Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Bosan menunggu Xuan Li


Waktu terus berlalu dan sudah lima jam namun peperangan di dalam dunia kecil masih terjadi dan Long juga sudah mulai bosan menunggu.


Long Tian kemudian turun ke atas tanah di samping gerbang dimensi, dia berdiri 100 meter di samping kanan gebang dimensi.


"Tempat ini terlalu kosong" ucapnya berbicara sendiri sambil melihat sekelilingnya hanya tanah kosong saja.


"Pengendalian Alam, Tanah membentuk lah" ucapnya sambil menghentakkan kakinya pelan dan dia memikirkannya sebuah pendopo tanah dengan memiliki meja bulat di tengahnya dan 6 kursi mengitarinya.


Tanah mulai bergerak naik dan perlahan mulai membentuk sebuah Pendopo sesuai yang diharapkan oleh Long Tian.


"Nah jika begini aku bisa duduk dan menunggu" sambil berjalan ke arah pendopo itu dan langsung duduk di salah satu kursi disana.


Long Tian kemudian mengeluarkan empat artefak menara dan menyusunnya dengan rapi di depannya.


Dia kemudian berdiri dan membalikan badannya ke arah bagian belakang pendopo.


"Pengendalian Alam, Kolam terbentuklah" ucapnya sambil menghentakkan kakinya pelan lalu duduk kembali seolah tidak peduli dengan prosesnya namun dia fokus dengan sebuah bentuk kolam melingkari pendopo itu dengan jembatan kecil di bagian depan pendopo.


"Baiklah jika menunggu kalian akan terlalu lama jadi biar aku membantu kalian membersihkan isi dunia dunia kecil ini" ucapnya sambil menggerakkan tangannya dan membuat segel penghapus jiwa dan di menunjuk ke ketiga menara yang belum dibersihkan dari ras iblis darah.


Cahaya emas melesat memasuki ketiga artefak menara itu dan langsung masuk ke dalam dunia kecil di dalamnya.


Long Tian kemudian melihat salah satu dunia kecil di dalam artefak menara itu dan melihat jika dunia kecil itu kini terlapis oleh cahaya emas yang merupakan segel penghapus jiwa dan segel itu tidak diam melainkan mulai mengecil dan terus menerus mengecil sampai mengenai atap bangunan disana dan terus mengecil secara merata sampai masuk kedalam tanah.


Setiap yang mempunyai jiwa baik itu ras iblis darah dan pengikutnya bahkan semua hewan dan binatang di dalam ketiga dunia itu kini sudah menjadi mayat tanpa tau apa yang terjadi sama sekali.


"Lebih cepat begini, tinggal memasukkan semua tubuh itu sebelum membusuk dan menjadi penyakit" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil menyusun ketiga menara itu agar saling berdekatan.


"Pengendalian Alam, Tanah telanlah" ucap Long Tian sambil tersenyum dan tangan kanannya kini berada di atas ketiga artefak menara itu dengan telapak tangan menghadap kebawah.


Long Tian yang masih menggunakan mata emasnya melihat jika mayat mayat ras iblis darah dan pengikutnya serta hewan hewan kini perlahan di telan oleh tanah.


"Baiklah saatnya panen harta" ucapnya sambil kembali menggunakan cahaya emas penariknya dan kini cahaya emas melesat dari telunjuknya memasuki artefak menara itu.


Long Tian menggunakan cahaya emas penariknya untuk menarik semua harta yang ada di dunia kecil di dalam artefak menara.


Dia kini yang sering menggunakan kekuatan kekuatan nya jadi lebih bisa mengendalikannya termasuk saat ini.


Cahaya emas penariknya kini mulai mengumpulkan semua harta yang ada di masing masing dunia kecil dan menumpuknya menjadi satu di dalam dunia kecil itu.


Lima belas menit berlalu dan cahaya emas penariknya sudah kembali, pertanda bahwa tugasnya sudah selesai.


Long Tian kemudian berdiri dan berteleportasi kedalam salah satu dunia kecil dan dia melihat tiga bukit.


Satu bukit koin emas.


Satu bukit senjata


Satu bukit perhiasan dan cincin dimensi.


"Ini lebih mudah dan cepat ternyata untuk menghapus satu dunia" ucapnya sambil berteleportasi kembali ke pendoponya.


Long Tian yang sudah muncul pendopo langsung memasuki dunia kecil kedua dan melakukan hal sama sampai dunia kecil ketiga juga bersih.


Kini dia sudah kembali ke pendopo dan melihat dunia kecil yang sedang di bersihkan oleh Xuan Li dan yang lainnya.


"Mereka bahkan belum selesai" ucap nya sambil mengeluarkan satu poci besar teh herbal nya dan satu gelas gioknya.


Long Tian masih tetap mengawasi dunia kecil itu namun sambil menikmati Teh Herbal buatannya.


"Nikmatnya hasil karya sendiri" ucap Long Tian sambil tersenyum namun pandangan matanya masih ke satu artefak menara.


Waktu berlalu malam pun tiba namun masih belum ada tanda bahwa pasukannya akan kembali karena mereka semua masih menyisir dunia kecil.


Long Tian kini berdiri dan menggunakan cahaya emas penariknya untuk menarik beberapa ranting kayu dari hutan.


Ratusan cahaya emas kini melesat kembali dengan membawa banyak sekali ranting kayu dan menumpuknya di samping pendopo itu.


Long Tian kemudian berjalan mendekati ranting kayu, dia kemudian menggunakan qi api nya untuk membakar tumpukan ranting kayu itu sehingga kini terlihat api unggun yang sangat besar.


"Nah kalau begini baru aku tidak bosan" ucapnya berbicara sendiri sambil kembali ke pendopo dan duduk kembali.


"Jika begini lebih baik aku tidur di atas awan saja" ucapnya sambil menggerakkan tangannya seakan menarik sesuatu.


Dan perlahan tempat tidur awan yang sebelumnya dia gunakan melesat mendatangi nya demikian juga dengan singgasana awannya, kini kedua hasil karyanya itu melayang 500 meter di atas pendopo.


Long Tian berdiri dan langsung melayang menaiki tempat tidur awannya dan mulai memejamkan matanya.


Matahari pagi kembali menyinari dunia itu dan Long Tian kini sudah duduk kembali di pendopo melihat dengan mata emasnya dunia kecil yang sedang di bersihkan.


"Kalian lama sekali" ucapnya berbicara sendiri sambil melihat jika semua pasukan nya kini sudah kembali menyisir dunia kecil itu.


"Xuan Li jika kau dalam tiga jam tidak selesai juga maka kalian semua keluarlah dari sana, biar aku saja yang membersihkan dunia itu" ucap Long Tian bertelepati ke Xuan Li.


"Penguasa kami sudah hampir selesai, satu jam lagi kami kembali" jawab Xuan Li melalui telepati.


Long Tian melihat kolam yang mengitari pendopo dan tidak melihat adanya ikan disana.


"Kolam apa ini tidak ada ikan sama sekali disini" ucapnya sambil menggerakkan tangannya dan menggunakan cahaya emas penariknya untuk membawakannya ikan yang masih hidup dari sungai sungai disana


Cahaya emasnya langsung melesat dan menyebar dan lima menit kemudian cahaya emasnya kini kembali dalam bentuk bola cahaya emas dengan membawa ikan ikan yang masih hidup didalamnya, Long Tian langsung memasukan ikan ikan itu ke dalam kolamnya.


"Nah jika begini ada yang aku bisa lihat dengan indah" ucapnya berbicara sendiri sambil duduk kembali dan memperlihatkan ikan ikan yang berenang di kolam buatannya itu.


Satu Jam berlalu dan Terlihat jika gerbang dimensi kini bersinar pertanda ada yang akan menggunakannya.


Terlihat Xuan Li, Shi Ju dan Hu Qiu yang pertama keluar dan langsung melihat Long Tian yang sedang melihat kolam ikan bukan melihat mereka yang baru datang.