
Bola kristal kenangan yang sudah melaksanakan tugasnya kini kembali mengecil dan langsung di simpan oleh Long Tian di dalam cincin dimensi miliknya.
"Aku tidak melihat ada satupun kebaikan yang telah kalian lakukan, jadi sebaiknya kalian punah saja" ucap Long Tian sambil menunjuk ke arah semua senjata yang melayang di belakangnya.
Cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman melesat ke arah semua senjata itu dan langsung melapisi semua senjata itu, kini semua senjata itu terlihat terbungkus oleh cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman.
"Potong leher mereka semua" ucap Long Tian sambil tersenyum dan mengarahkan tangannya ke arah ras ras iblis darah yang masih terguling guling di tanah menahan rasa sakit akibat dari kehilangan tangan dan kaki mereka.
Senjata senjata yang telah di lapisi oleh segel kutukan darah dan segel penghapus jiwa milik Long Tian itu kini langsung mengerjakan tugas yang mereka dapatkan dari Long Tian yaitu memotong leher ras ras iblis darah itu.
Satu persatu kepala mulai terpisah dari tubuh dan kemudian keluar bola bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman yang melesat ke semua arah di dunia itu, lalu tubuh mereka berikut kepalanya hangus menjadi abu.
Tanpa menunggu semua senjata itu selesai Long Tian kemudian mengeluarkan cahaya emas penariknya dan mengambil semua harta yang ada di perkampungan ras iblis darah itu demikian juga dengan semua artefak dan tentunya menara serta altar milik ras iblis darah, cahaya emas penariknya itu juga sudah dia lapisi dengan segel Cakram langit karena dia belum mengetahui apakah ada yang berbahaya atau tidak disana.
Jutaan bola bola cahaya kecil berwarna emas berlapis cahaya merah kehitaman tampak menghiasi langit dunia itu dengan tanpa ada henti bahkan banyak yang ke arah perkampungan siluman serigala itu.
Semua senjata kini telah kembali dan di ikuti oleh semua cahaya emas penariknya yang membawa semua harta berharga milik ras iblis darah.
Long Tian menyimpan semua harta yang dibawa oleh cahaya emas penariknya itu ke halaman istana naga emas di dunia jiwanya demikian juga dengan semua artefak dan juga altar pengorbanan darah itu dan kini terlihat jika di depannya itu ada sebuah kotak makam batu kuno yang tersegel oleh segel cakram langit dan masih terikat oleh cahaya emas penariknya itu
Long Tian kemudian mengarahkan agar semua senjata itu berputar mengelilingi kotak makam batu kuno itu sehingga kini terlihat jika tidak ada celah sedikitpun untuk melarikan diri.
"Aku tidak bisa mengambil resiko, sebaiknya aku memasukan kembali saja ke dalam kubah perkampungan ras iblis darah ini" ucap Long Tian sambil memfokuskan pikiran nya dan tampak jika semua senjata itu dan juga kotak makam batu kuno itu bergerak kembali memasuki kubah perlindungan yang menutupi seluruh areal perkampungan ras iblis darah itu.
Long Tian kemudian membesarkan segel cakram langit yang membungkus kotak makam batu kuno itu sehingga kini terlihat jika segel Cakram langit melingkari bagian luar dari semua senjata itu seperti sebuah bola.
"Makam kuno ini benar benar kuat sudah dua kali keluar masuk kubah tapi tidak menghancurkan isinya, bahkan aku juga tidak bisa melihat apapun isinya" ucap Long Tian sambil menggerakkan tangannya dan membuat cahaya emas penariknya berubah menjadi lingkaran cahaya yang melapisi bagian terluar dari segel cakram langit.
"Semua tombak serang dan hancurkan kotak makam batu kuno misterius itu" ucap Long Tian dengan santai sambil menggerakkan tangannya.
Semua senjata yang berjenis Tombak langsung merespon dan dengan cepat langsung menancapkan ujung dari Tombak nya itu ke makam batu kuno misterius itu secara bersamaan.
Booooooooooom
Satu Ledakan keras terdengar dan asap hitam tebal terlihat di dalam bola cahaya emas penariknya itu bahkan semua senjata yang sedang dalam pengendalian nya juga ikut tidak terlihat.
Long Tian yang masih duduk di atas batu besar yang atasnya datar itu menunggu semua kabut asap hitam itu menghilang namun sudah satu jam berlalu tapi kabut asap hitam itu masih saja memenuhi bola cahaya itu.
"Hujan dan angin hilangkan kabut asap hitam itu" ucap Long Tian sambil tersenyum dan fokus berkomunikasi dengan semesta yang kini melihat kembali ke arah bola cahaya emas penariknya itu.
Hujan deras turun dan demikian pula dengan angin dan hanya terjadi di sekitar bola cahaya emas penariknya itu saja tidak dengan bagian perkampungan ras iblis darah yang lainnya.
Semua asap hitam itu kini menghilang dan terlihat jika kotak makam batu kuno itu masih utuh tidak ada kerusakan apapun dan semua tombak itu juga seperti menancap ke sesuatu yang tidak terlihat.
Long Tian menggelengkan kepalanya melihat hal ini, dia kemudian menggerakkan tangannya lagi dan tampak jika semua tombak itu kembali ke dalam formasi senjatanya.
"Semuanya hancurkan sampai hancur, kotak makam batu kuno itu" ucap Long Tian sambil menggerakkan tangannya dan semua senjata itu langsung merespon dengan bergerak cepat menghancurkan kotak makam batu kuno itu dengan serentak dalam satu serangan yang sangat cepat bahkan sulit untuk di lihat oleh mata biasa.
Booooooooooom
Booooooooooom
Booooooooooom kraaaaaaaaaak booooooooooom
Booooooooooom
Suara suara Ledakan keras terdengar dan juga suara seperti pecahan kaca dari dalam bola cahaya emas penariknya itu.
Hujan dan angin pun masih bekerja sehingga tidak ada sedikitpun kabut asap hitam tebal di dalam cahaya emas penariknya itu.
Semua senjata itu kini kembali ke formasinya dan tidak memberikan kesempatan untuk apapun melarikan diri.
"Hujan dan angin berhentilah" ucap Long Tian sambil kembali duduk di atas batu besar yang atasnya datar itu.
Sesosok ras iblis darah dengan bulu bulu tebal seperti serigala dan memiliki taring dan kepala mirip serigala terlihat berdiri melayang di dalam bola cahaya emas penariknya itu.
"Aku pikir siapa ternyata hanya seekor raja iblis darah serigala saja" ucap Long Tian sambil tertawa terbahak bahak dengan maksud memprovokasi.
"Manusia kau benar benar keterlaluan membunuh semua keturunan ku" ucap sosok yang berada di dalam bola cahaya emas penariknya itu.
"Saat ras kalian membunuh penduduk dunia ini apa kau berucap hal yang sama" ucap Long Tian dengan menggunakan kekuatan semesta yang sangat menekan sosok raja ras iblis darah serigala itu.
Raja iblis darah serigala itu yang mendapatkan tekanan lewat ucapan Long Tian itu hampir terjatuh dan mengenai ujung tombak yang sangat tajam di bawahnya namun dia bisa cepat mengendalikan tubuhnya sehingga bisa segera berdiri melayang kembali.