
Suhu udara menjadi sangat dingin bahkan Patriark Han harus menggunakan kekuatan Qi nya untuk menahan suhu udara yang sangat dingin ini dan menjaga jarak dari Long Tian.
Long Tian berdiri di depan kubah segel pertahanan transparan buatannya yang mengurung raja iblis darah dan semua bawahannya itu yang kini sudah semakin mengantuk karena mereka menghisap sendiri racun yang mereka bakar melalui dupa.
Tanah kota itu kini berubah menjadi Es dan hal ini menyebabkan Raja iblis darah dan semua bawahannya kaget lalu menyadari kehadiran Long Tian.
"Patriark Han waspadai takutnya ada yang lepas dari pengawasan ku dan bersembunyi di dekat sini" ucap Long Tian sambil menempelkan telapak tangannya ke kubah transparan yang tidak terlihat oleh siapapun selain dirinya.
Udara di dalam kubah perlahan menjadi sangat dingin bahkan kini di bagian dalam kubah itu bangku dan panggung serta satu satunya pohon beringin yang ada disana terlapisi oleh Es.
"Baik Penguasa" ucap Patriark Han sambil mundur beberapa langkah dari Long Tian sekaligus untuk mengurangi hawa dingin yang keluar dari tubuh Long Tian.
Booooooooooom
Booooooooooom
Booooooooooom
Booooooooooom
Booooooooooom
Lima kali ledakan terdengar saat lima jenderal iblis melesat ke arah Long Tian untuk meninju Long Tian namun mengenai kubah segel cahaya transparan buatannya lalu terpental kembali ke arah panggung turnamen itu.
"Patriark apa kau kedinginan jika ya mundur lah lagi" ucap Long Tian dengan santai dan tetap melihat ke arah dalam kubah cahaya transparan buatan nya itu.
Raja iblis darah itu benar benar murka dengan kehadiran sosok Long Tian sehingga dia memerintahkan semua bawahannya itu untuk menghentikan pembakaran dupa lalu menyerang Long Tian.
Satu persatu mulai berdiri dan mereka berusaha mendekati dan menyerang Long Tian namun mereka semua tidak mengetahui jika ada segel cahaya transparan yang mengurung mereka.
Semua iblis darah itu kini melayang dan nampak jika mereka menahan rasa kantuk akibat racun mereka sendiri dan hawa dingin pemberian Long Tian.
Booooooooooom
Booooooooooom
Booooooooooom
Tiga lagi Jenderal iblis darah yang terpental akibat menabrak kubah cahaya transparan buatan Long Tian.
Long Tian terus menempelkan telapak tangan kanannya ke dinding kubah cahaya transparan buatan nya itu dan mengirim hawa dingin yang lebih kuat lagi kepada mereka yang ada didalamnya bahkan hawa dingin yang sangat kuat ini pun terasa sampai keluar.
Patriark Han mulai merasakan hawa dingin yang sangat ekstrim dan dia pun langsung mundur seratus meter dari posisinya.
"Membunuh kalian itu mudah tapi aku belum mau melakukannya" ucap Long Tian sambil tersenyum dan terus mengirimkan hawa dingin yang ekstrim.
Lapisan es di dalam kubah cahaya transparan itu kini sudah mencapai lima puluh sentimeter dan tidak ada satupun disana yang tidak tertutup oleh es.
Raja iblis darah itu terlihat sangat murka dengan kehadiran sosok Long Tian, dia kemudian mengeluarkan pedangnya dan menyabetkan kearah Long Tian sebanyak tiga kali sabetan.
Booooooooooom
Booooooooooom
Booooooooooom
Tiga ledakan terjadi tapi tidak berdampak apapun ke Long Tian karena serangan Qi pedang itu hanya mengenai kubah cahaya transparan dan tidak mengakibatkan kerusakan apapun pada kubah cahaya transparan itu.
Semuanya kini sudah tidak dalam bentuk manusia melainkan dalam bentuk iblis darah yang berkulit kasar dan berwarna merah dengan sisik sisik kasar di tubuhnya.
Patriark Han melihat perubahan bentuk Kaisar dan para raja yang dia kenal dengan sangat baik itu sampai melongo tidak berkedip akan hal ini.
Satu persatu Jenderal iblis darah mulai jatuh ke atas es buatan Long Tian dalam posisi berlutut dan menjadi es seutuhnya.
Hanya tersisa Raja iblis darah saja yang masih melayang di dalam kubah cahaya transparan itu.
"Aku tidak tahu siapa kau sebenarnya namun apa maksudmu membekukan kami semua" ucap Raja Iblis darah dengan sangat kencang dan terlihat kemarahan di wajahnya namun terlihat juga jika raja iblis darah itu sangat kedinginan bahkan sampai menggigil.
"Karena aku ingin" ucap Long Tian sambil mengarahkan agar lapisan es di bawah raja iblis darah itu untuk naik ke atas.
Lapisan es di bawah raja iblis itu naik dengan cepat dan mengikat kaki raja iblis darah itu yang kemudian langsung merubah kaki raja iblis darah itu menjadi es.
Sedikit demi sedikit tubuh raja iblis darah itu membeku dan menjadi es seutuhnya.
Long Tian kemudian mengirim segel penghapus jiwa dan segel kutukan darah ke raja iblis darah beserta semua bawahannya itu namun tidak menggunakan kekuatan api Lava suci abadi miliknya.
Cahaya emas berlapis cahaya merah melewati kubah segel tersebut dengan cepat mengenai semua yang di targetkan oleh Long Tian.
Long Tian juga kemudian menghilangkan kubah segel cahaya transparan buatan nya itu dan kemudian mengedipkan kembali matanya.
Mata Long Tian kembali normal termasuk juga dengan rambut panjang nya yang kini sudah menjadi hitam berkilau kembali demikian juga secara perlahan lapisan lapisan es mulai mencair seluruhnya.
Patriark Han yang masih memiliki cangkang cahaya emas mendekati Long Tian dan berdiri di samping kiri Long Tian yang kini sedang melihat jutaan bola bola cahaya kecil berwarna emas berlapis cahaya merah melesat ke seluruh bagian dunia itu.
Tidak ada percakapan antara Patriark Han dengan Long Tian keduanya hanya diam melihat ke arah Raja iblis darah dan semua bawahannya, mereka tidak berbicara apapun.
Long Tian sendiri sedang membuat agar mayat mereka semua tetap menjadi es dengan kekuatan es abadi miliknya agar bisa menjadi pengingat untuk semua yang ada di dunia galaksi ke tujuh puluh tiga ini.
Satu Jam berlalu semua lapisan es kini sudah sepenuhnya menghilang dan hanya menyisakan patung patung es iblis darah dengan berbagai posisi dengan Raja iblis darah yang berada di posisi tertinggi yaitu dua meter diatas tanah dengan lapisan es tebal berbentuk kotak sebagai alas patungnya.
"Patriark Han bagaimana menurut Anda patung patung es iblis darah ini" ucap Long Tian setelah selesai membuat semua bagian tubuh iblis darah di depannya itu yang kini berdiri lima belas meter di depan sebuah patung es paling depan yang dalam posisi berlutut.
"Penguasa apakah patung es iblis darah ini tidak akan mencair" ucap Patriark Han dengan wajah serius melihat puluhan patung es iblis darah itu.
"Bukankah kau pengguna elemen api, kenapa tidak kau bakar saja mereka dengan elemen api mu sebagai uji coba ketahanannya terhadap panas" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke Patriark Han.