
"Apakah aku bisa melakukan sesuatu dengan dunia ini melalui ilmu pengendalian ku" ucap Long Tian bergumam pelan.
Long Tian kemudian melihat ke arah pasukan sekte aliran hitam dan memfokuskan dengan api unggun yang sedang mereka gunakan untuk membakar daging.
" Pengendalian api, membesarlah" ucap Long Tian sambil menggerakan tangannya ke atas lalu ke samping kanannya.
Api unggun yang dia lihat melalui bola cahaya kemudian membesar dan membakar tenda tenda di sebelah kanan api unggun itu dan terus melebar membakar semua tenda disana sesuai gerakan tangannya.
Long Tian melihat semua pasukan sekte aliran hitam iti sibuk memadamkan api dengan air sungai dan sebagian sibuk saling menyalahkan.
"Ternyata bisa seperti ini, baiklah karena kalian membutuhkan air maka aku berikan air untuk kalian semua" ucap Long Tian sambil membuat gerakan tangan dengan cepat.
" Pengendalian alam, Hujan badai turunlah" ucapnya sambil mengangkat tangannya ke atas dengan telapak tangan terbuka dan perlahan di menurunkan tangannya seakan menarik sesuatu dari atasnya.
Terlihat di bola cahaya itu Hujan badai terjadi di perkemahan pasukan sekte aliran hitam itu dan api yang membakar kemah mereka pun kini padam tetapi sudah tidak dapat digunakan sama sekali dan bahkan terbawa angin kencang yang turun bersama derasnya hujan.
Long Tian melihat banyak dari pasukan sekte aliran hitam itu memilih berteduh di bawah pohon tapi dengan derasnya hujan dan kencangnya angin tidak ada satu pun dari mereka yang bisa membuat tubuh mereka tetap kering semua tanpa terkecuali basah kuyup,
Long Tian menggerakan tangannya dan mengarahkan angin badai untuk mengenai semua perbekalan mereka dan menerbangkannya ke sungai besar itu.
Fenomena alam ini menarik perhatian semua di seberangnya bahkan para prajurit ibukota yang berjaga di atas tembok ibukota itu sampai melotot melihat pasukan musuhnya yang menjadi korban hujan badai dan hujan badai itu hanya terjadi di perkemahan pasukan sekte aliran hitam saja, banyak dari mereka yang terlihat bersorak gembira.
Berbeda dengan pasukan sekte aliran hitam yang kini tengah sibuk menyelamatkan diri mereka karena kuatnya badai angin itu, kuda kuda mereka bahkan sudah melarikan diri akibat hal ini.
Ribuan dari pasukan sekte aliran hitam melesat ke udara mencoba bertahan di udara bahkan beberapa mencoba melesat ke arah ibu kota tapi mereka semua mendapatkan serangan panah dari pihak prajurit yang ada di atas tembok ibukota itu.
"Sepertinya petir bisa menghanguskan burung jadi jadian yang terbang itu menjadi daging panggang" ucap Long Tian.
" Pengendalian alam, petir sambar mereka semua" ucap Long Tian sambil menggerakkan tangannya dan kemudian tangannya mengarah ke depannya dan di turunkan dengan cepat.
Long Tian melihat jika petir mulai menyambar semua yang terbang melayang di atas perkemahan itu, satu persatu mulai terkena sambaran petir.
"Segel penghapus Jiwa" ucap Long Tian yang kembali melakukan gerakan tangan dan mengarahkan telunjuknya ke depannya dan bola cahaya itu kemudian tertutup cahaya emas
Long Tian dapat melihat jiwa jiwa dari pasukan aliran hitam yang tersambar petir itu melayang ke atas dan menjadi debu dan tubuh mereka semua kini perlahan turun dengan cepat ke tanah.
"Baiklah kalian menjadi bagian dunia ini saja untuk menyuburkan tanah disini" ucap Long Tian sambil tersenyum.
Kini tidak ada lagi dari pasukan sekte aliran hitam yang terbang karena mereka yang selamat takut dengan petir yang menyambar dan langsung menghapus nyawa teman teman mereka semua.
"Pengendalian Alam, tanah masukan mereka semua" ucap Long Tian pelan dan kedua tangannya seakan menarik sesuatu dari atas ke bawah.
Long Tian melihat jika pasukan sekte aliran hitam itu ditarik oleh tanah yang sudah becek oleh air hujan buatannya seakan akan tanah itu adalah lumpur hisap yang menghisap mereka semua secara perlahan.
"Sayang sekali aku tidak bisa mendengar apapun disini" ucap Long Tian sambil melihat jika semua orang yang merupakan bagian dari pasukan sekte aliran hitam itu kini sudah mulai tertelan oleh tanah dan kini sudah sampai leher mereka dan terus tertelan sampai semua tidak lagi terlihat.
Tanah kembali tenang dan hujan pun kini sudah berhenti.
Long Tian melihat sekitar perkemahan itu dengan bola cahaya dan tidak menemukan satupun manusia dari pasukan sekte aliran hitam itu.
Dan tiba tiba jutaan jiwa melesat dari dalam tanah ke arah langit dan mengenai segel penghapus Jiwa buatan Long Tian dan hangus menjadi debu.
Long Tian menggerakan tangannya dan menghapus segel penghapus Jiwa buatannya dan cahaya emas di bola cahaya itu menghilang.
"Ternyata seperti ini jika tiba tiba ada fenomena alam" ucap Long Tian sambil tersenyum.
"Sayang sekali tidak ada jembatan disana, entah sudah dirobohkan atau memang tidak ada, baiklah waktunya aku berikan kalian hadiah sebuah jembatan" ucap Long Tian sambil tersenyum dan langsung membuat gerakan tangan dengan cepat.
"Pengendalian alam, jembatan terbentuklah" ucap Long Tian sambil menghentakan kakinya perlahan.
Long Tian melihat melalui bola cahaya tersebut tanah dan batuan mulai bergerak dan membuat sebuah jembatan yang kokoh juga cukup besar dan luas.
"Baiklah semoga ini membantu kalian" waktunya melakukan hal yang sama yaitu memberikan kontrak jiwa dan kenang kenangan" ucap Long Tian.
Long Tian kemudian menghilangkan bola cahaya tersebut dari altar dengan kekuatan pikirannya dan melangkah menuju satu satunya pintu disitu.
Long Tian membuka pintu tersebut dan menggelengkan kepalanya sambil menepuk jidatnya sendiri.
" Haiyaaa kenapa aku bisa jadi pelupa begini, pagoda 100 galaksi ini kan terkubur dalam gunung dan jauh di dalam tanah" ucapnya yang melihat saat pintu pagoda dia buka yang terlihat hanyalah tanah dan batu.
Long Tian kemudian menutup pintu itu kembali dan berteleportasi kembali ke kuil kuno yang dia sudah bangun ulang.
Long Tian tiba di kuil kuno itu lalu mengeluarkan miniatur Pagoda 100 Galaksi, dia memegang miniatur Pagoda itu di tangan kanannya dan kemudian di keluar dari kuil kuno dan melayang 500 meter di atas kuil kuno.
Long Tian memajukan tangan kanannya dengan telapak tangannya menghadap ke atas dan tampak miniatur pagoda 100 galaksi di telapak tangannya.
Long Tian kemudian menggunakan kekuatan pikirannya dan memfokuskan memasukan kembali Pagoda 100 Galaksi yang di dalam tanah kembali ke miniatur tersebut dan tiba tiba gunung itu bergetar dan
Booooooom
Ledakan keras terdengar jelas olehnya diiringi cahaya beraneka warna melesat masuk kedalam miniatur Pagoda 100 Galaksi.
Debu yang sangat tebal mengenainya dan membuat dia terbatuk batuk akibat debu itu, Long Tian kemudian melesat menghindar dan kini dia sudah satu kilometer di sebelah kanan tempat dia melayang sebelumnya.
"Ternyata gunung itu adalah pagoda 100 galaksi yang tertutup tanah selama ribuan mungkin ratusan ribu juta tahun sampai menjadi hutan lebat" ucap Long Tian yang melihat jika gunung besar dan tinggi iti sudah tidak ada termasuk dengam kuil kuno yang dia bentuk kembali juga sudah hancur dan meninggalkan sebuah kawah yang sangat dalam dan luas.