
Enam bulan sudah berlalu dan Long Tian sama sekali tidak menyia nyiakannya sama sekali, dia menghabiskan waktunya untuk selalu bersama dengan keluarga kecilnya, dia juga sering kali mengajak Hao Ling dan Long Chen untuk mengunjungi penduduk dunia naga, mempererat hubungan mereka semua.
Semua penduduk Dunia Naga sangat menyayangi Long Chen dan banyak dari mereka bahkan memberikan hadiah untuk Pangeran satu satunya di dunia naga itu.
Shi ju juga kini sudah menjadi penduduk dunia Naga bersama dengan yang lainnya dan hanya sedikit yang masih memilih untuk tetap berada di dunia jiwa tetapi long Tian memberikan Gerbang Dimensi untuk mereka semua jadi kapan saja yang ada di Dunia Naga bisa kembali ke Dunia naga.
"Penguasa Galaksi ini sudah bersih dan kami sudah siap melanjutkan perjalanan" ucap Jenderal Long Pang yang datang menemui Long Tian di kediamannya.
" Gege pergilah lanjutkanlah perjalanan kita" ucap Hao Ling sambil mengambil Long Chen dari pangkuan Long Tian.
Long Tian Kemudian berdiri dan mengecup kening Long Chen.
"Jenderal ayo kita melanjutkan perjalanan kita" ucap Long Tian sambil tersenyum dan menyobek ruang di depannya dan melangkah memasukinya dan di ikuti oleh Jenderal Long Pang.
Mereka keluar di buritan kapal Dunia Naga dan sudah ada Jenderal Huo Zhen dan Long Yu disana.
"Kakek Yu dan Jenderal Huo Zhen kita akan melanjutkan perjalanan kita" Ucap Long Tian sambil duduk di kursinya.
"Baik penguasa" ucap mereka berdua kompak.
Kapal dunia naga melesat menuju poros langit dan menuju bagian tengah antara dia gerbang yang ada disana.
Kapal Dunia Naga sama sekali tidak menurunkan kecepatan bahkan semakin cepat dan langsung menembus pusaran udara yang ada disana dan terus melesat, semua yang ada disana melihat jutaan cahaya dan kemudian mereka kembali ada di angkasa yang sangat luas bahkan jutaan bintang tampak bersinar.
"Penguasa, apakah ini galaksi yang berbeda" ucap Long Yu.
"Kakek Yu, ini galaksi ke tujuh dan di galaksi ini hanya ada satu dunia dan satu semesta ini saja, dunia inilah yang akan menjadi tujuan banyak reinkarnasi nantinya" ucap Long Tian sambil mengarahkan kapal dunia Naga untuk tetap terbang melesat ke arah barat meninggalkan jauh poros langit.
Semua yang ada disana melihat banyak dunia kosong dan kemudian mereka melihat sebuah dunia yang terlihat oleh mereka berwarna biru.
"Penguasa selama hidupku dan petualanganku, ini dunia terindah yang pernah ku lihat dari angkasa" ucap Jenderal Huo Zhen dengan takjub.
" Jenderal Long Pang dan Jenderal Huo Zhen dan kakek Yu, dunia ini adalah Bumi, dan saat ini sama seperti galaksi sebelumnya dunia ini mengalami kendala dengan banyaknya sekte aliran hitam" ucap Long Tian menjelaskan.
" Penguasa kami berdua akan membereskan semuanya" ucap Jenderal Huo Zhen bersemangat.
" Ya kalian bisa melakukan hal itu tapi kalian akan akan mengalami kesulitan di dunia ini, mereka aliran hitam di dunia ini jauh di atas kalian dan aku tidak ingin kalian terluka" ucap Long Tian sambil menteleportasikan Shi Ju ke kehadapannya.
"Hormat pada Penguasa" ucap Shi Ju sambil memberikan hormatnya.
"Shi Ju Dunia ini adalah Bumi dan Dunia ini kelak akan menjadi tujuan orang tuaku, saat ini para pengikut ras iblis darah atau di sebut di dunia ini sebagai aliran hitam sudah berusaha merebut dunia ini, jadi tolong bawa pasukan mu dan hapus keberadaan mereka semua, dan Jenderal Long Pang dan Jenderal Huo Zhen ikutlah dan belajarlah dari Shi Ju" ucap Long Tian dengan ramah namun tegas.
Mereka bertiga berpamitan dan meninggalkan Long Tian dan Long Yu.
"Kakek Yu, semoga dengan pembersihan dunia ini kelah ayah dan ibuku bisa hidup disini dengan tenang" ucap Long Tian sambil tersenyum.
"Hamba yakin dengan keputusan Penguasa" jawab Long Yu.
" Saya akan ke dunia itu untuk membuat segel penghapus Jiwa dan kakek Yu tolong kembali ke dunia Naga untuk mengatur Dunia Naga selama kepergianku" Ucap Long Tian.
" Baik Penguasa, saya akan menjaga dan mengatur dunia naga" ucap Long Yu.
Long Tian kemudian berteleportasi ke Dunia tersebut atau disebut oleh penduduk disana dengan nama Bumi.
Long Tian melayang di atas awan dan kembali membuat singgasana awannya dan duduk disana, tidak lupa dia memindahkan awan di sekitarnya untuk menutupi bagian atasnya karena sinar matahari sangat menyilaukannya.
Dua jam dia disana dan kini perlahan dia melihat kapal perang Shi Ju dan kedua Jenderal nya memasuki langit Bumi dan di ikuti jutaan kapal perang pasukannya.
Kapal kapal perang itu terus turun dan menyebar di bumi karena banyaknya hutan disana dan jarak antar desa dan kota yang berjauhan.
Long Tian yang yakin jika semua kapal perang sudah memasuki bumi kemudian membuat gerakan tangan "segel penghapus Jiwa" ucapnya pelan dan hanya terdengar olehnya karena memang tidak ada siapapun disana selain dirinya.
Bola cahaya kecil berwarna merah tampak keluar dari telapak tangannya dan dia melemparnya ke atasnya dan bola cahaya itu melesat ke atas dan kemudian membesar menyebar dan menutup bumi dari apapun yang hendak keluar dan masuk, siapapun yang bernyawa yang melintasi cahaya merah tersebut akan meninggal dunia karena jiwa mereka akan hancur.
Long Tian melihat bahwa banyak sekali manusia yang mengikuti iblis dengan melakukan persembahan persembahan.
Long Tian yang sebenarnya bisa menghapus mereka semua dengan mudah memilih untuk melihat kekuatan dari pasukan Shi Ju yang rata rata adalah tingkat Dao Bumi tahap akhir itu.
"Bumi ini memiliki banyak ahli Dao tapi sangat disayangkan mereka membiarkan aliran hitam pengikut iblis ini hidup" ucap Long Tian yang masih mengawasi semuanya dari atas awan tertinggi di bumi.
Kini dia fokus melihat Shi Ju yang dengan mudah menjadikan siapapun yang ada di depannya menjadi abu.
Jenderal Long Pang dan Jenderal Huo Zhen bahkan tidak diberikan kesempatan untuk menyerang karena kecepatan Shi Ju jauh diatas mereka demikian juga dengan semua prajurit Shi Ju.
Hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk Shi Ju dan pasukannya menghapus hampir satu Juta orang di sebuah gunung besar yang merupakan markas salah satu sekte aliran hitam.
Jiwa mereka yang tidak menjadi abu melesat ke langit dan menjadi abu saat mengenai cahaya Merah yang melingkari Bumi.
Pertarungan demi pertarungan terus terjadi dan Long Tian beberapa kali melihat Jenderal Long Pang dan Jenderal Huo Zhen terpental saat terkena serangan lawan mereka tapi berkat jubah perang buatan Long Tian mereka tidak terluka sama sekali, berbeda dengan pasukan Shi Ju yang mudah mengalahkan lawan mereka karena mereka memiliki kecepatan dan ketahanan tubuh yang jauh di atas Jenderal Long Pang dan Jenderal Huo Zhen.