Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Desa Longshen part 2 end


Long Tian terus menari dengan pedang naga emas dan ratusan siluet pedang berwarna merah kehitaman tampak menghiasi depannya, long Tian terus bergerak maju mendekati raja iblis darah dan kini sudah jutaan pasukan ras iblis darah yang menjadi abu.


Traaaaaang


Pedang naga emas berbenturan dengan pedang raja iblis darah.


Dan Long Tian tidak diam dia menendang dada raja iblis darah itu sehingga raja iblis darah terpental ke belakang namun langsung di kejar oleh Long Tian


Jleeeeb pedang naga emas emas yang di lapisi oleh segel kutukan darah dan segel penghapus jiwa itu menusuk tubuh Raja Iblis Darah itu sebelum tubuh itu terjatuh mengenai tanah.


Jutaaan bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman melesat keluar dari tubuh raja iblis itu dan kembali fenomena bola cahaya kecil berwarna merah kehitaman itu memenuhi langit dunia itu.


Tubuh raja iblis itu kini sudah menjadi abu dan terbang terbawa angin tanpa menyisakan apapun.


Long Tian memutar tubuhnya ke kanan dan langsung menyabetkan pedangnya dari kanan ke kiri dan kembali siluet pedang berwarna merah kehitaman melesat mengenai semua prajurit ras iblis darah yang tersisa dan hendak melarikan diri.


Long Tian tidak selesai sampai disitu dia kemudian mengangkat pedang naga emas ke atas kepalanya dengan cepat seakan akan dia menusuk sesuatu.


Cahaya emas di lapisi cahaya merah kehitaman melesat ke atas dan turun kembali seperti sebuah tombak yang turun ke bumi dan cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman Itu langsung menyebar ke semua arah.


Wuuuuuuussssssssssss terdengar saat cahaya emas yang berlapis cahaya merah kehitaman itu dengan cepat menyebar dan menyapu semua bagian dunia ini bahkan banyak pohon yang tumbang dan genteng rumah warga yang terbang, bahkan gerbang desa juga ikut tumbang terkena dampak menyebarnya cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman itu.


Long Tian langsung menyimpan pedang naga emas di cincin dimensinya kembali dan berjalan mendekati pemuda yang ramah kepadanya yang kini semua warga desa yang sedang membuat formasi bertahan itu tergeletak di tanah karena terdorong oleh Cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman itu.


"Apakah kalian semua terluka parah" ucap Long Tian dengan ramah sambil membantu semuanya untuk duduk.


"Tuan muda terima kasih" ucap pemuda itu berlutut di depan Long Tian demikian juga para penduduk yang lainnya dan terlihat jika Li Lian dan Li Mei terbang dengan cepat ke arahnya.


Li Mei berdiri di kanan Long Tian dan Li Lian di samping kiri Long Tian.


" Tuan anda sudah baik kepada saya jadi wajar saya membantu kalian semuanya, dan ambilah ini untuk mengganti semua kerusakan yang aku buat, di dalam ini juga ada Pil Penyembuh untuk kalian semua" ucap Long Tian sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi 100 juta keping koin emas dan 5000 pil penyembuh tingkat dewa.


"Apa nama desa ini" ucap Long Tian dengan ramah.


"Tuan muda nama desa ini Desa bernama desa longshen" ucap pemuda itu dengan hormat.


"Kalian duduklah, dan kenapa nama desa ini longshen" ucap Long Tian karena longshen berarti dewa naga sedangkan semuanya disini adalah manusia.


"Tuan muda, leluhur ku adalah seorang bangsawan di ibukota namun karena leluhur sangat mengagumi sosok Dewa Naga Emas Long Tian sebagai penguasa 100 galaksi, akhirnya leluhur dan semua orang di kediamannya di usir dari ibukota karena saat itu pihak kerajaan tidak mengakui keberadaan Dewa Naga Emas Long Tian yang sebagai penguasa 100 galaksi karena mereka lebih percaya dengan kekuatan ras iblis darah, leluhur menemukan tanah terpencil ini dan mulai menetap di desa ini beserta semua orang dari kediamannya, mereka lalu menamai desa ini dengan nama DESA LONGSHEN untuk selalu mengingatkan kami tentang sosok Dewa Naga Emas Long Tian sang Penguasa 100 galaksi" ucap pemuda itu dengan sopan menjelaskan.


Long Tian kemudian menunjuk ke atas dan kembali cahaya emas berlapis cahaya merah kehitaman melesat dari ujung telunjuknya ke arah langit dan langsung menyebar di atas langit desa itu membentuk kubah cahaya berwarna emas berlapis cahaya merah kehitaman di bagian dalamnya dan ini sampai mencakup 100 kilometer dari pagar desa itu.


"Kalian semua orang baik, dan aku sangat suka orang baik, kubah itu adalah hadiah dariku, dan nantinya kalian semua akan aman di desa ini sampai jarak 100 kilometer dari gerbang desa ini karena hanya orang yang berjiwa baik seperti kalian yang bisa melewati kubah cahaya itu. Beberapa hari kedepan mungkin akan ada orang ku yang akan ke dunia ini membantu kalian semua menghapus semua yang pantas untuk di hapus, aku dan istriku akan melanjutkan perjalanan dan kalian semua tetaplah menjadi orang baik" ucap Long Tian sambil memegang tangan kedua istrinya dan melayang dengan kekuatan 100 galaksi dan langsung terbang pelan ke atas langit.


Semua penduduk di desa itu melihat perubahan Long Tian dan langsung berlutut lalu bersujud tiga kali dan berdoa untuk Long Tian di setiap sujudnya.


"Kalian semuanya tetaplah berbuat baik" ucap Long Tian dengan menggunakan kekuatan semesta dan di fokuskan ke warga Desa Longshen itu lalu berteleportasi ke atas awan.


Pemuda itu dan semua warga desa duduk dengan lemas di atas tanah, mereka semua hampir tidak mempercayai hal yang menimpa mereka, kehadiran Long Tian di depan mereka dan dengan cepat menghapus Ras iblis darah yang selama ini menjadi hal menakutkan untuk mereka semua.


"Penguasa menitipkan kepadaku 100 juta keping koin emas dan akan aku gunakan untuk memperbaiki desa kita lalu sisanya akan aku bagikan untuk semua keluarga secara adil dan merata, selain itu ada juga 5000 pil penyembuh jadi kalian jika terluka bisa meminta obat padaku" ucap pemuda itu dengan menggunakan Qi mendalamnya dan di dengar oleh semua penduduk Desa Longshen.


Sementara itu Long Tian yang bersama Li Lian dan Li Mei kini sudah berdiri di atas awan.


"Kalian berdua akan aku kembalikan ke istana merah dan ingat pesanku, tetap berpakaian layaknya istriku karena sewaktu waktu aku akan menarik kalian lagi" ucap Long Tian dengan mesra.


"Gege bisakah aku ikut dengan mu" ucap Li Lian.


"Benar Gege kami ikut dengan Gege saja" ucap Li Mei dengan mesra sambil memeluk Long Tian dengan erat sehingga kedua bukit giok kembar itu langsung mengenai dada Long Tian dan tombak Long Tian terbangun mengenai jurang merah.


"Masih ada yang harus aku kerjakan jadi kalian kembali dulu saja, nanti jika sudah selesai aku akan kembali ke kalian bertiga" ucap Long Tian sambil melepaskan pelukan Li Mei dan langsung menteleportasikan Li Lian dan Li Mei ke taman belakang istana merah.