Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 83 part 9


"Tuan muda, saya memang seorang Jenderal perang namun saya tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk mengambil alih dunia ini dan menjadi kaisar dunia ini, saya juga ingin menghindari adanya korban dari penduduk yang tidak berdosa" ucap jenderal Jee dengan sangat sopan dan hormat.


"Aku akan membantu mu, yang aku tanyakan apakah anda siap atau tidak, mengenai mereka semua jangan kau pikirkan sama sekali" ucap Long Tian dengan sangat mendominasi karena menggunakan kekuatan semesta dalam ucapannya itu.


Semuanya terlihat mendapatkan sedikit tekanan bahkan para penduduk kota yang ada di lapangan kota itu pun merasakannya.


Sementara itu para penyerang nya terlihat kebingungan karena suara Long Tian yang sangat mendominasi itu.


"Tuan muda jika memang kehendak Langit maka saya sangat siap, namun dia harus memaksakan sehingga penduduk menjadi korban maka saya memilih menjawab tidak" ucap Jenderal Jee dengan sangat sopan dan hormat karena merasakan jika ucapan Long Tian itu sangat mendominasi bahkan menggetarkan jiwanya.


"Baiklah aku terima ucapan mu itu sebagai iya, lalu jika aku melumpuhkan mereka semua apakah anda berani mencabut nyawa mereka di hadapanku" ucap Long Tian dengan sangat santai seolah olah jutaan orang yang menyerangnya itu bukanlah halangan untuk nya.


"Kami semua siap menghapus mereka dari dunia ini" ucap Jenderal Jee mewakili yang lainnya dan diangguki kepala oleh semua pria sepuh itu.


"Bagus bersiaplah kalian bersimbah darah mereka" ucap Long Tian sambil tersenyum hangat dan melayang satu meter di atas tanah sambil menghadap keluar dari kubah perlindungan itu.


"Pengendalian senjata, potong semua kaki mereka" ucap Long Tian dengan lantang dan menggunakan kekuatan semesta yang hanya terdengar oleh semua penduduk kota itu saja.


Semua senjata itu langsung merespon permintaan nya dan terlihat jika senjata senjata yang sedang di pegang oleh para penyerangnya itu kini terlepas dan langsung melayang ke atas kepala para pemiliknya lalu dengan sangat cepat bergerak menjalankan tugas mereka yaitu memotong kedua kaki para penyerang itu.


Semua pria sepuh dan juga semua penduduk melihat fenomena baru ini dimana semua senjata itu seakan akan ada yang mengendalikan sehingga langsung bergerak memotong kedua kaki para penyerang itu sehingga kedua kaki semua penyerang itu terputus dan tubuh mereka kini jatuh ke tanah.


"Apa yang kalian tunggu, bukankah kalian akan menghapus mereka semua dari dunia ini" ucap Long Tian dengan ramah menyadarkan mereka semua yang ada dihadapannya.


"Tuan muda, lalu bagaimana dengan kubah perlindungan transparan itu, apakah sudah hilang" ucap jenderal Jee dengan sangat sopan bahkan lebih sopan dan hormat dari sebelumnya.


"Kalian semua bisa melewati nya karena kalian berjiwa baik namun jika yang berjiwa jahat tidak akan dapat melewati nya, kubah perlindungan ini akan aku hilangkan jika tugas kalian selesai" ucap Long Tian kembali dengan santai sambil tetap melayang satu meter di atas tanah.


"Baik Tuan muda, semuanya ayo kita potong leher mereka" ucap jenderal Jee dengan menggunakan Qi mendalamnya sehingga terdengar oleh semua penduduk kota yang ada di lapangan itu.


Jenderal Jee dan semua pria sepuh di ikuti para penduduk kota yang memiliki kultivasi langsung bergerak dengan cepat dan keluar dari kubah perlindungan itu untuk menghabisi semua penyerang yang kini tergeletak di atas tanah karena tidak memiliki kaki lagi.


"Semangat mereka sangat bagus dan bahkan aku tidak menggunakan kekuatan 100 galaksi di depan mereka semua" ucap Long Tian dalam hatinya sambil menghilangkan semua kubah perlindungan transparan yang sebelumnya dia buat karena sudah tidak lagi di perlukan


Semua senjata para penyerang itu masih melayang lima meter di atas tanah dan langsung di panggil oleh Long Tian sehingga semuanya melesat dengan cepat ke belakang Long Tian membentuk perlindungan untuk Long Tian.


"Bahkan para wanita itu bisa sadis juga" ucap Long Tian sambil melihat ke wanita yang ada di rumah makan itu yang sepertinya merupakan pemilik dari rumah makan karena sekarang pakaian seperti pakaian para wanita bangsawan meskipun kini sudah terkena darah dari para penyerang.


Dua jam berlalu dan kini terlihat jika semua penduduk kota sudah kembali ke lapangan itu bahkan jumlah mereka semua sudah bertambah.


"Tuan muda kami sudah melaksanakan tugas kami, semua sudah tidak lagi memiliki kepala dan ini berisi semua harta yang di ambil dari mayat mereka semua termasuk dari kediaman mereka" ucap jenderal Jee dengan sangat sopan dan hormat sambil memberikan sebuah cincin dimensi kepada Long Tian.


"Baik terima kasih" ucap Long Tian sambil tersenyum dan menerima cincin dimensi itu dan memeriksa isinya yang ternyata berisi jutaan cincin dimensi.


"Kami yang berterima kasih atas bantuan anda melumpuhkan mereka semua sebelumnya" ucap Jenderal Jee dengan sangat hormat.


"Baiklah semuanya aku ada permintaan lagi, tolong kumpulkan semua mayat mereka di hadapan ku, karena jika di biarkan maka mayat mayat itu akan menjadi sumber penyakit untuk kalian semua setelah itu kembalilah kesini karena aku akan memberikan kenang kenangan untuk kalian semua masing masing akan mendapatkan seribu keping koin emas dari ku" ucap Long Tian dengan menggunakan kekuatan semesta.


"Baik Tuan muda" ucap semuanya kompak dan bersemangat karena mendengar akan mendapatkan seribu keping koin emas itu.


Semua penduduk kota itu langsung bergerak dengan cepat bahkan gerakan mereka lebih cepat dari sebelumnya, semuanya bekerja sama mengumpulkan mayat mayat itu dan juga kedua kaki dan kepala mereka semua.


"Untuk seribu keping koin emas kalian bahkan secepat ini bekerja, bagaimana jika aku tadi bilang masing masing mendapatkan satu juta ya" ucap Long Tian dalam hatinya sambil melihat sekelilingnya yang terlihat adalah pada penduduk kota yang tidak peduli tubuh mereka terkena oleh darah dan mengangkat tubuh serta bagian tubuh yang terlepas itu bahkan semua anak anak juga ikut mengumpulkan kepala dan kaki.


"Mereka benar benar semangat ternyata, baiklah semoga saja seribu keping koin emas dariku nanti akan membuat hidup kalian semua lebih mapan lagi" ucap Long Tian dalam hatinya sambil melihat jika sudah ada tumpukan mayat dan potongan kaki serta kepala di hadapannya.


Long Tian kemudian memeriksa keluar dari kota itu dan melihat jika jarak seratus kilometer dari kota itu masih kosong sehingga bisa untuk dia melebarkan kubah perlindungan yang dia buat sebelumnya.


Long Tian menggerakkan tangannya dan langsung melebarkan kubah perlindungan kota dengan radius seratus kilometer agar masa depan penduduk kota itu semakin maju kedepannya.