
"Jenderal Besar Fang, berikan ini kepada jenderal kepercayaan mu dan minta dia untuk membagikan ini ke semua yang terluka dan juga terkena racun dan juga bagikan saja senjata yang ada di dalamnya sesuai dengan keahlian mereka masing masing" ucap Long Tian sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi 50 juta pil penyembuh tingkat dewa dan 50 juta senjata aneka jenis namun yang lebih banyak adalah pedang, dan semuanya adalah pusaka tingkat dewa.
"Tuan muda, ini sangat berharga, di dunia kami ini satu pil in bahkan bernilai sampai ribuan koin emas dan senjata senjata ini juga sama" ucap Jenderal Besar Fang saat melihat isi dari Cincin dimensi pemberian Long Tian dan berusaha mengembalikannya.
"Jenderal Besar Fang, Pil Pil itu buatanku sendiri dan bahan bahannya juga dari kebun ku sendiri dan senjata itu juga sebagian buatanku dan sebagian adalah hasil rampasan perang pasukan ku, jadi itu semua tidak mempunyai nilai buatku, berbeda dengan para prajurit mu dan pasukan aliansi sekte aliran putih yang sedang membutuhkan semua itu" ucap Long Tian dengan ramah dan sambil menuang kembali Gelas giok Jenderal Besar Fang yang sudah kosong dengan Teh Herbal racikannya.
"Tuan Muda Terima kasih atas bantuan anda ini, apakah ada yang dapat Jenderal Tua ini lakukan untuk untuk membalas kebaikan anda ini, selama itu tidak bertentangan dengan hati nurani saya tidak akan menolaknya" ucap Jenderal Besar Fang dengan hati hati takut ada ucapannya yang menyinggung Long Tian.
"Saya hanya meminta anda menemani saya ke pulau hitam itu saja untuk melihat pulau itu saja dan saya hanya meminta anda tetap menjadi orang baik saja" ucap Long Tian sambil tersenyum kepada Jenderal Besar Fang.
"Tuan Muda, kapan anda ingin kesana untuk melihat Pulau Hitam" ucap Jenderal Besar Fang dengan bersemangat karena berpikir Long Tian hanya ingin melihat situasi disana.
"Bagaimana jika sekarang juga kita kesananya, semakin cepat semakin baik" ucap Long Tian sambil menyimpan kembali poci teh herbal milik nya.
"Jika demikian mari Tuan Muda ikuti saya" ucap Jenderal Besar Fang sambil berdiri.
Mereka berdua keluar dari ruangan itu dan menemui bawahan Jenderal Besar Fang yang menunggu di bawah.
"Tuan Muda terima kasih anda sudah membayarkan semua makanan dan minuman kami" ucap salah satu Jenderal yang melihat Long Tian berjalan bersama dengan Jenderal Besar Fang.
Long Tian hanya tersenyum ramah kepada Jenderal tersebut.
"Jenderal Gi, Kau bagikan ini kepada semua yang terluka dan berikan mereka senjata sesuai keahlian mereka masing masing dan sisanya serahkan kepada kaisar untuk disimpan di ruang harta istana untuk keperluan kita di masa depan" ucap Jenderal Besar Fang kepada Jenderal yang menyapa Long Tian.
"Baik Jenderal, kami semua juga akan pamit untuk kembali ke ibukota" ucap Jenderal tersebut dengan sopan sambil menerima sebuah Cincin dimensi yang merupakan cincin dimensi pemberian Long Tian.
"Pergilah dan berhati hatilah, Tuan muda mari kita lanjutkan perjalanan kita" jawab Jenderal Besar Fang dan meminta Long Tian mengikuti nya.
Mereka berdua meninggalkan Rumah makan tersebut dengan santai dan berjalan berdampingan, membuat semua yang ada disana heran karena Jenderal Besar Fang sangat menghormati Long Tian.
Sedangkan Jenderal Gi yang menerima cincin dimensi itu langsung melihat isi dari cincin dimensi itu dan langsung terduduk di kursinya.
"Jenderal Gi, apa ada masalah" ucap salah satu Jenderal
Jenderal Gi tidak menjawabnya namun memberikan cincin dimensi itu untuk dilihat isinya.
Sementara itu Jenderal Besar Fang membawa Long Tian ke Lapangan luas di tengah kota dan Long Tian melihat ada sebuah kapal perang angkasa namun jauh dari kata besar dan mewah apalagi gagah menurutnya.
"Tuan muda kita gunakan kapal perang saya saja, meski ini sudah tua namun masih cukup kuat" ucap Jenderal Besar Fang saat mereka berdua berada di depan kapal perang angkasa itu.
Long Tian tersenyum dengan ramah mendengar ucapan Jenderal Besar Fang dan dia kemudian mengeluarkan sebuah kapal perang yang sangat besar, mewah dan gagah serta sangat kuat kini melayang di samping kapal perang Jenderal Besar Fang.
"Tuan muda, kapal perang anda ini sangat besar dan gagah serta sangat mewah dan mendominasi" ucap Jenderal Besar Fang tersebut.
"Jenderal ini hanya kapal untuk pasukan perang ku saja, mari kita ke pulau hitam, anda hanya perlu mengarahkan saja arahnya" ucap Long Tian ramah sambil melesat menaiki kapal perangnya dan di ikuti oleh Jenderal Besar Fang.
Kapal perang Long Tian melayang naik dengan perlahan meninggalkan kota itu dan mulai terlihat oleh banyak orang bahkan para jenderal dan pasukan Jenderal Besar Fang juga melihatnya dengan kagum karena mereka melihat Long Tian dan Jenderal Besar Fang ada di atas kapal perang itu.
"Lihatlah Kapal Perang Tuan Muda itu sangat sangat mendominasi dan gagah sekali" ucap Jenderal Gi dan dibalas dengan anggukan kepala oleh lainnya.
Sementara itu Long Tian yang sudah mengetahui lokasi pulau hitam dari Jenderal Besar Fang langsung mengarahkan kapal perang ke pulau hitam dengan kecepatan penuhnya yang membuat Mereka hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja dan kini sudah melayang satu kilo meter di atas Pulau Hitam.
"Tuan Muda Long Tian, kapal anda sangat cepat, kapal saya bisa lima jam sampai pulau ini dengan kecepatan penuhnya" ucap Jenderal Besar Fang dengan rasa kagum terlihat di wajahnya.
"Jenderal saya sudah mengaktifkan segel pertahanan dan penyerangan kapal ini, jadi mohon tunggu disini sebentar saja" ucap Long Tian sambil terbang melesat ke bawah dan berhenti 500 meter di atas tanah dan kini menggunakan kekuatan 100 galaksi seutuhnya.
Jenderal Besar Fang yang melihat Long Tian menggunakan kekuatan 100 galaksi langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian dan langsung berdiri kembali sambil berkata "Penguasa 100 Galaksi, Dewa Naga emas Long Tian anda benar benar datang menjawab doa hamba ini"
"Segel Penghapus jiwa" ucap Long Tian sambil menunjuk ke atas langit dan cahaya emas melesat ke atas dan membentuk bola cahaya berwarna emas yang mengelilingi dunia ini.
"Kutukan darah" ucap Long Tian kemudian sambil menunjuk ke bawahnya dan kembali jutaan bola bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman keluar dari jarinya dan melesat ke bawah.
Satu persatu bola cahaya mulai memasuki tubuh orang yang ada di pulau itu dan dari tubuh mereka juga langsung keluar bola cahaya lainnya dengan jumlah yang sangat banyak bahkan sampai ada yang jutaan.
Bola bola kecil cahaya itu semakin banyak bertebaran dan jutaan keluar dari pulau itu menyebar ke seluruh dunia kedua ini.
Jenderal Besar Fang yang melihat hal ini tidak mengedipkan matanya bahkan dia melihat tubuh orang orang aliran hitam yang menjadi merah lalu menjadi abu.
"Pengendalian alam, tanah telanlah" ucap Long tian sambil menggerakkan tangannya seakan menarik sesuatu dari atasnya