Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Kitab Segel Cakram Langit


"Penguasa, kami sudah menghapus semua penghianat di luar Ibukota dan membersihkan semua harta, senjata dan kitab kitab, apa kami bisa menghapus yang di dalam ibukota" jawab Jenderal Long Pang melalui telepati.


" Lanjutkan ke dunia dunia lain, pastikan Jenderal menghapus dan membersihkan semuanya, urusan di istana dan ibukota adalah urusanku" ucap Long Tian Melalui telepati kembali.


" Baik penguasa hamba akan sisakan 1000 kapal perang untuk melayang di luar Ibukota"  jawan Jenderal Long Pang kembali melalui telepati.


" Hati hati jangan sampai ada korban terutama di dunia Fu karena mereka adalah ahli Racun" Ucap Long Tian


" Baik penguasa hamba pamit" ucap Jenderal Long Pang kembali.


" Zun Gi lapangan terluas di istana ini ada dimana?" Tanya Long Tian yang menyadarkan Long Yu dan Zun Gi yang masih mematung.


"Penguasa maaf hamba baru satu kali berteleportasi, jadi sedikit pusing, dan Lapangan terluas di dalam istana ada di belakang istana, Lapangan bekas militer" jawab Zun Gi.


" Zun Gi perintahkan semua pejabat istana, pelayan dan pekerja lainnya di istana ini untuk berkumpul di Lapangan Militer itu berikut semua warga ibukota serta para bangsawan tanpa terkecuali" Ucap Long Tian


" Baik penguasa" Ucap Zun Gi sambil memberi hormat kemudian melesat ke arah istana.


" Paman Yu tunggu disini dan jika mereka sudah berkumpul maka bertelepatilah" ucap Long Tian yang kemudian menghilang dari pandangan Long Yu.


Long yu hanya menggelengkan kepalanya dan duduk di kursi di dekatnya.


Long Tian yang menghilang dari pandangan Long Yu kini sudah berada di ruang kerjanya di istana emas dunia jiwa.


Long Tian langsung memeriksa semua kitab dan gulungan kuno, mencari petunjuk tentang cakram langit dan hal lainnya.


Satu persatu kitab dan gulungan kuno dia baca dan jika belum hendak dia pahami maka dia langsung menyimpan di rak rak buku nya.


Waktu berlalu sudah tiga tahun Long Tian mencari kitab atau gulungan cakram langit dan sudah memisahkan 5 kitab dan tiga gulungan kuno. 


Sudah lima tahun long Tian di ruang kerjanya dan dia sudah selesai memeriksa dan merapikan kitab kitab dan gulungan gulungan kuno tersebut, kini dia sedang duduk di kursinya dan membaca sebuah Kitab.


*Ilmu Segel Cakram Langit* tulisan di luar kitab tersebut. Tulisan yang sangat kuno tetapi bisa di baca oleh Long Tian.


Kitab itu sendiri tidak terlalu tebal kira kira hanya 500 lembar.


"Penguasa, Zun Gi sudah mengumpulkan semua penduduk dan bawahannya" ucap Long Yu melalui telepati.


Long Tian tidak menjawabnya tetapi menyimpan kitab Cakram Langit di meja yang ada di depannya dan berteleportasi ke teras kediaman Zun Gi.


"Ayo kita kesana, Zun Gi pimpin jalan" Ucap Long Tian yang mengejutkan mereka berdua.


"Baik Penguasa" ucap Zun Gi kemudian melayang dan terbang pelan ke Lapangan Militer di ikuti Long Tian dan Long Yu.


Beberapa menit kemudian mereka sampai di Lapangan Militer dan melihat jutaan orang ada disana dengan berbagai usia dan status.


Mereka semua bersatu dan tidak meributkan perbedaan status mereka.


" Baik Penguasa"  Ucap Zun Gi yang langsung maju ke depan Long Tian


" Sahabat dan saudaraku dan semua rakyat ku, seperti yang diketahui bersama bahwa semua sekte sudah bertahun tahun memisahkan diri, bahkan militer istana sudah meninggalkan istana dan saat ini keuangan istana sudah habis dan istana ini sudah di ambang kehancuran, saya sebagai Raja kalian tidak lagi bisa menjamin kesejahteraan kalian. Jika kalian semua ingin keluar dari ibukota dan bergabung dengan sekte sekte saya persilahkan atau jika kalian hendak berpindah dunia maka kapal transportasi istana masih bisa kalian gunakan." Ucap Zun Gi kepada semua rakyat dan bawahannya.


" Yang Mulia Raja, jika istana tidak lagi memiliki harta, maka harta kami akan menjadi milik Istana" ucap para pejabat Istana Zun Gi.


 " Yang Mulia Raja, semua harta kami adalah milik anda" ucap perwakilan para bangsawan.


" Yang Mulia Raja, kami juga tidak memiliki banyak harta tapi kami akan bekerja keras agar istana tetap berjalan dan kami tidak akan meminta Gaji" ucap kepala pelayan istana.


Dan Banyak warga menyuarakan suara mereka dan mereka tetap mendukung Zun Gi.


"Saya sangat terharu dan bangga terhadap Kalian semua, tapi saya tidak dapat mendengar semua suara kalian, apabila ada yang tidak bersedia untuk bersama saya maka saya persilahkan meninggalkan lapangan ini" ucap Zun Gi sambil meneteskan air matanya, dia tidak menyangka memiliki banyak pendukung yang setia setelah hampir 80%  rakyatnya yang bergabung di sekte sekte meninggalkan nya.


Dia dan semua orang itu belum mengetahui bahwa tidak ada makhluk hidup satupun di luar tembok ibukota karena pasukan Long Tian menutup semua akses keluar masuk ibukota.


" Kalian semua duduklah, dan silahkan yang tidak ingin bersama ku untuk meninggalkan Lapangan ini" ucap Zun Gi kembali. 


Semua penduduk, baik itu pejabat, bangsawan, pelayan dan lain lain duduk bersama di atas tanah Lapangan Militer istana tersebut tanpa memandang siapa dan apa mereka.


Terlihat masih ada 100 orang yang berdiri.


"Yang Mulia Raja, kami bukan penduduk Dunia Zun, dan kami ingin menggunakan Kapal anda untuk kembali ke dunia Wei" ucap salah satu pria tersebut.


Long Tian kemudian menggunakan pengendalian tanahnya, seratus orang tersebut membuat kelompok sendiri dan menjaga jarak dari penduduk yang duduk di tanah jadi mudah untuk Long Tian membuat kurungan dari tanah. 


Belum sempat Zun Gi menjawab orang tersebut. Ia melihat 100 orang tersebut sudah terkurung oleh kurungan tanah yang tidak memiliki lubang sama sekali.


Long Tian kemudian melayang ke depan Zun Gi dan cahaya aneka warna mengelilingi tubuh nya, semua warga langsung berlutut dan memberikan sujud tiga kali kepada Long Tian.


"Kalian 100 orang dari dunia wei kembalilah ke dalam tanah" Ucap Long Tian dan kemudian tanah yang mengurung 100 orang tersebut bergerak kembali kedalam tanah dan tanah pun kembali rata, tidak berbekas sama sekali.


"Kalian semua duduklah dan dengarkan ucapanku" Ucap Long Tian dengan penuh wibawa dan mendominasi.


Semua yang ada di hadapannya tidak membantah Long Tian dan langsung duduk dengan rapi di hadapan Long Tian dan mereka semua menunduk di hadapan Long Tian.


Hanya ada Long Yu dan Zun Gi yang masih berdiri di sana.


"Namaku Long Tian, aku penerus terakhir dari Klan Long, mungkin diantara kalian ada yang sudah mengetahui Klan Long.



Aku juga sebagai penguasa semesta Ilahi ini dan semesta yang lain juga…..