
Long Tian kini semakin dekat dengan puncak gunung itu dan kini jarak pandangnya hanya bisa satu meter saja namun kesadaran jiwanya masih bisa di radius seratus meter darinya.
Sudah empat jam Long Tian berjalan di sana dan dia benar benar tidak dapat untuk terbang di sana karena tekanan gravitasi yang sangat kuat mencegahnya untuk dapat terbang.
Penglihatannya mulai kembali dan kini dia sudah bisa melihat sampai seratus meter kembali dengan mata emasnya namun tekanan gravitasi semakin kuat terasa olehnya.
"Jadi ini puncak gunung kabut namun kenapa tersegel seperti ini" ucap Long Tian sambil berdiri dan melihat jika ada segel kuno transparan di depannya yang membuat perjalanannya terhenti.
Long Tian tidak mau merubah atau menghilangkan segel itu karena dia tidak bisa melihat apa yang sebenarnya di jaga oleh segel kuno itu jadi dia memilih untuk berteleportasi ke dalam kubah segel kuno tersebut.
Tidak ada satupun kabut di dalam kubah segel perlindungan kuno dan bahkan gravitasi juga normal kembali.
Seorang pria sepuh tampak berdiri di depan Long Tian dengan kedua tangannya di belakang.
"Anak muda kau manusia pertama yang bisa menembus perlindungan kami, sampaikan apa tujuanmu kemari" ucap pria sepuh tersebut dengan suara yang sangat mendominasi dan pria sepuh itu memiliki kultivasi tingkat pencipta abadi tahap akhir.
Long Tian tidak dapat memeriksa jiwa pria sepuh itu jadi dia memilih untuk berhati hati dengan pria sepuh itu.
"Nama saya Long Tian dan saya datang kesini karena ingin mengetahui kenapa hutan ini memiliki kabut yang sangat tebal bahkan kenapa banyak sekali mayat di dalam hutan yang dibiarkan sampai membusuk" ucap Long Tian dengan ramah sambil tetap berhati hati karena dia sama sekali tidak bisa mengetahui sekitarnya akibat kesadaran jiwanya yang tidak berlaku disana.
"Naga emas Long Tian, apakah itu benar dirimu" ucap pria sepuh itu dengan suara yang lebih mendominasi bahkan berusaha menekan Long Tian.
"Ya itu aku, siapa anda dan kenapa bersembunyi disini" ucap Long Tian sambil mengeluarkan aura naganya berusaha menekan balik serangan aura yang diterimanya.
Pria sepuh itu mundur sampai sepuluh langkah akibat serangan aura naga Long Tian dan tampak jika dia berusaha untuk tetap berdiri di depan Long Tian.
"Namaku Ju Lo dan sebaiknya anda tidak menyerang saya lagi" ucap pria sepuh itu sambil tersenyum dan mengirim serangan aura untuk melawan serangan aura naga Long Tian.
Booooom
Kedua serangan aura itu beradu dan mengakibatkan adanya asap dan tekanan udara ke sekitar mereka.
Long Tian tidak langsung menjawab ucapan pria sepuh bernama Ju Lo itu, namun dia semakin menekan pria sepuh itu dan yang tadinya hanya menggunakan sepuluh persen kekuatan aura naga kini dia menggunakan kekuatan aura naga sampai lima puluh persen sehingga pria sepuh itu kini dalam posisi berlutut dan terlihat jika dari bibir pria sepuh itu kini menetes darah segar.
"Saya datang baik baik tapi anda menyerang saya dan anda melarang saya menyerang tapi anda malah mengirim serangan aura ke saya" ucap Long Tian sambil berjalan mendekati pria sepuh itu.
Perbedaan tingkat kultivasi yang meski hanya satu tingkat tapi memang sangat jauh karena tidak semua bisa sampai ke tingkat pencipta Ilahi tahap akhir seperti Long Tian.
Lima orang melesat mendekati Long Tian dan semuanya memiliki kultivasi tingkat pencipta semi abadi tahap akhir.
"Sebaiknya kalian tahu batasan kalian" ucap Long Tian sambil mengeluarkan pedang naga emas dan memegangnya di tangan kanannya.
"Dewa naga emas Long Tian mohon maafkan pria sepuh ini dan tolong lepaskan mereka" ucap Ju Lo dengan sangat hormat yang melihat Long Tian hanya berjarak beberapa meter dari tempatnya dan memegang pedang naga emas di tangan kanannya itu.
"Kenapa aku harus melepaskan kalian" ucap Long Tian sambil berdiri lima meter dari depan Ju Lo.
"Kami bersembunyi di sini untuk menguatkan kultivasi kami dan maaf jika saya meragukan anda" ucap pria sepuh itu dengan sangat hormat dan masih berlutut dalam tekanan aura naga Long Tian.
Long Tian kemudian menghilangkan tekanan aura naganya dan semuanya langsung bersujud di depan Long Tian.
"Kami memohon pengampunan dari Penguasa 100 Galaksi" ucap pria sepuh itu dengan hormat dan diikuti oleh kelima orang yang ada di belakang nya.
"Bangunlah dan sebaiknya kalian tidak bersandiwara lagi di hadapanku" ucap Long Tian sambil mengayunkan pedang naga emas dan siluet pedang berwarna putih melesat keluar dari pedang naga emas menuju ke atas kubah perlindungan itu dengan cepat.
Booooom kraaaaaaaaaak
Booooooooooom kraaaaaaaaaak
Dua ledakan terdengar dan kini terlihat jika sebenarnya Long Tian berada di sebuah perkampungan dan kubah perlindungan itu sepenuhnya menghilang bahkan kabut yang menutupi seluruh areal gunung itu juga menghilang.
"Jadi kalian memiliki dua kubah perlindungan di tempat kalian ini, sehingga aku tidak bisa melihat perkampungan ini sebelumnya" ucap Long Tian sambil tersenyum dan kini dia sudah bisa memeriksa jiwa semua orang itu dan ternyata mereka berjiwa baik.
"Benar Penguasa, kami sebenarnya adalah bagian dari manusia pertama di dunia ini, dan ratusan juta tahun lalu datang jutaan ras iblis darah yang langsung menyerang kami semua, kami sengaja bersembunyi disini dan membuat kubah perlindungan yang disamarkan dengan kabut tebal melalui artefak peninggalan para leluhur kami" ucap pria sepuh bernama Ju Lo itu dengan hormat yang kini sudah dalam posisi duduk di depan Long Tian yang berdiri lima meter di depannya itu.
"Apa kau pemimpin disini" ucap Long Tian dengan ramah sambil menyimpan kembali pedang naga emas ke dalam cincin dimensinya dan melihat sekelilingnya yang merupakan sebuah perkampungan besar bahkan mirip dengan sebuah kota dengan bangunan bangunan besar yang padat.
"Benar penguasa, saya Pemimpin mereka semua" ucap Ju Lo dengan sangat sopan dan hormat sambil menundukan kepalanya.
Long Tian yang melihat sekelilingnya dapat melihat jika sekte pilar naga emas terlihat megah dari lokasinya saat itu dengan jarak sekitar dua puluh kilometer.
"Ada berapa orang di sini" ucap Long Tian yang melihat jika perkampungan itu sangat padat bangunannya sampai sampai jarang yang memiliki halaman.
"Penguasa disini ada hampir dua juta orang dan semuanya berkultivasi tingkat pencipta hanya anak anak saja yang masih tingkat Dao" ucap Ju Lo dengan sangat sopan dan hormat.
"Lalu kenapa kalian membiarkan banyak mayat di hutan itu" ucap Long Tian sambil melihat sekelilingnya kembali dengan mata emasnya