
"Nyonya terima kasih" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat dan mulai menyantap makanannya sedangkan wanita sepuh itu kemudian meninggalkan Long Tian dan kembali lagi untuk menyajikan teh herbal buatan rumah makannya.
Pria pria sepuh yang ada di meja sebelah Long Tian juga tidak berbicara sedikitpun namun mereka semua menyantap makanan mereka sedangkan pria sepuh yang mendapatkan Pil Penyembuh tingkat dewa itu sudah meninggalkan rumah makan itu.
Setengah jam berlalu dan terlihat jika pria sepuh itu sudah kembali ke rumah makan dengan seorang wanita sepuh dan langsung berdiri di depan Long Tian yang sedang menikmati teh nya.
"Tuan muda terima kasih atas pemberian Pil Penyembuh tingkat dewa dan berkat pertolongan anda, saya bisa sembuh kembali" ucap wanita sepuh itu dengan hormat sambil membungkukkan badannya demikian juga dengan pria sepuh itu.
"Kalian berdua duduklah, Teh ini sangat banyak dan bisa kita nikmati bersama" ucap Long Tian dengan ramah sambil mempersilahkan kedua orang tua itu untuk duduk.
Mereka berdua kemudian duduk di depan Long Tian sedangkan pria pria sepuh di meja sebelah tampak memandangi Long Tian dengan ramah.
"Maafkan saya jika saya boleh tahu apa yang anda tanam di perkebunan anda" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke semuanya.
"Tuan muda desa kami ini penghasil kopi terbesar di dunia kristal ini dan kami juga memiliki banyak perkebunan apel" ucap pria sepuh itu dengan ramah sambil tersenyum hangat ke Long Tian.
Long Tian hanya tersenyum dan kemudian menuangkan Teh untuk keduanya karena ada tiga gelas lainnya yang belum di gunakan di meja itu.
"Begini saja aku akan membeli senilai lima puluh tael emas apel dan lima puluh tael emas kopi untuk hadiah ku kepada Tuan kota Long Sing apakah anda bisa mengantarkannya ke kediamannya" ucap Long Tian dengan ramah sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi seratus sepuluh tael emas.
"Tuan muda terima kasih anda sudah mempercayai saya, para penduduk desa akan sangat gembira jika mendengar pembelian jumlah besar ini namun anda kelebihan sepuluh tael emas" ucap pria sepuh itu dengan hormat sambil mengeluarkan sepuluh tael emas dan meletakkannya di atas meja itu.
"Itu untuk ongkos pengiriman nya masa kalian ke kota naga tidak berkeringat" ucap Long Tian sambil tertawa ringan.
"Anda benar benar dermawan, saya akan segera menyiapkan semuanya dan saya sendiri yang akan mengantarkan hadiah anda ini untuk Tuan Kota Long Sing, namun jika nanti beliau bertanya dari siapa saya harus menyampaikan apa?" Ucap pria sepuh itu dengan hormat sambil menyimpan kembali sepuluh tael emas itu.
"Bilang saja dari Tian, dia pasti paham" ucap Long Tian dengan ramah sambil memanggil wanita sepuh pemilik rumah makan itu.
"Baik Tuan muda Tian, saya sekali lagi berterima kasih kepada anda" ucap pria sepuh yang merupakan seorang kepala desa disana.
"Tuan muda semuanya jadi lima Keping koin emas dan ini yang anda minta di bungkus" ucap wanita sepuh itu sambil meletakkan empat bungkus makanan di atas meja.
"Nyonya sisanya untuk membayar pengunjung lainnya saja, baiklah semuanya saya permisi karena harus melanjutkan perjalanan" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat dan memberikan dua ratus lima puluh Keping Koin Emas ke wanita sepuh itu dalam sebuah kantong penyimpanan kecil.
Semua pengunjung rumah makan itu mendengar suara Long Tian meski sebagian mendengarnya dengan sangat samar.
Long Tian kemudian memberikan empat bungkus makanan yang dibelinya ke pria sepuh yang menjaga kudanya.x
"Tuan terima kasih dan selamat tinggal saya akan segera melanjutkan perjalanan saya" ucapnya sambil menaiki kudanya.
"Tuan muda saya yang berterima kasih kepada anda" ucap pria sepuh itu sambil memegang empat bungkus makanan pemberian Long Tian dan melihat Long Tian meninggalkan desa mereka.
"Kepala desa kita sungguh beruntung karena kedatangan Tuan muda itu ke desa kita ini" ucap pria seuh yang sebelumnya duduk di depan kepala desa itu sebelum Long Tian memberikan Pil Penyembuh tingkat dewa.
"Benar, itulah kerja seorang dewa, datang membantu kita dengan tidak bisa di duga, baiklah semuanya ayo kita ke perkebunan dan kau jika mau ikut ayo tapi jika mau ke kota intan ya silahkan" ucap kepala desa itu dengan ramah
"Tidak aku tidak jadi pergi, ayo kita ke perkebunan saja bersama sama" jawab pria sepuh itu dengan bersemangat.
Sementara itu Long Tian sudah keluar dari desa dan hanya meminta kudanya untuk berjalan santai saja sambil dia menikmati suasana alam sekitarnya.
"Long Sing nanti akan ada yang mengantarkan kopi dan apel ke kediaman mu dari ku kau terima saja dan jika bisa berikan satu toko untuk mereka berjualan di kota mu itu" ucap Long Tian melalui telepati ke Long Sing sambil terus menikmati indahnya alam sekitarnya dari atas kudanya.
"Baik Penguasa, saya akan mengaturnya untuk anda sehingga mereka tidak mengetahui jika anda sebenarnya adalah penguasa asli dunia kristal ini" ucap Long Sing melalui telepati kembali dan terdengar sangat sopan.
"Ya terima kasih" ucap Long Tian kembali melalui telepati dan dia menyadari jika ada lima orang penunggang kuda yang mengikuti nya sejak dari rumah makan itu dengan niat yang tidak baik.
"Sudah cukup jauh dari desa dan aku bisa membunuh mereka semua" ucap Long Tian sambil memelankan laju kudanya agar kelima penunggang kuda itu bisa segera menyusul nya.
Tepat sesuai dugaannya kelima penunggang kuda itu langsung mengepungnya.
"Tuan muda anda sungguh kaya dan dermawan jadi berikan cincin dimensi milikmu itu dan kami akan mengampuni nyawamu" ucap salah seorang penunggang kuda yang memiliki kultivasi tingkat pencipta surgawi tahap akhir dan merupakan yang terkuat dari mereka semua.
"Dasar sampah, kalian pikir kalian siapa berani mengancam ku dan meminta harta ku" ucap Long Tian dengan tenang dan menekan mereka semua dengan aura naganya lalu meminta semua kuda itu kembali ke desa.
Kelima orang itu terangkat dari kudanya dan merasakan tekanan di semua bagian tubuh mereka sedangkan kuda kuda mereka langsung berlari kembali ke desa itu.
"Aku terlalu malas untuk keluar keringat untuk membunuh kalian ucap Long Tian sambil tersenyum hangat ke mereka semua yang tidak bisa bergerak sama sekali dan melayang tiga meter di atas tanah terkunci oleh aura naga Long Tian.