Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Di Kuil Naga


Long Tian melihat ini sangat terharu, dia tidak menyangka bahwa di masa lalunya dia sangat di kagumi oleh semua penduduk di dunia dunia yang dia kuasai di 100 galaksi.


"Kalian semua orang baik, Terimakasih atas semua doa kalian untukku, duduklah semuanya, aku akan membantu kalian semua sebisa ku" ucap Long Tian yang kini menggunakan kekuatan 100 Galaksi namun melayang di luar kuil kuno itu.


Kaisar Hun Si yang pertama menengok dan kini melihat Long Tian dengan kekuatan 100 galaksi sesuai yang di ceritakan oleh para leluhurnya langsung melesat ke depan Long Tian dan hal ini membuat semuanya mengetahui ada perubahan dengan Long Tian.


Mereka semua bersujud di depan Long Tian dengan mata berlinang dan bahkan para wanita di sana sampai terdengar suara tangisannya.


"Penguasa Terima kasih sudah datang menjawab doa kami semua" ucap Kaisar Hun Si sambil berlinang air mata dan masih bersujud.


"Kalian semua bangun dan duduklah" ucap Long Tian sambil melayang untuk duduk di depan kaisar Hun Si namun seperti biasanya dia tidak duduk di tanah melainkan duduk di atas lingkaran cahaya.


"Sekarang beritahu aku apakah kalian masih ingin tetap di dunia ini apa kalian ingin pindah ke dunia lainnya" ucap Long Tian berwibawa.


"Penguasa, meski apapun yang terjadi kami hanya ingin tetap di dunia kami ini, kami hanya ingin dunia ini menjadi damai kembali, kami semua terbiasa hidup berdampingan dengan para penduduk" ucap Kaisar Hun Si dengan masih berlinang air mata.


Semuanya yang ada disana hanya bisa menunduk mereka masih dalam suasana haru gembira karena ternyata doa mereka terkabulkan dan perjuangan yang hampir mengambil nyawa mereka kini terbayar dengan kehadiran sosok yang paling mereka inginkan.


"Baiklah jika demikian akan aku bantu kalian untuk mendapatkan kembali istana kalian, Hun Si bukalah pertahanan jiwamu" ucap Long Tian dengan tenang dan berwibawa.


Kaisar Hun Si langsung berlutut dan membuka pertahanan jiwanya, Long Tian pun tidak membuang waktunya dia memberikan kontrak jiwa kepada Hun Si.


"Duduklah dan ini ambilah kelak apa yang ada didalamnya akan bermanfaat untuk mu dan semua rakyat mu, pelajari kitab tulisanku agar kau bisa memimpin dengan bijaksana dan mengetahui tentang semua yang ada didalamnya, sekarang beritahu aku perkuatan mereka semua yang melakukan kudeta dan apa penyebab utama kudeta ini" ucap Long Tian sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi 10 menara 250 dunia, 10 menara ilmu, jutaan Pil buatannya dan Lima Ratus juta koin emas, 10 juta tael emas dan 10 pasang Gerbang dimensi lintas galaksi dengan satu sudah tersambung dengan dunia naga.


"Penguasa Terima kasih" ucap Kaisar Hun Si sambil menerima cincin dimensi itu dan langsung kembali duduk.


"Penguasa, para jenderal di istana berjumlah 10 orang dan mereka memiliki kultivasi di Dao semesta tahap akhir dengan perkuatan 5 juta prajurit yang rata rata di tahap dao elemen tahap akhir, sedangkan untuk keluarga bangsawan mereka memiliki kultivasi yang sama dengan perkuatan yang tidak jauh berbeda. Adapun alasan utama mereka adalah karena hamba ingin merubah sistem pemerintahan yang selama ini menjauhi rakyat menjadi sistem dimana rakyat adalah keluarga, hamba menyampaikan bahwa ibukota adalah milik semua penduduk bukan hanya untuk kalangan bangsawan dan pejabat istana namun berakhir kudeta" ucap Kaisar Hun Si menjelaskan situasinya.


"Jadi ibukota adalah pusat dari mereka semua dan kau ingin membuka ibukota agar bisa ditempati oleh penduduk yang lain juga" ucap Long Tian dengan penuh wibawa.


"Benar penguasa, karena selama ini hanya para tuan kota saja yang bisa berkunjung ke ibukota dan ini membuat kami semua disini merasa bersalah selama ini" ucap Kaisar Hun Si.


"Bagaimana dengan tuan kota itu, bukankah mereka juga bangsawan" ucap Long Tian


"Penguasa mungkin jika di dunia lain Tuan Kota di ambil dari keluarga bangsawan istana namun di dunia ini Tuan Kota ada pemimpin pilihan masyarakat jadi menurut hamba mereka tidak ikut serta meski ini kesalahan hamba tidak melakukan kontak jiwa dengan mereka yang berkudeta." Jawab Kaisar Hun Si.


Sosok seorang dewa yang sangat tampan itu membuat banyak wanita disana yang gelisah saat Long Tian melihat ke arah mereka.


"Penguasa kami bisa saja ke salah satu desa atau kota namun itu akan membuat mereka kesulitan, jadi sementara kami akan menetap disini" ucap Kaisar Hun Si.


"Shi Ju apakah anda sedang bersantai di dunia Jiwa" ucap Long Tian melalui telepati kepada Shi Ju yang sedang asik menikmati Teh bersama istrinya.


"Benar Penguasa, hamba hanya menikmati Teh bersama istri hamba" jawab Shi Ju melalui telepati.


" Apa kau mau ikut berolahraga lagi dengan Hu Qiu dan Xuan Li" ucap Long Tian melalui telepati.


" Tentu saja hamba mau" ucap Shi Ju melalui telepati kembali.


" Xuan Li kau sudah tua tapi masih sibuk saja menghitung harta" ucap Long Tian bertelepati ke Xuan Li yang memang sedang menghitung hasil rampasan perang bagiannya.


"Penguasa hamba juga perlu modal jika hamba nanti kembali jadi penguasa dunia naga di galaksi surgawi" jawab Xuan Li melalui telepati.


"Apa kau mau berolahraga lagi" ucap Long Tian melalui telepati.


"Dengan senang hati, apa yang harus saya lakukan menghancurkan dunia atau menghancurkan planet kosong." Jawab Xuan Li melalui telepati


"Datang ke dunia di galaksi ini dan bersihkan ibukota dan istana, hapus mereka semua jika sudah baru sisir dunia ini dari mereka yang berhati busuk dan jangan sampai salah sasaran karena banyak orang baik di dunia ini" ucap Long Tian melalui telepati


"Baik Penguasa, paling lama satu jam kami sampai karena bawahan hamba masih di rumah rumah mereka" jawab Xuan Li melalui telepati.


Long Tian kemudian mengeluarkan Beberapa Poci Teh nya dan ratusan gelasnya lalu memberikan kepada yang ada didepannya.


"Aku tidak membawa makanan tapi semoga Teh buatanku ini bisa mengurangi rasa lapar kalian" ucap Long Tian sambil menggerakkan tangannya dan mengarahkannya ke arah atas.


Cahaya emas penariknya kini berjumlah sepuluh dan melesat ke atas lalu kembali ke bawah ke arah hutan.


"Penguasa Teh Buatan anda sangat sangat enak dan bermanfaat" ucap Kaisar Hun Si mewakili yang lain.


"Baguslah jika Kalian semua menyukai nya dan kalian yang muda tolong siapkan api unggun karena kita akan membakar beberapa daging rusa untuk makanan kita" ucap Long Tian dengan ramah sambil mengeluarkan satu poci teh kecil dan sebuah gelas untuk dirinya sendiri.