ini terlihat bahwa Long Tian sedang bersama dengan Jenderal Long Pang dan Long Yu di teras rumahnya.
"Penguasa, berdasarkan dari mata mata kita yang sudah kembali… dunia itu adalah Dunia Api, dan saat ini kita memang berada di Semesta Dewa" ucap Jenderal Long Pang.
" Apakah mereka menerima keberadaan kita" ucap Long Tian.
" Penguasa, informasi dari mata mata mereka di dunia api terbuka untuk siapapun dan mata mata kita juga mengatakan jika pendatang baru hanya di data dan membayar biaya masuk dunia itu" ucap Jenderal Long Pang kembali.
" Jalankan sesuai rencana, Jenderal Long Pang dan Paman Yu silahkan temui Penguasa daerah itu, bawa 100 prajurit tingkat dewa emas tahap akhir sebagai Pengawal kalian." Ucap Long Tian.
"Baik penguasa, kami pamit dan akan segera berangkat ke Dunia api." Ucap Jenderal Long Pang dan Long Yu yang langsung pamit dan meninggalkan kediaman Long Tian.
Long Tian meminum teh nya dan kembali membaca kitab yang dimilikinya, kitab tentang pengendalian ilmu mata emas, meskipun dia tidak menyukai melihat tembus pandang tapi disaat seperti kemarin di merasakan bahwa ilmu mata emas dapat membantunya jika dia bisa fokus hanya melihat apa yang dia inginkan.