Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Warga desa yang baik


"Seperti nya hari ini jalan jalan di dunia ini tidak akan merugikanku" ucap Long Tian sambil melesat ke arah sebuah desa dan turun 500 meter sebelum pintu gerbang desa itu.


"Coba kulihat dulu desa ini apakah aku diterima baik atau mereka juga ingin nyawaku" ucap Long Tian sambil melangkah ke arah gerbang desa itu.


Long Tian melihat jika desa ini pernah mengalami penyerangan dengan beberapa kerusakan di gerbang desa dan juga rumah rumah yang ada disana dan banyaknya yang menjaga gerbang kota.


Long Tian yang menggunakan pakaian dan jubah seorang penguasa laksana seorang raja yang mampir desa dan menarik perhatian semua yang berjaga di depan gerbang desa.


"Tuan Muda, apakah ada yang kami warga desa ini bisa bantu" ucap seorang pria yang berjaga di gerbang desa menyapa Long Tian dengan sangat sopan dan Ramah


"Saya hanya berjalan jalan dan mencari orang orang sekte aliran hitam" ucap Long Tian dengan ramah dan tersenyum.


"Tuan muda maaf apakah tujuan anda untuk bergabung dengan mereka" ucap pria itu dengan sedikit nada amarah yang di tahan.


"Saya hanya membantu Yama sang dewa neraka untuk mengirim mereka lebih cepat bertemu dengan nya" ucap Long Tian dengan sopan namun mendominasi.


"Tuan Muda, maaf jika saya berhati hati karen seminggu yang lalu orang orang sekte aliran hitam itu menyerang kami, dan di desa kami tidak ada seorang pun dari sekte aliran hitam" ucap pria tersebut.


"Apakah di desa ini banyak yang terluka" ucap Long Tian dengan ramah dan mendominasi.


"Tuan Muda dapat melihat sendiri kerusakan yang kami dapatkan dah di desa ini haya kami saja yang masih bisa beraktivitas karena luka kami tidak terlalu berat" ucap pria tersebut sambil memperlihatkan luka sabetan pedang di lengan kanannya yang sudah rapat namun menghitam.


" Bisakah kalian semua memperlihatkan luka yang kalian semua terima?" Ucap Long Tian dengan ramah


Mereka semua memperlihatkan luka mereka dan semuanya menghitam.


"Apa kalian mengetahui jika kalian terkena racun" ucap Long Tian sambil menunjuk bekas luka yang menghitam di lengan pria itu


"Tuan muda kami tau luka kami mengandung racun tapi nyawa penduduk yang lain lebih berharga jadi kami berjaga disini jikalau ada penyerangan lagi" ucap pria itu dengan sopan.


"Saya suka dengan prinsip kalian, kalian minumlah pil penyembuh ini" ucap Long Tian sambil memberikan 20 Pil penyembuh tingkat dewa.


"Tuan muda terimakasih tapi jika boleh biar warga yang lain saja yang menyerap khasiat pil ini karena mereka sedang bertaruh nyawa" ucap salah satu pria disana dengan terbata bata dan takut Long Tian tersinggung.


"Saya masih memiliki jumlah yang cukup untuk yang lain, kalian minumlah dahulu pil itu" ucap Long Tian dengan tegas.


Mereka tidak lagi membantah dan langsung meminum pil penyembuh itu dan langsung merasakan tubuh mereka kembali fit dan tiba tiba semuanya memuntahkan darah hitam dan luka mereka kini sudah pulih seutuhnya dan tidak terlihat sama sekali termasuk kulit yang menghitam tadi.


"Ada berapa penduduk yang terluka?" Tanya Long Tian sambil duduk di sebuah batu besar yang ada di dekatnya.


"Semuanya ada 855 orang yang terluka, dan ini gabungan dua desa, karena desa mereka sudah hancur jadi saya sebagai kepala desa ini membawa mereka kesini" ucap pria tersebut.


"Tindakan anda sudah tepat dan bantulah mereka semua, berikan pil penyembuh ini kepada mereka semua dan simpanlah sisanya untuk berjaga jaga dan bagikan koin emas yang di dalamnya secara merata" ucap Long Tian sambil berdiri dan memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi 2000 pil penyembuh dan satu juta koin emas.


"Tuan muda ini terlalu banyak, saya tidak bisa menerima ini" ucap pria tersebut.


"Saya akan melanjutkan perjalanan saya dan jangan tolak hadiah ku" ucap Long Tian dengan sangat mendominasi tidak mau di bantah sama sekali.


"Baik Tuan Muda terimakasih" ucap Pria itu dengan hormat dan sambil tersenyum bahagia.


Long Tian hanya tersenyum dan berbalik sambil melayang meninggalkan desa itu dengan menggunakan kekuatan 100 galaksi.


Para penjaga desa yang sebelumnya melihat kepergian Long Tian kini melihat Long Tian menggunakan Mahkota dan jubah bercahaya serta lingkaran cahaya di bawah kakinya langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian.


"Terima kasih Penguasa 100 Galaksi sudah datang menjawab doa kami dan membantu kami" ucap pria itu dan di ikuti yang lainnya.


"Kepala desa, Penguasa 100 galaksi memberikan hadiah apa" ucap seorang pria sepuh yang dari tadi diam


"Paman, Penguasa memberikan dua ribu pil penyembuh seperti tadi dan satu juta koin emas untuk saya bagikan secara merata ke kalian semua dan semua penduduk" ucap Pria tersebut.


Pria sepuh itu kembali bersujud dan berkata "terima kasih penguasa anda menjawab doa kami semua, sehat selalu untuk anda dan keluarga anda" yang terdengar oleh yang lainnya dan langsung ikut mendoakan Long Tian.


"Kalian bersemangatlah, dunia ini membutuhkan banyak orang baik seperti kalian" ucap Long Tian dengan menggunakan Qi mendalamnya, dia yang masih melayang menengok mereka semua dan langsung berteleportasi ke atas awan.


Di atas awan Long Tian kemudian melihat ke desa itu dengan mata emas nya dan melihat pria yang ia berikan cincin dimensi sedang membagi bagikan pil penyembuh dan membantu mereka menyerap khasiatnya.


"Kebaikan yang hakiki yang meski di hadapkan dengan masalah besar tetap menjadi orang baik" ucap Long Tian yang kini melihat semua penduduk berlutut dan bersujud Tiga kali untuk nya.


" Nama ku Long Tian, dan aku penguasa 100 Galaksi dan kehadiran ku ke sini hanya meminta kalian semua untuk terus bersemangat dan ingat bahwa musuh kita adalah ras iblis darah berikut pengikut nya yang kalian sebut sekte aliran hitam itu, jadi jangan lagi kalian berikan maaf untuk mereka, ayo kita perangi bersama semua keburukan dan kejahatan, agar kita semua bisa hidup damai dan makmur" ucap Long Tian dengan kekuatan semesta yang sangat mendominasi dan difokuskan untuk ke desa itu saja.


Semua yang ada di desa itu langsung berlutut dan bersujud tiga kali sebagai penghormatan kepada Long Tian dan mereka semua mendoakan Long Tian meski hanya mendengar suaranya tidak melihat wujudnya, mereka semua semakin yakin bahwa Long Tian melihat dan mendengar doa mereka semua.


Long Tian tersentuh atas penghormatan warga di desa itu dia semakin yakin bahwa masih ada yang menilainya baik meski jutaan jiwa sudah menghilang di tangannya.