Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 83 part 14


"Gege, masih satu lagi kabar buruk di galaksi itu, pasukan Jenderal Mo Fei juga mengalami kerugian seribu orang prajurit saat mereka membantu pasukan wanita" ucap Hao Ling melalui cincin komunikasi itu.


"Ling-er ini untuk pembelajaran mereka semua jadi kita harus menerima kenyataan bahwa mereka semua tidak bisa kita selalu manjakan, sampaikan ke kakek Yu untuk memberikan masing masing keluarga yang di tinggalkan oleh para prajurit itu masing masing satu juta keping koin emas dan jamin hidup semua keluarga nya itu" ucap Long Tian kembali melalui cincin komunikasi nya.


"Baik Gege, lalu apakah boleh jika pasukan laki laki dan pasukan wanita bekerjasama mulai sekarang karena galaksi ke bawah sudah bersih semuanya" ucap Hao Ling kembali melalui cincin komunikasi itu.


"Ling-er perintah kan ke Jenderal Mo Fei untuk bersiaga saja dan jangan membantu jika belum benar benar pasukan wanita itu terdesak, kita membutuhkan pasukan wanita itu untuk melawan pasukan wanita di dunia bulan yang sudah sangat matang dengan pertarungan dan peperangan" ucap Long Tian kembali melalui cincin komunikasi itu.


"Baik Gege, nanti aku akan membereskan semuanya dan kapan Gege akan kembali" ucap Hao Ling kembali melalui cincin komunikasi itu.


"Ling-er saat ini Gege masih di galaksi ke 83 dan disini gege masih banyak yang harus lakukan, jadi mungkin setelah gege bisa bersantai gege akan menarik ling-er lagi ya" ucap Long Tian dengan mesra melalui cincin komunikasi itu.


"Baik Gege, ling-er mau istirahat dahulu jika demikian, Gege juga jangan terlalu memaksakan diri" ucap Hao Ling melalui cincin komunikasi dengan suara yang sangat mesra.


"Iya ling-er" ucap Long Tian singkat sambil kembali tiduran di tempat tidur nya dan terlelap tidak lama kemudian karena hari memang sudah sangat malam.


Matahari pagi belum bersinar dan Long Tian sudah duduk di kursi teras kuil naga emas miliknya menanti kedatangan dari Jenderal Jee dan juga Tuan Kota Kyung sambil menikmati bakpao isi ayam dan juga teh herbal buatan sendiri.


"Untung aku membeli banyak bakpao isi ayam ini jadi bisa ku nikmati bersama dengan Teh Herbal ini" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil melihat dengan mata emasnya ke arah pintu gerbang klan itu.


"Kalian masuklah, aku ada di lapangan belakang klan" ucap Long Tian dengan ramah melalui telepati ke Jenderal Jee dan juga Tuan Kota Kyung yang memang sudah berada di depan pintu gerbang.


Sepuluh menit berlalu dan Jenderal Jee beserta Tuan Kota Kyung sudah sampai di kuil naga emas lalu duduk di depan Long Tian dengan sebelumnya memberikan penghormatan kepada Long Tian.


"Jadi kapan peresmian mu sebagai Pemimpin kota ini" ucap Long Tian sambil menuangkan Poci Teh ke gelas yang sudah dia siapkan untuk Jenderal Jee dan juga Tuan kota Kyung itu.


"Terima kasih Penguasa, jika tidak ada halangan maka pagi ini juga, bawahan hamba sudah mempersiapkan semuanya di lapangan kota dan semoga Penguasa juga bisa hadir di acara tersebut" ucap Tuan kota Kyung dengan sangat sopan dan hormat.


"Baiklah semakin cepat maka semakin baik, dan aku memerlukan satu orang untuk merubah klan ini menjadi sebuah sekte yang akan aku beri nama sekte pilar naga emas sama seperti dengan sekte milikku yang sudah ada di galaksi lain" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke keduanya.


"Penguasa, menurut hamba sebaiknya Patriark Fibu saja yang menjadi master sektenya, karena dia memiliki wawasan yang cukup untuk memimpin sekte pilar naga emas" ucap Jenderal Jee dengan sangat sopan dan hormat.


"Saya sudah membaca dan mempelajari nya penguasa" ucap Jenderal Jee dengan sangat sopan dan hormat.


"Saya juga sudah membaca dan mempelajarinya Penguasa" ucap Tuan kota Kyung dengan ramah dan sopan.


"Baguslah jika demikian maka kalian sudah memahami jika aku menomor satukan kemakmuran dari penduduk dunia ini, kalian kembali lah dan beritahu aku melalui cincin komunikasi yang kalian pakai itu jika acara peresmian mu sudah siap" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke mereka berdua.


"Baik Penguasa, kami mohon diri dan saya akan mengabari penguasa jika semuanya sudah siap" ucap Jenderal Jee dengan sangat sopan dan hormat sambil berdiri dan memberikan penghormatan kepada Long Tian bersamaan dengan Tuan kota Kyung juga.


Mereka berdua langsung meninggalkan kuil naga emas untuk mempersiapkan semua keperluan acara peresmian Kyung sebagai pemimpin kota yang baru.


Long Tian kemudian mengarahkan kuil naga emas untuk melayang ke atas, sampai lima ratus meter di atas permukaan tanah dan masih di dalam kubah perlindungan kota yang memiliki tinggi sampai sepuluh kilometer dari permukaan tanah.


"Ternyata semua penduduk kota sudah sangat bahagia dengan hal ini" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil melihat ke arah lapangan kota dan terlihat jika semua penduduk ikut menghias kota itu.


Para penduduk kota memang saat ini menghentikan semua perdagangan dan ikut menghias kota mereka sebagai ungkapan kegembiraan atas Pemimpin baru kota mereka dan juga mereka sudah mengetahui jika sebenarnya Long Tian adalah penguasa 100 galaksi berdasarkan berita dari sepuluh bawahannya di dunia itu.


"Area klan ini benar benar besar, pantas saja sampai memiliki jutaan orang di dalamnya, aku tidak tahu apakah di kota kota lain juga seperti ini memiliki orang orang yang haus akan kekuasaan sampai mengorbankan nyawa para penduduk kota" ucap Long Tian yang berbicara sendiri sambil melihat ke arah area klan yang akan dia gunakan sebagai tempat sekte Pilar Naga Emas di dunia itu.


Dua jam berlalu dengan cepat dan kini cincin komunikasi miliknya bersinar terang dan Long Tian mengetahui jika acara peresmian Kyung sebagai pemimpin kota sudah berlangsung.


Long Tian kemudian memberikan sedikit Qi nya ke cincin komunikasi miliknya itu.


"Penguasa acara telah kami mulai dan jika berkenan anda untuk dapat menghadirinya karena para penduduk kota sangat antusias setelah mendengar jika anda adalah penguasa 100 galaksi" ucap Jenderal Jee melalui cincin komunikasi itu.


"Baik, saya akan kesana" ucap Long Tian dengan ramah melalui cincin komunikasi dan dia langsung mengarahkan kuil naga emas untuk turun ke atas panggung di lapangan pusat kota itu.


Kuil naga emas melesat dengan cepat ke arah lapangan pusat kota dan melayang lima puluh meter di atas lapangan kota itu.