
Long Tian yang sudah berada di kapal dunia naga sendirian langsung melesatkan kapal dunia naga menuju gerbang poros langit yang menuju ke semesta ketiga dan kapal dunia naga benar benar melesat dengan sangat cepat.
Lima menit kemudian kapal dunia naga sudah keluar dari poros langit semesta ke tiga di galaksi ke sepuluh itu.
"Tiga dunia disini, coba kita lihat yang mana yang memilih ku dulu" Ucap Long Tian sambil berteleportasi acak karena hanya memikirkan ketiga dunia tanpa dia detail kan.
Long Tian kini muncul di sebuah hutan di depan air terjun yang cukup tinggi dengan airnya yang sangat deras dan memiliki danau yang cukup besar serta sungai yang cukup lebar.
"Air ini kenapa sangat deras tidak seperti biasanya dengan air terjun di ketinggian segini" ucap Long Tian sambil melihat ke arah air terjun itu.
Tiba tiba seekor buaya yang memiliki panjang sampai 50 meter menyerang nya dari dalam air dan langsung mencoba memakannya.
Long Tian yang terlalu dekat dengan mulut buaya yang sangat besar itu langsung meninju buaya besar itu tepat di rahangnya yang terbuka.
Boooom
Suara ledakan terdengar dan buaya itu langsung hancur menjadi kabut darah hanya menyisakan beberapa gigi taring nya saja yang tergeletak di tanah.
"Ada ada saja, kau kira aku makananmu" ucap Long Tian sambil menghela nafas panjang.
"Pengendalian alam, air membeku lah" ucap Long Tian sambil menghentakan kakinya dan air di danau itu perlahan mulai membeku dan terus membeku.
Danau tersebut kini sudah membeku seutuhnya dan air terjunnya juga saat sudah ikut membeku dan terus menjalar ke sungai yang ada disitu.
"Kita lihat, berapa lama kalian para buaya gila bisa bertahan menjadi es di dalam sana ucap Long Tian sambil melihat ke arah danau yang sudah menjadi es.
Satu jam sudah Long Tian disana dan danau itu masih membeku.
"Pengendalian alam, es mencairlah" ucap Long Tian sambil menghentakkan kakinya pelan
Danau yang menjadi es itu kemudian mulai mencair dan sepenuhnya menjadi air kembali, air terjun dengan derasnya mengirim air dari sungai yang ada di atas.
Terlihat beberapa mayat dari buaya buaya besar dengan panjang rata rata 50 meter bahkan ada yang lebih panjang.
Long tian kemudian menggunakan kekuatan aura naganya dan mengangkat semua mayat buaya itu ke tanah kosong yang ada di belakangnya.
"Kalian semua waktunya berubah fungsi, dari pada menjadi hewan penunggu lebih baik kalian menjadi bahan kerajinan saja" ucap Long Tian yang sudah mengecek jika buaya buaya itu sudah tidak bernyawa, dia kemudian menteleportasikan mayat mayat buaya itu ke dunia jiwa, tepatnya ke halaman kediaman Shi Ju.
"Shi Ju, hadiah Untukmu" ucap Long Tian bertelepati ke Shi Ju.
"Penguasa anda banyak sekali mendapatkan daging yang enak, terimakasih" jawab Shi Ju melalui Telepati juga.
"Apa yang kalian jaga di bawah ini sampai kalian kelaparan dan mau aku jadi makanan kalian" ucap Long Tian sambil berjongkok dan tangan kanannya menyentuh tanah.
"Ternyata hanya sebuah pintu masuk dunia kecil yang kalian jaga, baiklah coba kita lihat dunia ras iblis darah apa dunia manusia" ucap Long Tian sambil berdiri.
Perlahan air dari satu sisi danau itu air mulai bergerak dan kemudian air di sisi danau itu mulai menyusut dan terus menyusut sampai memperlihatkan sebuah mulut Goa yang tidak terlalu besar sekitar 5 meter saja.
Long Tian melayang dan bergerak ke Goa di Dinding Danau itu dan memasukinya dia tidak berjalan karena tanah disana berlumpur.
"Goa ini luarnya kecil ternyata didalamnya lumayan luas dan sangat panjang, sudah lima ratus meter dan masih saja belum terlihat pintu dunia kecil itu" ucap Long Tian sambil terus melayang satu meter di atas tanah berlumpur.
"Akhirnya ketemu juga kau" ucap Long Tian yang berhenti di depan sebuah dua buah tiang dengan huruf huruf kuno di tiap tiang tersebut dan tanah disana juga kering karena lorong Gua yang ditelusuri ternyata semakin kedalam semakin menanjak
Long Tian mengambil sebuah kerikil dan melemparkannya ke tengah Tiang tersebut dan kembali seperti waktu dia melempar batang kayu kerikil itu menghilang seperti ada yang menelannya.
Long Tian kemudian melayang ke tengah Tiang itu dan dia langsung berada di tempat lain seperti jika dia menggunakan gerbang dimensi buatannya.
Long Tian saat ini berada di sebuah reruntuhan kuno dan masih terlihat banyak sisa sisa bangunan yang belum hancur.
"Reruntuhan ini sudah jutaan tahun dan ini hancur bukan karena serangan melainkan karena usianya" ucap Long Tian sambil melayang dan menggunakan Ilmu Mata Emasnya.
"Kenapa tidak ada yang bernyawa disini hanya jutaan jiwa saja yang terkurung di dunia ini" ucap Long Tian sambil menggelengkan kepalanya.
Long Tian melihat jutaan Jiwa mengarah kepadanya dan jutaan jiwa berumur jutaan tahun itu bisa sedikit melukai jiwanya meski tidak parah jika sampai menyerangnya.
"Segel penghapus jiwa" ucap Long Tian sambil menggerakkan tangannya dengan cepat dan kemudian tangan kanannya dia angkat ke atas dengan telapak tangan terbuka ke arah atas seakan dia sedang menahan sesuatu.
Cahaya emas keluar dari tangannya dan menyebar membuat sebuah bola cahaya emas dengan dia di dalamnya tepat saat jutaan jiwa itu sudah tinggal lima meter dari tempatnya.
Jutaan jiwa itu semuanya berhenti dengan satu jiwa pria tua berada di paling depan dan berbicara kepada Long Tian.
"Manusia apa kepentingan mu datang ke sini" ucap jiwa pria tua itu sangat mendominasi namun tidak berarti apapun untuk Long Tian.
"Kaki ku ini yang membawaku ke dunia kecil ini" ucap Long Tian dengan tenang dan menggunakan aura penguasanya yang lebih mendominasi.
"Manusia tubuh naga mu bagus juga sebaiknya kau serahkan untukku"ucap jiwa pria tua itu.
Long Tian bukannya menjawab tapi tertawa terbahak bahak.
"Kau itu cuma Jiwa apa yang bisa kau lakukan padaku" ucap Long Tian sambil tertawa terbahak bahak.
Jiwa pria tua itu mengangkat tangan kanannya dan menunjuk Long Tian memberi perintah kepada jutaan jiwa di belakangnya untuk menyerang Long Tian.
Jutaan jiwa itu langsung maju dan menyerang berusaha menerobos Tubuh Long Tian untuk menghancurkan jiwa Long Tian karena hanya itu yang mereka bisa, mereka tidak bisa melukai tubuh fisik Long Tian tapi yang bisa mereka lakukan adalah menyerang Jiwa dengan cara menembus tubuh.
Mereka semua melayang dengan cepat tapi bukannya menembus tubuh Long Tian yang ada mereka menabrak Segel Penghapus Jiwa buatan Long Tian.