
Jenderal Besar Fang kini melihat semua yang ada atas tanah pulau besar itu kini mulai masuk kedalam tanah dan membuat nya semakin sulit memahami hal ini.
Hanya dua bangunan di tengah pulau besar itu yang masih kokoh berdiri dan Long Tian sengaja menyisakan dia bangunan tersebut karena dia ingin mengambil isinya.
Long Tian berteleportasi ke salah satu bangunan itu dan dia kini ada di dalam bangunan tersebut dan dia melihat jutaan kitab dan gulungan kuno ada disitu yang langsung diamankan olehnya. Long Tian menyimpan semua kitab itu di ruang kerjanya di dunia jiwa dan hanya dalam waktu sekejap semua kitab dan gulungan kuno itu kini menghilang dari pandangannya.
Long Tian tidak menunda waktu dan langsung berteleportasi ke bangunan satunya lagi dan dia melihat jutaan koin emas dan perhiasan serta banyak senjata pusaka yang belum memiliki racun disana, dia langsung memasukan ini ke dalam ruang hartanya di dunia jiwa.
"Baiklah semuanya selesai" ucap Long Tian yang langsung berteleportasi ke luar bangunan itu dan melayang 500 meter diatas bangunan itu.
Jenderal Besar Fang yang sempat melihat Long Tian menghilang dari pandangannya kini merasa tenang karena kembali melihat Long Tian melayang tidak jauh darinya.
"Pengendalian alam, tanah telanlah" ucap Long Tian pelan sambil tangannya seakan menarik sesuatu dari atas.
Kedua bangunan itu kini tertertela oleh tanah dengan cepat dan kini di pulau hitam itu tidak menyisakan apapun yang merupakan buatan manusia, hanya ada pepohonan dan hewan ternak saja yang ada disana.
Long Tian melesat kembali ke kapal perangnya dan menghilangkan segel penghapus jiwa dan juga segel segel kapal perangnya namun dia masih dengan kekuatan 100 galaksinya.
Jenderal Besar Fang yang melihat Long Tian kembali ke hadapan nya langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian, tetapi dia tidak berdiri melainkan tetap berlutut dan membuka pertahanan jiwanya.
"Penguasa mohon terima hamba, hamba sangat mengagumi penguasa sejak hama kecil sampai saat ini, hamba selalu ingin bisa mengabdi kepada anda" ucap Jenderal Besar Fang sambil berlutut dan terlihat matanya mulai basah
Long Tian tersenyum dan memberikan kontrak jiwa kepada Jenderal Besar Fang.
"Jenderal Fang berdirilah" ucap Long Tian sambil tersenyum.
"Terima kasih Penguasa, hamba akan selalu mengabdi kepada anda" ucap Jenderal Besar Fang sambil berdiri.
Long Tian hanya tersenyum dan mengangguk, dia kemudian mengarahkan kapal perangnya ke arah kota tempat dia bertemu Jenderal Besar Fang namun berhenti di bibir pantai pulau itu.
"Pengendalian alam, hujan badai turunlah" ucapnya sambil menggerakkan tangan nya seakan menarik sesuatu dari atas.
Langit di atas pulau hitam itu kini menghitam dan hujan yang di sertai angin kencang pun kini turun di pulau hitam dan hanya di pulau itu saja, hujan badai ini Long Tian gunakan untuk mengembalikan pulau besar ini agar sehat kembali dan juga untuk membersihkan sisa sisa racun yang di gunakan oleh sekte aliran hitam yang mengisi pulau itu sebelumnya.
"Penguasa, tidak sampai 10 menit dan semuanya sudah terhapus dari kehidupan dan menjadi abu, anda sungguh hebat" ucap Jenderal Besar Fang dengan kagum.
"Jenderal semua garis darah mereka yang ada di luar pulau ini juga kini sudah terhapus jadi anda jangan kaget jika mungkin banyak mendapatkan laporan tentang warga tiba tiba menjadi abu karena mereka semua pastinya tetap menjadi pengikut ras iblis darah" ucap Long Tian sambil mengarahkan kapal perangnya melayang di atas laut.
"Baik penguasaan" ucap Jenderal Besar Fang dengan sopan.
"Jenderal kapal perang ini hadiahku untukmu jadi belajar lah mengendalikan nya
"Terima kasih penguasa" ucap Jenderal Besar Fang dengan gembira dan langsung mencoba mengendalikan kapal perang itu dengan kekuatan pikirannya.
"Jenderal apakah kaisar dunia ini berhati baik seperti mu" ucap Long Tian sambil duduk di kursi yang ada di dekatnya sambil tetap menggunakan kekuatan 100 galaksi.
"Penguasa, Kaisar adalah anak kandung hamba sendiri, hamba menyerahkan kedudukan hamba ke anak hamba dan memilih menjadi pasukan militer untuk menciptakan rasa aman untuk semua penduduk dunia ini." Jawab Jenderal Besar Fang.
"Pantas saja kau sangat membanggakan kaisar setiap kau membicarakannya" ucap Long Tian sambil tersenyum.
"Kita ke istana saja, saya ingin melihat anakmu" ucap Long Tian sambil tersenyum melihat Jenderal Besar Fang.
"Baik Penguasa" ucap Jenderal Besar Fang sambil mengarahkan Kapal Perang itu ke arah istana dengan kecepatan penuhnya.
"Kapal ini sangat cepaaaaaat" ucap Jenderal Besar Fang berbicara sendiri namun terdengar oleh Long Tian yang hanya tersenyum.
Hanya membutuhkan beberapa menit untuk mereka sampai di depan ibukota dunia itu dan Jenderal Besar Fang memelankan kapal perangnya dan berdiri di dek utama kapal perang itu menemani Long Tian.
Semua prajurit yang berjaga di atas tembok ibukota memberikan hormat mereka saat melihat Jenderal Besar mereka ada di dek utama kapal perang itu.
"Gagah sekali kapal perang itu" ucap salah seorang jenderal yang memimpin pasukan di atas tembok ibukota dan di angguki oleh semua prajuritnya.
Kapal perang melewati ibukota dengan pelan dan Long Tian melihat keharmonisan masyarakat disana.
Perlahan kapal perang itu mulai turun di halaman istana dan mereka berdua pun melayang turun dari kapal perang itu di sambut oleh semua yang ada disana dengan berlutut dan memberikan sujud tiga kali karena melihat Long Tian yang menggunakan kekuatan 100 galaksi.
Long Tian berdiri namun tidak menyentuh tanah karena lingkaran cahaya di kakinya menahannya untuk menginjak tanah.
"Hormat kalian semua aku terima, berdirilah dan lanjutkan aktifitas kalian" ucap Long Tian dengan ramah.
Mereka semua yang sedang berlutut itu langsung berdiri dan melanjutkan aktifitas mereka dan seorang Pria terbang melesat dari dalam istana dan langsung berlutut didepan Long Tian dan Jenderal Besar Fang.
Pria tersebut langsung bersujud tiga kali kepada Long Tian "Hormat kepada Penguasa 100 Galaksi dan kepada Ayahanda" ucap Pria tersebut dengan tetap berlutut dan membuka pertahanan jiwanya.
"Penguasa ini satu satunya anak hamba, dialah sekarang kaisar dunia ini" ucap Jenderal Besar Fang dengan sopan.
Long Tian kemudian memberikan kontrak jiwa nya.
"Terima kasih Penguasa" ucap pria itu dengan sopan namun tetap berlutut.
"Berdirilah dan terima ini, bacalah kitab tulisanku yang ada di dalamnya dan gunakan semua yang ada di dalam cincin ini untuk kepentingan dunia ini" ucap Long Tian sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi 5 menara 250 jiwa, 5 menara ilmu, satu juta pil penyembuh tingkat dewa, satu juta pil mutiara dewa, satu juta pil fusi roh tingkat dewa dan 500 juta koin emas serta 10 gerbang dimensi lintas galaksi
"Penguasa Terima kasih" ucap pria itu sambil menerima cincin dimensi dan langsung berdiri.
"Jenderal dan Kaisar aku akan melanjutkan perjalanan ku, kalian tetaplah menjadi orang baik dan selalu mendahulukan kepentingan rakyat kalian, Jenderal terimalah ini untuk mu" ucap Long Tian sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi 100 drum kayu besar teh herbal racikannya.
"Penguasa terima kasih kami akan selalu mengingat pesan pesan penguasa" ucap Jenderal Besar Fang sambil menerima Cincin dimensi tersebut.
Long Tian hanya tersenyum dan kemudian menghilang dari pandangan semuanya.
Jenderal Besar Fang dan anaknya yang merupakan kaisar dan semua yang ada disana yang melihat Long Tian menghilang langsung berlutut dan bersujud tiga kali untuk menghormati Long Tian.
"Ayah doa kita benar benar terkabulkan" ucap anak dari Jenderal Besar Fang yang merupakan Kaisar dunia itu.
"Benar Nak, ayo kita ke aula utama ada hal yang harus aku beritahukan mengenai aliansi sekte aliran hitam" ucap Jenderal Besar Fang sambil melangkah menuju aula utama istana dan meninggalkan kapal perang nya di halaman istana yang dikagumi oleh semua prajurit yang berjaga disana.