Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Gunung Kayu hitam part 4 end


"Tetua aku tidak lama loh" ucap Li Lian bertelepati ke Li Mei dari luar kamarnya.


Li Mei berdiri dan melepas semua yang menempel di tubuhnya lalu berjalan memasuki kamar mandi yang sedang digunakan oleh Long Tian.


"Mei-er apa yang kau lakukan" ucap Long Tian yang sedang berendam di bak kayu dan melihat jika Li Mei masuk tanpa ada sehelai benang pun sehingga terlihat dua bukit Giok kembar dan hutan hitam.


Long Tian dan Li Lian hampir lima jam di kamar mandi itu dan mereka berdua langsung tidur di kamar Li Lian.


Li Lian yang telah di luar kamar selama enam jam kemudian memasuki kamar nya dan ikut tidur di sebelah kanan Long Tian karena sebelah kirinya ada Li Mei.


Lima hari berlalu dan selama itu juga mereka bertiga tidak keluar kamar dan sudah beberapa kali Li Ming datang beserta para jenderal namun selalu kembali lagi.


Kini sudah hari ke enam mereka bertiga di dalam kamar dan pintu kamar itu kini terbuka dan tampak jika Long Tian berjalan keluar kamar dan menuju teras kediaman baru nya itu.


Tampak jika Li Ming sudah duduk di kursi teras dan Long Tian langsung duduk di depannya.


"Penguasa, lima belas tahun lalu hamba bertarung dengan salah satu Jenderal iblis darah dan meskipun hamba bisa menghabisi nyawa jenderal iblis darah itu namun hamba mengalami luka parah termasuk di tombak hamba" ucap Li Ming dengan hormat.


"Li Ming, minumlah teh herbal di poci ini agar kau sembuh dan konsumsi pil penyembuh tingkat dewa ini lalu apakah kau akan ikut bersamaku untuk merebut kembali dunia peri di galaksi surgawi agar bisa kembali ke kekuasaan Li Mei " ucap Long Tian dengan ramah sambil memberikan satu butir Pil Penyembuh tingkat dewa dan satu drum kayu teh herbal buatannya dalam sebuah cincin dimensi


"Penguasa terima kasih akhirnya aku bisa sembuh kembali dan siapa tau aku bisa memiliki anak kandung, karena sebenarnya Li Lian bukan anak kandung hamba melainkan anak dari jenderal hamba yang gugur saat berperang melawan sekte aliran hitam dan beberapa jenderal iblis darah dan satu hal lagi Li Mei hanya mengajarkan beladiri saja ke Li Lian tidak pernah ada sumpah guru dan murid diantara mereka, bahkan guru Li Lian yang sebenarnya adalah salah satu Jenderal wanita kami disini jadi tidak ada yang dilanggar jika Anda menikahi keduanya sekaligus" ucap Li Ming dengan hormat.


" Dan Penguasa Mengenai semua bawahan dari Li Lian sebenarnya adalah ke lima puluh bayi lainnya yang merupakan bayi dari para jenderal muda yang gugur jadi mereka besar bersama dan seperti adik kakak semuanya juga kami rawat karena inilah yang bisa ku lakukan untuk menghargai perjuangan mereka selama mereka hidup" ucap Li Ming.


"Gege itu semua benar, maaf aku tidak memberitahu mu saat kau datang karena kami berdua sudah sepakat jika akan menceritakan kebenaran ini saat kami menikahkan Li Lian dengan suaminya dan kami tidak tahu jika ternyata Gege yang jadi suami Li Lian" ucap Li Mei yang datang bersama dengan Li Lian.


Li Lian langsung berlutut di depan Li Ming dan tampak matanya berlinang air mata karena sebelumnya dia mendengar percakapan antara Long Tian dengan Li Ming.


"Ayah, jika benar kau bukan ayah kandungku maka buat ku dan semua saudariku kau adalah ayah terbaik yang kami miliki, selamanya kami semua adalah anak mu dan saya ucapkan terima kasih juga permohonan maaf jika selama ini kami semua belum pernah membuat mu bangga" ucap Li Lian sambil menangis dan bersujud di kaki Li Ming.


"Ayah terima kasih sudah merawat dan membesarkan ku selama ini, saya memahami jika hal sebesar ini berat untuk kalian ucapkan dan saya yakin jika semua adik adik saya juga akan memahami keputusan kalian semua" ucap Li Lian sambil bersujud tiga kali ke Li Ming.


"Aku tidak tau harus mengatakan apa dengan hal ini, Li Ming menahan beban besar selama ini namun dia masih memikirkan nasib rakyatnya dan juga anak anak angkat nya" ucap Long Tian dalam hatinya sambil menarik nafas panjang.


"Gege, kakak Ling-er adalah satu satunya permaisuri mu selamanya dan kami hanya bersedia menjadi selirmu saja" ucap Li Mei dan di angguki oleh Li Lian mencairkan suasana yang menjadi canggung itu.


"Penguasa lalu mengenai pernikahan kalian kapan akan dilangsungkan karena hamba harus menyiapkan semua kebutuhan kalian dan saya mendengar juga adik adik Li Lian akan menikah juga" ucap Li Ming dengan hormat.


"Li Ming kau belum menjawab pertanyaan ku, kau akan tetap di dunia ini atau ikut denganku ke galaksi surgawi." Ucap Long Tian.


"Penguasa hamba sudah membahas semua hal ini bersama dengan semua bawahan hamba dan juga tokoh penduduk, dan kami memilih tetap di dunia ini, karena kami semua membangun dunia ini dari awal dan berat jika kami semua meninggalkan dunia ini, penduduk juga sudah seperti keluarga kami sendiri" ucap Li Ming dengan hormat.


"Li Ming terima kasih, dan terimalah ini bacalah kitab yang ada didalamnya" ucap Long Tian sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang sudah dipersiapkan untuk semua pemimpin dunia dan tidak di bedakan lagi.


"Penguasa terima kasih, dan mengenai pernikahan anda" ucap Li Ming.


"Untuk masalah pernikahan kami akan menikah di dunia naga dalam waktu satu bulan lagi dan cukup dirimu saja yang datang ke dunia naga" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah.


"Penguasa jika demikian hamba pamit dulu untuk memberitahukan kepada semua pejabat istana dan semua penduduk mengenai pernikahan anda yang tidak jadi di istana ini" ucap Li Ming dengan hormat dan langsung berdiri dan membungkuk lalu berjalan meninggalkan mereka setelah mendapat anggukan kepala dari Long Tian.


"Li Mei jadi sebenarnya kau selama ini kau menungguku" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat.


"Benar gege namun karena poros langit terkunci jadi ya aku disini saja membantu Li Ming membangun dunia ini, kebetulan hanya kami berdua yang memiliki kultivasi di atas yang lainnya" jawan Li Mei sambil tertawa ringan.


"Baguslah jika demikian" jawab Long Tian sambil tersenyum ramah.