Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Jutaan Kitab Suci


Bola kristal kenangan tersebut kemudian membesar dan terlihat kenangan dari perompak tersebut dan terlihat bahwa perompak tersebut tidak memiliki kebaikan apapun.


Semua yang dilakukannya adalah hal buruk, dan kini mereka mengetahui bahwa mereka berada di semesta semi dewa dan disini rata rata kekuatan terbesar ada di tingkat kultivasi dewa berlian dan hanya ada beberapa eksistensi yang berada di tingkat dewa surga itu pun tahap awal.


Dalam kenangan itu juga diketahui markas dari para perompak dan itu merupakan satu dunia yang letaknya ada di 100 kilometer dari posisi mereka saat ini.


"Jenderal Pang bawa 100 kapal Perang dan bersihkan para perompak di dunia tersebut dan pastikan sampai akar nya" Long Tian yang melihat hanya keburukan dan keburukan di kenangan perompak tersebut tidak bisa hanya diam dengan hal ini.


Dia kemudian melangkah ke arah ruang penyimpanan kapal kerajaannya dan langsung menaiki kapal tersebut diikuti oleh Hao Ling sedangkan Long Yu dan 500 prajurit dibawah Long Yu tidak menaiki kapal milik Long Tian melainkan menaiki  menaiki kapal Perang milik Long Yu sendiri, Long Tian membawa 100 Prajurit di kapal kerajaannya nya.


Kapal kerajaannya melesat meninggalkan kapal utama menyusul kapal perang pasukan Jenderal Long Pang.


Long Tian yang sebenarnya mampu untuk mengejar kapal Jenderal Long Pang dan pasukannya tidak melakukan itu tapi mengikuti dari jauh dan kapal Perang Long Yu juga tidak mengejar Jenderal Long Pang tapi menjaga Kapal Kerajaannya yang di isi oleh Long Tian dan Hao Ling.


Perlahan namun pasti Pasukan Jenderal Long Pang memasuki langit dunia para perompak, dan suara genderang perang terdengar jelas dari kapal kapal perang Long Tian. 


Kini semua Kapal memiliki Panji kerajaan yang bergambar Naga Emas.


Long Tian juga tidak jauh dari mereka dan Kapal nya melayang di angkasa mengawasi kapal kapal perang nya beraksi.


"Ingat amankan kitab kitab dan harta dunia ini, dan sampaikan ke prajurit mu untuk berburu hewan ternak sekalian jika mereka sudah selesai" Ucap Long Tian melalui telepati kepada Jenderal Long Pang.


"Baik Penguasa" jawab Jenderal Long Pang melalui Telepati.


"Gege Setelah dunia ini Kosong, apakah kita akan mengisi dunia ini?" Ucap Hao Ling.


" Tidak Ling-er kita tidak akan mengisinya atau menghancurkan dunia ini, tapi Gege akan menyegel dunia ini agar kembali menjadi dunia yang asri kembali" jawab Long Tian.


Kekuatan dari pasukan perang yang kini berada di tingkat kultivasi paling rendah di Tingkat Dewa Emas tahap akhir memperlihatkan Pembantaian yang terjadi bukan peperangan, tidak ada yang sanggup melawan prajurit Long Tian, satu prajurit Long Tian sanggup meratakan satu kota kecil dengan mudah.


Dunia milik para perompak ini pun perlahan di bersihkan oleh Prajurit perang Long Tian, mayat mayat sudah mulai dibakar oleh mereka, Long Tian selalu berpesan agar tidak meninggalkan mayat musuhnya tetap utuh tapi dia memberi perintah untuk membakarnya menjadi abu agar tidak menimbulkan penyakit apapun.


Sebulan sudah pembersihan dunia para perompak ini berjalan, dan satu persatu kapal perangnya sudah melayang di angkasa tepatnya di belakang kapal kerajaan Long Tian.


Di bulan kedua semua kapal perangnya sudah selesai melaksanakan tugasnya termasuk dengan Jenderal Long Pang, Long Tian kemudian mengarahkan mereka untuk kembali ke Kapal Dunia Naga dan sebelum Long Tian pergi dia menyegel Dunia Itu dan tidak akan ada yang bisa memasuki dunia itu siapa pun kecuali atas izinnya, apabila ada yang berhasil merusak segel itu maka Long Tian juga akan mengetahui hal itu.


Long Tian dan Hao Ling sudah kembali ke Dunia Naga dan saat ini mereka sedang berada di Halaman Istana dan di depan mereka saat ini berdiri ratusan Ribu Prajurit yang terlibat Dunia Para Perompak.


Long Tian menerima cincin tersebut dan memeriksanya, kemudian dia mengeluarkan semua harta yang ada di dua cincin tersebut, dan terlihat beberapa gunung koin emas dan tael emas, juga terlihat Gunungan perhiasan, Gunungan Kristal Roh serta Gunungan harta berharga lain dan gunungan senjata pusaka.


"Bagikan secara merata kepada semua yang ikut berperang, bagikan senilai 50% dari bagian yang ikut berperang kepada yang tidak berperang dan bagikan senilai 10% dari bagian yang tidak ikut berperang ke semua penduduk Dunia Naga ini, kita semua bersaudara dan semua harus mendapatkan pembagian rampasan perang ini" ucap Long Tian dengan Tegas namun tetap santai berwibawa.


" Baik penguasa akan hamba laksanakan" jawab Jenderal Long Pang


Long Tian kemudian mengajak Hao Ling untuk beristirahat di kediaman mereka di Dunia Naga.


Jenderal Long Pang dan Long Yu kemudian menyuruh semua komandan Prajurit untuk memisah misahkan dan membagikan harta kepada semua prajurit dan semua penduduk sesuai pengaturan Long Tian.


Long Tian setiba di kediamannya langsung membersihkan dirinya dan kemudian dia memasuki Dunia Jiwa.


Didunia Jiwa….


Long Tian melihat batuan meteor yang dia ambil dari angkasa semesta Semi Dewa yang menggunung dan sangat banyaaaaaak.


Sudah seperti Ribuan gunung Batu.


Long Tian kemudian melangkah menuju Ruang Kerjanya di istana nya itu dan di ruang kerjanya dia mengeluarkan kitab kitab yang di dapat di dunia para Perompak dan di kapal Perompak.


Ada jutaan kitab di dapat kan nya, long Tian menyusun satu persatu kitab kitab itu di ruang kerjanya yang memiliki perpustaakan sendiri dan luasnya sangat luas, di istana ini semua ruangan sangat luas termasuk ruang al kimianya yang merupakan ruangan terluas dari semua ruangan di Istananya.


Perlahan namun pasti semua kitab kitab disusun dan dia rapihkan, dan tidak ada satu kitab pun yang tidak menariknya semua kitab kitab itu memiliki hal baru yang belum dia pelajari.


Memerlukan waktu sampai tiga bulan dia menyelesaikan pekerjaan ini sendirian, dan terlihat rak rak kitab yang berderet dengan jutaan kitab.


Long Tian kemudian memilih untuk membersihkan dirinya dan untuk beristirahat dahulu, dan di ruangan kerjanya ini juga dia sudah mempersiapkan ruang Istirahat lengkap dengan kamar mandinya.


Tidak memerlukan waktu lama Long Tian untuk membersihkan dirinya dan kini dia tengah duduk di kursi di dalam kamarnya dan menikmati Teh Herbal nya.


Dia selalu menikmati teh herbal racikannya sendiri karena dia bisa mendapatkan rasa tenang saat meminum Teh Herbal ini.


Long Tian mengingat dahulu ayah nya sebagai kepala desa saja hanya memiliki ratusan kitab dan kini dia memiliki jutaan kitab suci yang sangat berharga, air mata menetes saat dia mengingat kedua Orang Tuanya, Long Tian kemudian berlutut dan bersujud mendoakan kedua Orang Tuanya.