Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 73 part 2


Long Tian dan wanita muda itu meninggalkan rumah makan itu dengan berjalan berdampingan setelah mengunci pintu rumah makan itu.


"Namaku Han Yi, siapa nama anda" ucap wanita muda itu dengan ramah.


"Namaku Tian, nona siapanya Patriark Han yang tadi di rumah makan" ucap Long Tian dengan ramah sambil menengok ke samping kirinya melihat wajah Han Yi.


"Itu ayah ku, dan aku satu satunya anak Patriark Han" ucap Han Yi dengan ramah sambil tersenyum dan tetap berjalan.


"Apakah semua di kota ini berkultivasi dan memiliki tingkat pencipta" ucap Long Tian sambil melihat sekelilingnya.


"Itu benar, sejak kejadian penyerangan lima puluh tahun lalu semuanya jadi giat berkultivasi, apakah anda tidak ingin ikut memasuki dunia kecil yang akan segera terbuka, jika anda mau kita bisa pergi berdua" ucap Han Yi dengan ramah.


"Entahlah aku selama ini berpetualang dan jarang diam dengan waktu lama di satu kota" ucap Long Tian dengan ramah sambil terus berjalan di samping kanan Han Yi.


"Tian, bagaimana jika kau menginap saja di rumah ku, kediaman ku besar dan banyak juga kamar kosong aku yakin ayahku tidak akan keberatan selama kau tidak masuk ke kamarku" ucap Han Yi dengan ramah sambil tertawa ringan.


"Begini saja jika memang di penginapan angsa putih sudah penuh maka mau tidak mau aku menerima tawaran mu Yi, tapi apakah Patriark Han benar benar tidak akan keberatan" ucap Long Tian dengan ramah.


"Sudahlah kita langsung ke kediaman ku saja, Ayahanda tidak akan keberatan dan memang di kediaman kami ada paviliun khusus untuk para tamu jadi anggap saja kau tamuku" ucap Han Yi dengan ramah sambil tersenyum hangat.


Long Tian hanya tersenyum ramah dan terus mengikuti Han Yi.


Mereka berdua sampai di depan sebuah kediaman yang sangat besar dan luas, tertulis di atas gerbang masuk kediaman itu "KLAN HAN".


"Tian ini kediaman ku dan itu penginapan angsa putih, ayo kita temui ayah ku, dia biasanya sedang menunggu ku di taman rumahnya" ucap Han Yi dengan ramah sambil melangkah memasuki gerbang Klan Han di didampingi oleh Long Tian.


"Ini tamuku, apa ayahku masih menungguku" ucap Han Yi dengan ramah ke para penjaga gerbang klan nya.


"Benar Nona muda, ayah anda masih seperti biasa menunggu anda" jawab penjaga gerbang klan.


Han Yi dan Long Tian memasuki Klan Han dan mereka melewati banyak bangunan besar sampai akhirnya tiba di sebuah taman dan ada seorang pria sepuh yang tadi Long Tian lihat di rumah makan.


"Ayah, ini Tian, dia pengunjung di rumah makanku dan dia kemalaman apakah bisa dia menginap di paviliun tamu" ucap Han Yi dengan ramah ke Patriark Han yang merupakan ayahnya.


"Salam untuk Patriark Han, nama saya Tian" ucap Long Tian dengan ramah.


"Anakku selama ini kau tidak pernah membawa laki laki kesini, baiklah dia bisa menginap di paviliun tamu, dan sebaiknya kau temui dulu ibumu, kasian dia hari ini belum melihatmu sama sekali" ucap Patriark Han dengan ramah dan tersenyum ke Long Tian.


"Ayah apakah ayah tidak bisa menemui dewan alkemis untuk meminta dibuatkan pil penyembuh tingkat pencipta buat ibu" ucap Han Yi dengan ramah sambil mengajak Long Tian untuk duduk di depan ayahnya.


"Yi, kenapa ibu mu memerlukan Pil Penyembuh tingkat pencipta" ucap Long Tian dengan ramah.


"Tian, lima tahun lalu istriku terluka akibat kesalahan saat kultivasi sehingga dia mengalami luka dalam yang cukup parah, oh iya kau lurus saja nanti ada Paviliun berwarna biru, itulah paviliun tamu, kau bisa beristirahat disana" ucap Patriark Han dengan ramah.


"Patriark Han, anda juga sepertinya sedang terluka" ucap Long Tian dengan ramah.


"Ini hanya luka ringan saja, tidak masalah, kau beristirahat lah, disana ada para pelayan yang bisa kau suruh jika kau memerlukan sesuatu" ucap Patriark Han dengan ramah.


Long Tian kemudian mengeluarkan dua pil penyembuh tingkat pencipta dalam sebuah kotak giok kecil dan memberikannya kepada Patriark Han.


"Yang satu untuk istri anda dan yang satu lagi untuk anda saja" ucap Long Tian dengan ramah.


"Tian kau memiliki pil yang sangat berharga ini dan kenapa kau memberikan nya ke ayahku" ucap Han Yi dengan mata yang basah.


"Tian saya menerima satu saja untuk istri saya dan yang satu ini saya kembalikan, pil ini sangat berharga dan sangat jarang adanya" ucap Patriark Han dengan ramah sambil mengambil satu butir dan memasukkannya ke dalam kotak giok kecil miliknya.


"Saya ini seorang alkemis, jadi pil penyembuh tingkat pencipta ini tidak ada artinya untuk saya, malah saya hendak menghadiahkan ini untuk anda karena sudah mengijinkan saya bermalam di paviliun tamu anda" ucap Long Tian sambil tersenyum dan memberikan satu Poci besar teh herbal buatannya yang dia letakkan di atas meja itu.


Long Tian juga mengeluarkan satu poci kecil teh herbal buatannya dan tiga gelas gioknya lalu menuangkannya ke masing masing gelas giok itu.


"Tian apa ini, kenapa jadi tamu yang menyiapkan minum" ucap Han Yi sambil mengambil gelas giok di depannya.


"Patriark Han dan kau Yi, cobalah isi poci besar ini sama dengan yang ada di gelas ini" ucap Long Tian sambil tersenyum dan meminum habis teh herbal buatannya.


Patriark Han dan Han Yi kemudian secara bersamaan meminum teh herbal buatan Long Tian yang sudah Long Tian tuangkan di gelas Mereka.


Mereka berdua merasakan banyak perubahan dalam tubuh mereka, luka luka lama mereka menghilang, kulit mereka mengencang bahkan keriput mereka pun menghilang, vitalitas mereka pun kembali prima bahkan lautan Qi mereka kini menjadi tenang dan sangat penuh.


"Minuman ini minuman para dewa" ucap Patriark Han dengan wajah kaget.


"Khasiatnya benar benar ajaib, kulit ku makin halus bahkan kerutan di wajah ku juga menghilang, Tian terima kasih" ucap Han Yi dengan berbahagia.


"Patriark apakah anda pernah bertemu dengan dewa" ucap Long Tian dengan serius.


"Aku tidak pernah bertemu dengan dewa, dan satu satunya dewa yang ingin aku temui hanya dewa naga emas Long Tian saja, sang Penguasa 100 galaksi" ucap Patriark Han dan di angguki oleh Han Yi.


"Bolehkah saya tahu kenapa" ucap Long Tian dengan ramah.