
Sudah dua jam berlalu dan hari pun sudah malam, terlihat jika perahu besar itu akan bersandar di sebuah pelabuhan dan banyak prajurit perang yang berjaga disana.
"Laut hempaskan perahu itu" ucap Long Tian.
Ombak di belakang perahu itu tiba tiba menjadi tinggi dan langsung menghempaskan perahu itu sehingga merusak semua perahu yang ada disana dan bahkan pelabuhan itu juga menjadi rusak parah.
Hal itu mengakibatkan kepanikan dari semua orang yang ada di pelabuhan itu bahkan banyak yang meregang nyawa karena kejadian itu.
" Baiklah kita lihat siapa orang di balik layar semua ini" ucap Long Tian sambil melihat seorang prajurit yang kini terpental kelautan dan dia mencoba untuk berenang kembali ke daratan.
Long Tian kemudian mengeluarkan cahaya emas penariknya dan dengan cepat cahaya emas penariknya itu melesat dari jari telunjuknya dan menangkap prajurit itu dan membawanya ke atas awan tepat lima meter di depan Long Tian.
Situasi semua yang sedang panik di tambah juga sudah malam hari sehingga tidak ada satupun di pelabuhan itu yang melihat jika cahaya emas penarik Long Tian membawa satu prajurit ke atas awan.
"Aku ingin tau siapa dalang penculikan wanita wanita itu, kau boleh berbicara langsung atau aku akan mencopot semua jari tangan dan kakimu" ucap Long Tian ke prajurit di depannya yang perutnya terikat oleh cahaya emas penariknya.
"Tuan, ini semua perintah kaisar, jika raja menolak maka raja akan dianggap pengkhianat dan orang orang kaisar yang ada di istana akan langsung membunuh Raja kami" ucap prajurit itu dengan jujur namun Long Tian tidak mau asal mempercayai hal ini.
"Apa ada lagi yang ingin kau bicarakan" ucap Long Tian dengan tegas dan mengencangkan cahaya emas penariknya itu.
"Tuan, kami semua tidak berdaya, kami mengabdi kepada raja dan Jenderal kami, semua yang saya katakan adalah benar, anda boleh membunuh saya jika saya anda anggap berbohong " ucap prajurit itu dengan jujur.
"Jika anak atau istrimu yang dibawa apa yang akan kau lakukan" ucap Long Tian dengan tegas.
"Tuan hamba mohon maaf, namun itu juga pilihan yang diberikan oleh Raja dan raja juga mendapatkan pilihan itu dari kaisar" ucap prajurit itu dengan sopan dan jujur.
Long Tian kemudian mengeluarkan bola kristal kenangan dan mengarahkan ke depan prajurit itu.
"Berikan kekuatan jiwamu ke bola kristal itu" Ucap Long Tian dengan tegas dan mendominasi.
"Baik Tuan" ucap prajurit itu dan langsung memberikan kekuatan jiwanya ke bola kristal kenangan.
"Bola kristal kenangan itu langsung membesar dan memperlihatkan semua kenangan prajurit itu dalam waktu satu tahun terakhir dan memang terlihat ada 10 orang dengan seragam kekaisaran yang selalu ada di dekat Raja kerajaan prajurit itu.
"Baiklah aku mempercayai mu, aku akan mengirimmu kembali ke dekat daratan dan rahasiakan hal ini" ucap Long Tian dengan tegas dan mendominasi.
"Baik Tuan, terima kasih" ucap prajurit itu dan langsung dibawa lagi oleh cahaya emas penarik Long Tian ke pantai dekat dengan pelabuhan itu yang memang kosong tidak ada manusia disana.
"Lupakan para raja, habisi saja orang orang kekaisaran satu persatu dan hapus saja secara tersembunyi orang orang yang menurut kalian pantas di hapus, ingat untuk selalu berhati hati, nyawa kalian semua lebih berharga" ucap Long Tian bertelepati ke Jenderal muda yang memimpin pasukan bayangan yang ada di dunia ini.
" Baik Penguasa akan hamba laksanakan, maaf Penguasa bagaimana dengan semua harta dari pulau gurita yang ada di hamba." ucap Jenderal muda itu melalui telepati
"Baik Penguasa, terima kasih" jawab Jenderal muda itu tetap melalui telepati.
Long Tian kemudian membuat singgasana awan dan langsung menduduki nya seakan takut ada yang mendahuluinya.
"Awan bawa aku ke istana kaisar dunia ini" ucap nya pelan sambil duduk bersandar dengan santai.
Awan itu langsung melesat dengan cukup cepat dan terus melesat ke arah barat.
Dua jam berlalu dan kini awan yang diduduki oleh Long Tian itu sudah melayang di atas sebuah istana yang sangat besar dan megah.
"Untuk seorang kaisar bahkan dia memiliki istana yang lebih besar dari padaku" ucap Long Tian berbicara sendiri.
"Jadi dia seorang raja iblis darah yang bertransformasi menjadi manusia dan bisa menjadi kaisar di dunia ini, sungguh hebat, sayang hari sudah sangat larut jadi aku nga bisa melihat wajah panik orang orang ini" ucap Long Tian sambil tersenyum dan dia menunjuk ke bawah.
Cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman keluar dari jarinya dan terus menyebar lalu membentuk Kubah Segel cahaya dan menutup kawasan istana dan ada satu kubah lebih besar yang menutupi kawasan ibukota.
Prajurit prajurit yang berjaga panik melihat kubah cahaya itu namun tidak ada yang berani melewati kubah cahaya itu.
"Sepertinya terlalu lebar,coba aku buat agar melapisi semua lantai kediaman dan istana mu wahai kaisar" ucap Long Tian sambil menunjuk ke bawah kembali.
Dan kembali cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman melesat dari jari telunjuknya namun tidak langsung menyerbar melainkan terus melesat ke tanah kawasan istana itu dan melapisi bagian atas tanah kawasan istana itu namun terus menyebar ke seluruh benua itu.
Bola bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman mulai beterbangan dan banyak sudah yang menjadi abu saat menginjak tanah yang kini terlapis bagian atasnya oleh segel kutukan darah penghapus jiwa buatan Long Tian yang bisa memilih mana orang baik mana orang jahat.
Long Tian melihat jika kini sudah tidak ada seorang pun kini yang terjaga, karena semua tanah dan lantai bangunan kini terlapis oleh segelnya.
"Seharusnya aku dari dulu saja seperti ini toh semuanya pasti menginjak tanah" ucap Long Tian sambil tersenyum lalu menunjuk ke atas dan keluar tiga cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman melesat ke tiga arah.
Long Tian mengirim segel yang sama untuk ketiga benua lainnya.
"Sebaiknya aku buat semuanya tertidur lebih nyenyak saja" ucap Long Tian sambil tersenyum dengan sangat ramah.
"Hujan turunlah berikan mereka cuaca dingin" ucapnya pelan dan awan mulai menetes satu persatu.
Hujan yang merata di seluruh dunia itu benar benar membuat semuanya di dunia itu tertidur dengan sangat pulas tanpa tau jika di sekelilingnya banyak bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman berterbangan dan banyak orang yang mereka kenal sudah menjadi abu.
"Istana yang mewah dan megah namun sayang sekali tidak mempunyai seorang prajurit pun yang berjaga" ucap Long Tian sambil tersenyum usil.