Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi kedelapan, Dunia Merah


Sementara itu di Dunia Naga Long Yu dan Shi Ju sedang duduk bersama di teras kediaman Shi Ju.


"Shi Ju bagaimana Dunia Bumi itu menurutmu?" Tanya Long Yu


"Pemimpin Yu, Dunia itu akan menjadi seperti Dunia Naga ini dan mungkin akan menjadi lebih baik lagi, tanah disana sangat subur seperti Dunia Naga ini, apapun yang di tanam di atas tanah disana akan tumbuh, hasil lautan juga sangat melimpah karena kondisi laut disana juga sangat baik" Ucap Shi Ju sambil menuang Teh Herbal buatan Long Tian ke gelas Long Yu dan dirinya.


"Terimakasih" ucap Long  Yu sambil meneguk pelan teh nya.


"Aku mengetahui bahwa Penguasa menyiapkan Dunia itu untuk ayah ibunya nanti, dan aku sudah memerintahkan semua penduduk kota ku yang pindah kesana untuk membangun dunia itu dan kelak ikut serta untuk menjaga dunia itu" ucap Shi Ju kembali.


" Kesedihan mendalam Penguasa adalah kehilangan Orang Tua nya di usianya yang masih sangat muda, beban besar di pundaknya karena dia penerus terakhir dari Ras Naga Emas" ucap Long Yu


" Pemimpin Yu benar akan hal itu tetapi kita semua akan selalu membantu Penguasa seperti Penguasa membantu kita semua, Penguasa selalu menomor satukan kita semua bahkan dia tidak sungkan memberikan harta milik nya untuk kita dan para penduduk" ucap Shi Ju


" Itu benar, Penguasa bukanlah orang yang haus kekayaan dia lebih senang kita semua yang kaya raya." Ucap Long Yu sambil tertawa ringan


Mereka berdua terus berbincang berdua dan sementara itu Jenderal Long Pang dan Jenderal Huo Zhen beserta sebagian besa pasukannya berada di menara 250 dunia.


Kedua Jenderal itu kini memahami jika kekuatan mereka jauh dari kata kuat, mereka merasakan jika di planet Bumi mereka nyaris kehilangan nyawa mereka jika seandainya Shi Ju dan pasukannya tidak membantu mereka.


Keduanya tidak berputus semangat sama sekali justru menjadi semakin tertantang untuk menjadi lebih dan lebih kuat lagi.


….


Satu minggu berlalu dan kini Long Tian sudah berada di buritan kapal Dunia Naga dan bersama kedua Jenderal Besar dan kini Shi Ju juga ada disana duduk bersebelahan dengan Long Yu.


Long Tian menggerakan kapal dunia naga menuju poros langit dan kembali memasuki gerbang dimensi tersembunyi disana yang menuju ke Galaksi berikutnya.


Kapal dunia naga melesat menembus jutaan cahaya dan terus melesat cepat sampai kemudian mereka tiba di angkasa yang berbeda.


Long Tian menghentikan kapal dunia naga jauh dari planet apapun disana bahkan batuan meteor pun tidak terlihat.


"Penguasa kenapa disini sangat kosong" ucap Jenderal Huo Zhen.


"Jenderal Zhen  galaksi kedelapan ini memang tidak ada satupun planet atau Dunia, disini memang kosong, itulah sebabnya kita ada disini dan tidak melihat apapun" jawab Long Tian sambil tersenyum dan mengeluarkan miniatur menara merah yang berisi satu dunia kecil.


" Penguasa apakah yang akan kita lakukan di galaksi kosong ini" ucap Long Long Yu


" Semuanya ini adalah artefak menara yang berisi sebuah dunia kecil di dalamnya dan dunia kecil ini akan aku keluarkan disini untuk mengisi galaksi ini" ucap Long Tian sambil berdiri dan kemudian terbang melesat ke Angkasa.


Ke empat bawahan Long Tian langsung mengikuti Long Tian dan berdiri melayang di belakang Long Tian.


Long Tian melempar miniatur menara merah itu ke arah depannya dan perlahan menara merah itu membesar dan terus membesar.


Semua bawahan Long Tian ikut menjaga jaraknya dan menara merah tidak berhenti membesar dan terus membesar dan kemudian ….


Boooooooooom


Ledakan maha dahsyat terdengar oleh semuanya bahkan sampai ke dunia naga meskipun di dunia naga tidak terlalu kencang terdengar nya.


Semua bawahan Long Tian bersiaga karena mereka takut ada hal buruk yang terjadi tapi berbeda dengan Long Tian yang kini tersenyum penuh kebahagiaan.


Debu hitam dan Merah memenuhi angkasa menutup penglihatan mereka semua.


"Kekuatan Galaksi, pusaran angin lubang kehampaan" ucap Long Tian sambil menggerakan tangannya dan kemudian tangan kanannya yang mengepal meninju ke depan dan dia langsung  membuka telapak tangannya dan terlihat sebuah pusaran angin dengan lubang hitam di bawahnya melesat menuju debu hitam dan merah itu.


Pusaran angin menghisap semua debu itu dan tetap dalam pengendalian Long Tian agar tidak menghisap yang lainnya yang ada disana.


Perlahan namun pasti debu yang menutupi pandangan itu terhisap masuk ke pusaran angin dan masuk ke lubang di bawahnya dan kini penglihatan semuanya mulai kembali, Long Tian menghilangkan pusaran angin lubang kehampaan dan dia terlihat tersenyum bahagia.


"Gege apa yang terjadi kenapa ada suara ledakan keras sampai dunia Naga" suara telepati Hao Ling terdengar olehnya.


"Ling-er jangan khawatir ya, itu hanya hancurnya sebuah artefak kuno saja" ucap Long Tian membalas Telepati Hao Ling.


" Iya Gege, berhati hatilah selalu" jawab Hao Ling melalui telepati.


Mereka semua kini melihat sebuah planet bulat yang terlihat merah dan semua bisa melihat sebuah dunia yang asri penuh dengan hutan lebat dan memiliki sedikit lautan.


Long Tian terbang melesat menuju dunia itu dan mendarat di sebuah tanah kosong yang bahkan rumput pun tidak tumbuh disana, dan semua bawahannya juga mengikutinya dan ikut mendarat di belakangnya.


"Dunia ini aku namakan Dunia Merah seperti tanah disini yang berwarna merah" Ucap Long Tian.


"Penguasa  dunia merah ini sangat besar kenapa anda bilang dunia kecil" ucap Long Yu dan di ikuti anggukan kepala yang lainnya.


"Kakek Yu, sebutan ku untuk Dunia kecil itu bukan karena dunianya yang kecil tetapi karena berada di dalam artefak" ucap Long Tian.


Long Tian tidak menunggu jawaban apapun tetapi dia kemudian mengangkat kedua tangannya perlahan sambil berkata "Pengendalian Tanah" dan  tanah di depannya mulai naik ke atas perlahan, tangan long Tian terlihat seperti sedang menggambar dan terlihat tanah mulai membentuk sebuah Gazebo dengan atap pun dari tanah dan terlihat ada lima kursi dan sebuah meja di tengahnya.


Long Tian melangkah ke gazebo tanah tersebut dan duduk di salah satu kursi disana.


Semua bawahannya pun ikut duduk di kursi yang kosong.


"Dunia Naga juga dunia kecil, Dunia Naga adalah dunia buatanku dan suatu hari nanti Dunia Naga juga akan aku keluarkan dan akan mengisi salah satu galaksi yang kosong, sama seperti pulau suci yang aslinya adalah sebuah dunia buatan yang aku gabungkan dengan Dunia Dewa Naga dan dunia tersegel juga aku satukan dengan Dunia dewa naga, sehingga planet atau dunia Dewa Naga itu menjadi yang terbesar disana" ucap Long Tian sambil tersenyum dan mengeluarkan Poci Teh dan lima gelas, dia menuangkan poci itu mengisi semua gelas yang ada di atas meja itu.