Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Medali Klan Long


"Tuan kota hanya mempersilahkan Tuan muda ini saja untuk masuk jadi Jing Ko anda di sini saja bersama kami, Tuan Muda silahkan anda masuk kehadiran anda sudah di tunggu oleh Tuan Kota" ucap prajurit yang berjaga di depan pintu aula utama dan ada dua orang yang berjaga di sana.


"Jing Ko, anda boleh menunggu saya dan boleh juga jika ingin kembali ke rumah untuk beristirahat" ucap Long Tian dengan ramah.


"Tuan muda, saya akan kembali ke kediaman saya saja, karena mata ini sudah sangat lelah" ucap Jing Ko sambil tertawa ringan.


"Baiklah, terima kasih sudah mengantarkan saya ke sini" ucap Long Tian dengan ramah.


Jing Ko kemudian meninggalkan Long Tian, dan Long Tian pun memasuki Aula utama itu dengan santai, Pintu aula utama pun langsung di tutup kembali oleh prajurit yang berjaga di luar.


"Salam untuk Tuan Kota Long Sing, terima kasih sudah memberikan waktu berharga untuk menemui saya" ucap Long Tian dengan ramah sambil berdiri di depan seorang pria sepuh yang sedang duduk di sebuah kursi Giok yang menghadap ke arah pintu masuk dan ada banyak sekali kursi di kiri kanan Long Tian yang berderet rapi.


"Penguasa, lama sekali anda hadir kembali di sini" ucap Long Sing sambil berdiri lalu mendekati Long Tian dan kemudian berlutut dan bersujud di depan Long Tian.


"Naga Perak Long Sing, berdirilah kau sudah menjadi Tuan Kota di sini dan aku bukan lagi Pemimpin dunia kristal ini sekarang" ucap Long Tian dengan ramah sambil membantu Long Sing berdiri.


"Tidak Penguasa, hamba masih bawahan anda mohon berikan kembali kontrak jiwa anda kepada hamba" ucap Long Sing dengan hormat dan menolak untuk berdiri dari posisinya yang masih bersujud.


Long Tian kemudian memberikan kontrak jiwa kepada Long Sing.


"Terima kasih atas kepercayaan Penguasa" ucap Long Sing sambil berdiri dan memeluk Long Tian.


Long Sing menangis saat memeluk Long Tian.


"Long Sing aku ini masih normal tidak nyaman aku di peluk oleh mu" ucap Long Tian dengan ramah sambil melepaskan pelukan Long Sing.


"Penguasa silahkan duduk" ucap Long Sing sambil mempersilahkan Long Tian untuk duduk di kursi gioknya.


Long Tian kemudian duduk di kursi Giok itu dan Ingatan masa lalu kembali mendatanginya saat saat dia menduduki kursi giok itu di masa lalu.


"Terima kasih sudah merawat kediaman ku ini, aku benar benar bangga kepadamu, lalu dimana pasukan ku yang lainnya, oh ya selamat kau sekarang sudah di tingkat pencipta Ilahi tahap akhir sepertiku" ucap Long Tian dengan ramah sambil melihat Long Sing yang kini duduk di kursi yang ada di sebelah kanan di depannya.


"Penguasa pasukan hamba kini hanya tinggal seribu orang saja yang tersebar di seluruh bagian dunia ini, hamba akan memanggil mereka agar besok sampai disini menemui Penguasa" Jawab Long Sing dengan hormat.


"Baik Penguasa, hamba akan menyembunyikan kehadiran anda, hamba sendiri kini memiliki lima juta pasukan sendiri di kota ini dan siap untuk memuluskan jalan Penguasa kedepannya" ucap Long Sing dengan hormat.


"Kaisar dan para raja apakah mereka bawahan kalian juga" ucap Long Tian dengan ramah dan penuh rasa ingin tahu.


"Benar Penguasa, namun ada banyak kekuatan juga yang bukan merupakan bagian kita dan kami sengaja diam sementara ini sambil menunggu kehadiran Penguasa" ucap Long Sing dengan hormat.


"Nanti kita bereskan mereka satu persatu, aku sudah menguasai 100 galaksi dan berencana mengambil alih galaksi surgawi ini" ucap Long Tian dengan ramah.


"Penguasa saat kami mendengar berita kematian anda kami semua hanya bisa menanti hari ini datang, kami siap untuk membantu anda menjadi penguasa galaksi surgawi ini" ucap Long Sing dengan hormat.


"Terima kasih atas semua yang kau lakukan untukku, dan apakah kau memiliki informasi tentang dunia bulan dan dunia Peri" ucap Long Tian dengan ramah.


"Penguasa saat ini dunia bulan di pimpin oleh adik penguasa Putri, kami sebenarnya dari dulu ingin membunuh nya namun kami tidak memiliki banyak pasukan wanita untuk menyerang dunia bulan, namun untuk dunia peri saya tidak memiliki informasi, karena dunia peri tertutup untuk dunia lain" jawab Long Sing dengan hormat.


"Apa aku bisa meminta medali Klan, aku ingin mempelajari dunia kristal ini lebih jauh lagi" ucap Long Tian dengan ramah.


"Penguasa, ini ada tiga medali klan yang saat ini kami gunakan dan yang berwarna emas ini medali khusus untuk anda, yang berwarna putih itu medali pemimpin klan sedangkan yang biru adalah medali bawahan biasa" ucap Long Sing sambil memberikan tiga buah medali klan dan menjelaskannya kepada Long Tian.


"Baiklah, lalu bagaimana dengan pasukan kita di galaksi surgawi ini, apakah di dunia dunia lain masih ada yang tersisa" ucap Long Tian dengan ramah sambil menyimpan medali medali itu.


"Maafkan hamba penguasa, hanya dunia kristal saya yang bisa bertahan, bahkan banyak yang kembali kesini untuk menyelamatkan diri mereka, kekacauan lima ratus juta tahun yang lalu sungguh membawa banyak kehancuran" ucap Long Sing dengan hormat sambil terbata bata.


"Aku hampir saja lupa terima ini dan nanti kau pelajari saja kitab yang aku tulis di dalamnya, aku sementara waktu akan bertahan di dunia ini saja sekaligus membersihkan dunia ini dari para pengikut ras iblis darah itu" ucap Long Tian sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang sudah di siapkan untuk para bawahannya.


"Terima kasih Penguasa" ucap Long Sing dengan hormat sambil menerima cincin dimensi itu.


"Bisakah kau ceritakan kepada ku mengenai aliran hitam yang menjadi benalu di dunia kristal ini" ucap Long Tian dengan ramah sambil turun dari kursinya dan berpindah duduk ke samping kiri Long Sing.


"Penguasa, sekte kelelawar darah ada di semua dunia, dan mereka merupakan satu satunya Sekte aliran hitam yang ada di galaksi surgawi ini, masing masing dunia memiliki dua orang Tingkat Pencipta ilahi tahap akhir, dan di dunia kristal ini mereka memiliki kekuatan sampai sepuluh juta orang, hal inilah yang membuat kami tampak membiarkan mereka, karena jika sampai terjadi peperangan akan banyak kerugian di pihak penduduk" ucap Long Sing sambil menuangkan Poci Teh herbal ke gelas gelas giok yang sudah dikeluarkan oleh Long Tian.


"Aku harus mengambil alih sepenuhnya dunia ini agar pasukan ku bisa memasuki galaksi surgawi ini tanpa diketahui oleh dunia dunia lainnya, karena jika melintasi poros langit akan membuat banyak pertanyaan yang mengakibatkan peperangan tiada akhir" ucap Long Tian dengan ramah sambil kemudian meminum sedikit teh herbalnya.