
Long Tian tidak menjawabnya tetapi dia juga merasakan hal yang sama dengan hal ini.
Ada Hal aneh yang dia ketahui di dunia jiwa nya yaitu dunia kecil nya seakan bagian dari dunia ini, seakan akan bahwa dunia kecil miliknya dan dunia kecil Hao Ling dahulunya ada satu bagian, dan juga istana ini sama bentuknya dan ruangan ruangannya dengan istana emas miliknya.
Long Tian kemudian maju mendekati segel dan dia mulai mempelajari segel kuno yang mampu menghalangi mata emas nya dan menolak kekuatan ruang dan waktu dengan kata lain dia tidak bisa berteleportasi.
"Ling-er ternyata ada juga tempat yang tidak bisa Gege masuki dengan Teleportasi" ucap Long Tian.
"Gege segel ini apa Gege mengetahuinya" ucap Hao Ling
"Ling-er coba dengan kekuatan darahmu, teteskan darahmu ke segel ini" Ucap Long Tian
Hao Ling langsung melakukan apa yang di katakan suaminya dan meneteskan darahnya ke segel tersebut, segel tersebut bersinar terang berwarna Putih tapi tidak terbuka dan hanya sebelah kiri yang bersinar sedangkan sebelah kanannya tidak bersinar sama sekali dan tidak ada respon apapun.
Long Tian kemudian mencoba meneteskan darahnya ke segel pintu besar tersebut dan kemudian segel sebelah kanan bersinar terang berwarna emas.
Segel tersebut semakin bercahaya terang tapi tidak menyilaukan mata akan tetapi yang ada malah menyejukkan mereka berdua.
Segel itu berubah menjadi dua bola cahaya, satu berwarna Putih dan satu lagi berwarna emas.
Bola cahaya putih tersebut tiba tiba masuk ke kening Hao Ling dan bola cahaya emas masuk ke kening Long Tian.
Jutaan ingatan masuk ke ingatan mereka mereka, Hao Ling memegang tangan suaminya karena dia merasakan sakit dikepalanya akibat proses masuknya ingatan ingatan dan bersatu dengan ingatannya.
"Ling-er duduk bermeditasi lah" ucap Long Tian, sambil membantu Hao Ling duduk dengan sikap lotus dan Long Tian pun melakukan hal yang sama tetapi dia ada di belakang Hao ling.
Hao Ling dan Long Tian duduk dengan punggung mereka beradu.
"Ling-er, berkultivasi lah, fokuskan pikiran mu untuk menerima ingatan ingatan ini, dan jangan ada yang ditolak" Ucap Long Tian.
Hao Ling tidak menjawabnya tetapi mempraktekannya.
Long Tian dan Hao Ling menjalani proses itu sampai satu minggu disana, dan saat ini mereka sudah mulai mencerna setiap ingatan yang memasuki kepala mereka.
Satu tahun berlalu dan mereka masih berkultivasi, dua tahun, tiga tahun dan tak terasa sudah 50 tahun mereka duduk dengan sikap lotus dan berkultivasi.
Tepat di tahun ke 55 Hao Ling dan Long Tian membuka matanya dan mereka langsung berpelukan dengan Hao Ling sendiri sambil menangis.
"Ling-er ternyata kita suami istri dari ribuan juta tahun lalu" Ucap Long Tian.
" Kaisar seluruh Galaksi Long Tian yang dikenal selama jutaan tahun sebagai Naga Emas Sang Pembantai, suamiku, akhir nya kita sama sama mengetahui masa lalu kita" jawab Hao Ling.
" Permaisuriku Dewi Giok Bulan, inilah takdir kita" ucap Long Tian
Satu jam mereka berpelukan dan kini kultivasi Hao ling sudah di tingkat Penguasa Abadi tahap akhir berkat masuk nya ingatan masa lalu nya.
"Suamiku, mari kita lihat apakah ada yang berubah di ruang harta ku." Ucap Hao Ling sambil membuka pintu tersebut dan saat pintu itu dibuka ternyata ruangannya sangat luas berdiameter satu kilometer persegi dan semuanya dipenuhi harta baik koin emas, tael emas, perhiasan, senjata dan artefak artefak.
" Pedang yang gege buat sebagai hadiah pernikahan kita di kehidupan pertama kita" jawab Long Tian sambil mengambil pedang tersebut dan mengalirkan Qi emasnya.
Pedang tersebut bercahaya putih terang dan kemudian pedang naga emas di cincinnya berekasi dan meminta di keluarkan.
Long Tian mengeluarkan pedang Naga emas dan pedang tersebut langsung bersinar emas dan melayang di samping Pedang Mawar Bulan, sebuah bola cahaya putih keluar dari pedang mawa bulan kemudian melesat ke depan Hao Ling dan berubah menjadi sosok wanita.
Pedang Long Tian juga sama mengeluarkan bola cahaya emas dan melesat ke arah Long Tian dan berubah menjadi sosok Long Yu dan berlutut di depan Long Tian
"Long Yu memberi hormat kepada kaisar seluruh galaksi" ucap Long Yu kepada Long Tian.
Sementara itu sosok wanita yang ada di depan mereka juga berlutut dan berkata " Hao Mi memberi hormat kepada Permaisuri kaisar seluruh galaksi"
"Bangunlah" ucap Long Tian dan Hao Ling secara bersamaan.
"Long Yu apakah kau sudah mengenal ku ucap Long Tian, Penguasa hamba dari awal penguasa meneteskan darah hamba sudah mengenali penguasa, tapi hukum Reinkarnasi tidak boleh diubah, penguasa harus mengetahui nya sendiri seperti saat ini" jelas Long Yu.
"Hmmmmm namanya sama dengan nama paman Yu bikin aku bingung saja, memanggilmu" Ucap Long Tian.
"Penguasa bisa memanggil hamba seperti jaman dahulu dengan sebutan pedang naga emas" ucap Pedang Naga Emas.
" Baiklah" ucap Long Tian.
Disisi Hao Ling
" Permaisuri senang bisa berjumpa anda kembali, sudah sangat lama kita berpisah." Ucap pedang mawar Bulan.
" Aku juga senang bisa melihatmu kembali" ucap Hao ling sambil tersenyum.
Kedua pedang itu dalam bentuk roh selama satu jam fan salin melepas rasa rindu mereka setelah jutaaaaaaaaan tahun tidak bertemu.
Dan kedua roh pedang itu kemudian kembali ke dalam pedang karena kekuatan mereka belum sepenuhnya pulih.
"Gege sudah akhirnya kita mengetahui semuanya, dan semoga kita bersama selamanya, dan Gege apakah Ras Iblis darah akan seperti dahulu" Ucap Hao Ling.
" Ling-er dahulu kesalahan Gege terlalu percaya diri dan tidak membangun kekuatan, semoga dengan terbangun nya kekuatan di masing masing dunia di setiap semesta dan galaksi nantinya akan dapat benar benar menghapus ras iblis darah" ucap Long Tian.
" Kita dahulu sampai membunuh ratusan juta ras iblis di tiap dunia dan semesta di 100 Galaksi sampai kita menang dahulu tapi bayarannya kematian kita sendiri karena terlalu bersemangat sehingga kita di khianati pejabat istana Ling-er" ucap Hao Ling.
" Ling-er, semua yang terjadi di masa lalu adalah pelajaran dan ilmu untuk masa ini dan masa depan kita" ucap Long Tian sambil tersenyum.
" Gege benar" jawab Hao Ling sambil menyimpan pedang Mawar Bulan ke cincin Dimensi begitu juga dengan Long Tian.
"Gege banyak batuan yang Ling-er beli di paviliun Teratai itu" ucap Hao Ling sambil mengeluarkan batuan aneka jenis dan bentuk membuat satu bukit di depan mereka.