
Long Tian kini sudah di seberang jembatan dan dia melihat ke arah para penduduk desa di seberang nya.
"Kalian semua orang baik, teruslah menjadi orang baik, hiduplah seperti biasa dan berlatihlah agar kelak kalian bisa melindungi benar benar desa kalian dan semua orang yang kalian kenal, terima kasih atas kebaikan kalian semua saya permisi" ucap Long Tian dengan menggunakan kekuatan semesta yang terdengar oleh semua warga desa itu sambil tersenyum ramah dan kemudian membalikkan badannya lalu melayang mengikuti jalanan setapak yang akan membawa nya ke arah desa yang tidak dapat dilihat melalui mata emasnya.
Kepala desa dan semua penduduk desa berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian sambil mendoakan Long Tian.
"Kalian semua dengarkan, ada titipan dari penguasa berupa koin emas dan cincin dimensi, masing masing keluarga akan mendapatkan sepuluh ribu keping koin emas dan dua cincin dimensi yang sangat luas, mungkin hanya kaum bangsawan yang memilikinya, ditambah penguasa juta menitipkan banyak Pil Penyembuh tingkat dewa untuk kita jika nanti ada hal darurat namun Pil Penyembuh ini akan aku simpan sesuai pesan penguasa, jadi kalian semua nanti perwakilan masing masing keluarga agar mendatangi kediaman saya" ucap Kepala desa itu dengan menggunakan Qi mendalamnya sehingga terdengar oleh semuanya.
Semuanya langsung bersujud sambil menangis, mereka berdoa untuk Long Tian, hal ini sangat besar untuk mereka semua dan tidak pernah mereka duga jika kehadiran sosok yang selalu ada dalam doa mereka benar benar hadir dan membawa banyak perubahan untuk hidup mereka semua.
"Penguasa, anda datang sebentar namun anda memberikan banyak keajaiban untuk kami, Terima kasih, semoga anda sehat selalu dan selalu dijaga oleh sang pencipta" ucap kepala desa itu sambil bersujud.
Sementara itu Long Tian sudah memasuki desa yang katanya sudah kosong itu namun dia merasakan adanya kehidupan manusia di desa tersebut.
Bangunan bangunan di desa itu memang sudah banyak yang hancur dan roboh namun ada beberapa bangunan yang masih tegak berdiri akan tetapi long Tian tidak dapat melihat kedalam bangunan bangunan itu.
"Ada apa ini, seharusnya sejak aku memahami segel kuno ras iblis darah aku bisa melihat menembus segel kuno tapi di desa ini aku benar benar tidak bisa melihat menembus bangunan bangunan itu" ucap Long Tian yang masih berdiri di gerbang desa yang hanya tinggal reruntuhan itu.
Ada lima bangunan besar yang masih berdiri meskipun tidak terawat sama sekali dan tampak ilalang sudah tumbuh dengan lebatnya di sekitar kelima bangunan besar itu.
"Tidak dalam desa ini, tidak juga jalanan desa ini semuanya sangat tidak terawat dan jalanan ini akan sangat menyusahkan penduduk desa jika ingin dilintasi" ucap Long Tian sambil melihat sekelilingnya yang benar benar tidak membuatnya nyaman.
"Tanah telanlah yang sudah hancur, bersihkan desa dan jalanan, alam buatlah jalanan yang nyaman untuk penduduk" ucap Long Tian pelan sambil fokus berkomunikasi dengan semesta ini dan masih menggunakan kekuatan 100 galaksi.
Tanah bergetar dengan hebat bahkan terasa sampai ke desa perkebunan kopi dan teh yang sebelumnya di kunjungi oleh Long Tian.
Retakan retakan tanah kini terlihat di desa yang hancur itu demikian juga di jalanan bahkan sampai jalanan desa perkebunan teh dan kopi itu, semua yang ada di desa itu kembali kaget dengan fenomena alam ini namun jembatan yang sebelumnya di buat oleh Long Tian masih kokoh berdiri.
Semua reruntuhan bangunan dan semua yang menghalangi jalanan kini perlahan mulai tertelan oleh tanah dan ada hal yang membuat penduduk desa semakin kaget dimana pepohonan mulai bergeser dari pinggir jalanan, jalanan kini tampak semakin luas seluas jembatan.
Setengah jam berlalu dan kini di lokasi Long Tian hanya terlihat lima bangunan saja di tengah tengah tanah lapang yang kosong tidak ada lagi rerumputan ilalang atau pun bekas bekas reruntuhan bangunan disana.
Jalanan dari dalam desa perkebunan teh dan kopi sampai jembatan dan bahkan sampai ke dalam hutan dan menembus ke kota kini menjadi sangat bagus.
"Kepala desa Penguasa masih sangat memperhatikan kita, lihatlah jalanan desa kita dan di luar desa yang mengarah ke jembatan semuanya menjadi sangat rapi dan sangat bagus karena batuan batuan alam ini" ucap seorang pria sepuh di kediaman kepala desa karena penduduk sedang mengantri pembagian oleh oleh dari Long Tian.
"Kau benar, kita benar benar di sayangi oleh penguasa, ingatlah untuk selalu melaksanakan pesan penguasa dan selalu berdoa untuknya" ucap kepala desa itu dengan ramah.
Sementara itu Long Tian sedang berjalan mendekati salah satu dari lima bangunan besar itu dan dia tidak mau gegabah sama sekali oleh karena itu dia kini menggunakan cangkang cahaya emas untuk menjadi perlindungannya meskipun jubah naga nya saja sudah cukup untuk melindunginya.
"Bangunan ini bahkan tidak berdampak pada goncangan gempa tadi, dia masih kokoh berdiri, ada apa ini, kekuatan apa yang sanggup menahan kekuatan alam" ucap Long Tian sambil mempelajari seluruh bagian dari bangunan bangunan besar yang lebih cocok di sebut sebuah gudang besar karena masing masing hanya memiliki satu pintu dan tidak memiliki jendela sama sekali persis dengan bangunan besar penyimpanan hasil perkebunan di desa sebelumnya.
Dua jam sudah berlalu dan kini Long Tian sudah terlihat lebih tenang dan tidak lagi memutari kelima bangunan besar itu melainkan dia berdiri di depan bangunan terbesar yang ada di tengah.
"Ternyata ada segel transparan melindungi kelima bangunan ini" ucap Long Tian sambil tersenyum dan menggerakkan tangannya dengan cepat lalu menunjuk ke atas kepalanya.
Cahaya putih melesat ke atas dan membentuk sebuah kubah cahaya berwarna putih yang menutup semua area desa itu.
"Sekarang tidak ada satupun yang bisa keluar dari dalam desa ini meskipun hanya roh" ucap Long Tian dengan santai sambil kembali membuat gerakan tangan dengan cepat lalu menyentuh pintu bangunan besar itu, lebih tepatnya yang dia sentuh adalah segel transparan yang melindungi bangunan besar itu.
Kraaaaaaaaaak
Booooooooooom
Suara pecah seperti kaca yang pecah terdengar dan suara ledakan kencang juga terdengar dengan kencang bahkan ledakan ini terdengar sampai desa perkebunan yang mengakibatkan mereka langsung melihat ke arah Long Tian dengan kaget.
Semua penduduk desa perkebunan langsung berlutut dan berdoa untuk keselamatan Long Tian karena mereka yakin jika suara ledakan itu ada hubungannya dengan Long Tian yang sedang membersihkan semua halangan untuk mereka.