Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 30 part 4 end


Booooooooooom


Booooooooooom


Ledakan demi ledakan terus terdengar saat pedang pria sepuh itu mengenai cangkang cahaya emas yang melindungi Long Tian.


Asap tebal menutupi Long Tian akibat ledakan ledakan jarak dekat itu bahkan Long Tian sendiri yang ada di dalam cangkang cahaya emas hampir tidak bisa melihat serangan pedang pria sepuh itu.


Long Tian mengeluarkan pedang naga emas dan memegang dengan tangan kanannya, dia kemudian berteleportasi ke belakang pria sepuh itu dan dengan cepat mengayunkan pedang naga Emas ke leher pria sepuh itu dengan sebelumnya mengunci pria sepuh itu menggunakan aura naganya.


Sreeeeeeet


Leher pria sepuh itu terpotong dengan sangat cepat dan langsung jatuh ke atas tanah dan mengenai segel Kutukan darah dan segel penghapus jiwa.


"Banyak juga keturunan mu yang masih selamat ternyata" ucap Long Tian sambil tersenyum melihat ribuan bola cahaya kecil berwarna emas berlapis cahaya merah kehitaman melesat keluar dari tubuh pria sepuh itu dan menyebar ke semua arah.


Long Tian langsung membalikkan badannya dan melihat ke dalam sekte itu dengan menggunakan mata emasnya.


"Sudah tidak ada tingkat pencipta di sekte ini, jenderal hapus dan bersihkan semuanya" ucap Long Tian bertelepati ke Jenderal muda pemimpin pasukan bayangan yang sedang di kapal perang.


"Baik Penguasa" ucap Jenderal muda itu melalui telepati.


Jenderal muda dan ratusan prajurit perangnya melesat turun dari atas kapal perang.


"Mereka semakin terlatih saja dari hari ke hari" ucap Long Tian yang masih melayang 50 meter di atas sekte aliran hitam itu dan melihat jika pasukan perangnya memotong semua leher orang orang sekte aliran hitam itu dengan mudahnya karena tingginya perbedaan tingkat kultivasi mereka.


"Jenderal aku akan melanjutkan perjalanan, kau bereskan semua ini dan berikan semua hasil pembersihan secara merata ke prajurit prajurit mu" ucap Long Tian melalui telepati ke Jenderal muda itu dan langsung berteleportasi ke atas dek kapal dunia naga.


"Baik Penguasa" jawab Jenderal muda itu melalui telepati.


….


"Kalian semua saya tunggu di dek kapal dunia naga" ucap Long Tian melalui cincin komunikasi ke semua Jenderal besar nya.


"Aku tidak bisa terus seperti ini, pasukan besar yang kumiliki harus bisa menyelesaikan semua ini dengan cepat" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil duduk di kursinya di dek kapal dunia naga.


Satu jam berlalu dan kini semua Jenderal besar Long Tian sudah duduk melingkari meja bulat yang ada di dek kapal itu.


"Jenderal semua, 1000 Pasukan bayangan tidak terlihat jika di satu dunia jadi kita harus melakukan perubahan" ucap Long Tian dengan ramah ke semua Jenderal besar miliknya.


"Penguasa apakah kami harus menambah pasukan di tiap dunia itu" ucap Jenderal Mo Fei


"Penguasa tingkat kultivasi musuh kita semakin kuat, mohon petunjuk anda" ucap Jenderal Long Bo dengan hormat.


"Penguasa, pasukan bayangan sampai saat ini terkendala dalam pergerakan mereka karena perbedaan tingkat kultivasi" ucap Jenderal Long Pang sambil memainkan janggut putih nya.


"Kita semua tidak bisa menunda lagi pergerakan kita, jadi mulai sekarang saya minta agar kalian dibawah satu komando saja, bagaimana menurut kalian semua" ucap Long Tian dengan santai.


"Penguasa siapa yang akan jadi pemimpin pasukan" ucap Long Bo dengan hormat sambil melirik Jenderal yang lain.


"Siapa yang terkuat diantara kalian" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah.


Jenderal Long Bo dan Jenderal Mo Fei saling memandang satu sama lain.


"Jenderal Mo Fei, Jenderal Long Bo apakah ada masalah" ucap Long Tian dengan santai.


"Penguasa Jenderal Mo Fei lebih kuat dari kami semua jadi saya rasa Jenderal Mo Fei cocok untuk menjadi pemimpin semua pasukan" ucap Jenderal Long Bo dengan hormat dan tersenyum ramah.


"Penguasa, saya juga setuju" ucap Jenderal Shi Ju


"Penguasa saya mendukung putusan anda" ucap Jenderal Xuan Li dengan hormat.


"Baiklah jika demikian sudah diputuskan, gerakan pasukan dalam skala besar, atur hanya pasukan yang berada di tingkat pencipta saja yang berperang, ada berapa prajurit tingkat pencipta" ucap Long Tian dengan santai.


"Penguasa sesuai data di saya maka ada 10 juta orang prajurit tingkat pencipta, mulai tingkat pencipta bumi sampai tingkat pencipta langit tahap akhir" jawab Long Yu dengan hormat.


"Kalian semua pimpin masing masing dua juta prajurit dan Jenderal Mo Fei sebagai pemimpin kalian" ucap Long Tian dengan tegas.


"Baik Penguasa" jawab semuanya kompak.


"Ada berapa prajurit wanita dan ada berapa yang tingkat pencipta" ucap Long Tian dengan ramah.


"Penguasa, kita memiliki lima juta prajurit wanita dengan kultivasi tingkat pencipta bumi tahap akhir, namun minim pengalaman perang, karena mereka hanya berlatih tanding di menara 250 dunia saja" jawab Long Yu dengan hormat.


"Apakah sudah termasuk dengan bawahan istri istriku" ucap Long Tian sambil menuang teh untuk mereka semua.


"Baiklah, Jenderal Mo Fei tugasmu mulai sekarang adalah melakukan pembersihan di semua galaksi apakah kau siap dengan hal ini" ucap Long Tian dengan tegas.


"Hamba siap Penguasa" jawab Jenderal Mo Fei dengan bersemangat.


"Kakek Yu kumpulkan semua pasukan wanita di depan istana merah dan siapkan satu orang ahli bangunan juga, karena ada dunia yang harus di bangun" ucap Long Tian dengan ramah.


"Baik Penguasa" jawab semuanya kompak dan langsung berdiri lalu memberikan penghormatan kepada Long Tian.


"Jenderal Mo Fei, aku akan ke galaksi ke 50 segera susul aku" ucap Long Tian dengan senyuman khasnya.


"Siap Penguasa, segera saya kesana" jawab Jenderal Mo Fei dengan hormat sambil melangkah menuju ke dunia naga menyusul yang lainnya.


"Ling-er kembalilah dulu ke istana merah, ada hal yang harus kita bahas mengenai masa depanmu" ucap Long Tian ke Hao Ling melalui cincin komunikasi.


"Baik Gege, ling-er langsung ke istana merah" jawab Hao Ling melalui cincin komunikasi.


"Galaksi ke lima puluh terus memanggil ku tapi harus aku selesaikan dulu semua persiapan untuk pengambilalihan dunia bulan di galaksi surgawi, jika tidak maka semua yang ku lakukan akan sia sia" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil menarik nafas panjang dan kemudian menyimpan kembali poci teh dan gelasnya kedalam cincin dimensi nya.


Long Tian kemudian berteleportasi ke istana merah dan Langsung ke taman belakang istana merah karena Hao Ling, Li Lian dan Li Mei ada disana.


"Gege sudah kembali" ucap Hao Ling dengan mesra.


"Kalian bertiga duduklah ada yang harus aku bicarakan dengan kalian bertiga" ucap Long Tian sambil duduk di kursi meja bulat yang ada di dekatnya muncul dan diikuti oleh ketiga wanitanya.


"Kalian bertiga dengarkan baik baik, salah satu tujuan utamaku adalah mengambil alih dunia bulan di galaksi surgawi, jadi kekuatan pasukan wanita sangat dibutuhkan" ucap Long Tian dengan tegas.


"Gege, saat ini pasukan wanita kita sudah di tingkat pencipta bumi tahap akhir dengan Jenderal jenderal tingkat pencipta semesta tahap akhir" jawab Li Lian dengan mesra.


"Apakah tidak ada lagi di atas itu" ucap Long Tian dengan santai.


"Gege kami berdua meskipun istrimu tapi kami akan menjadi pengawal khusus kakak Ling-er" ucap Li Mei dengan mesra.


"Itu benar dan aku sangat setuju dengan hal itu namun sepertinya masih kurang kuat, karena sepertinya disana mereka lebih kuat dan memiliki lebih banyak pasukan wanita" ucap Long Tian dengan santai.


"Kami akan terus berlatih dan tidak akan mengecewakan Gege" jawab Li Lian dengan bersemangat dan di angguki kepala oleh Hao Ling dan Li Mei.


Long Tian kemudian berdiri dan menarik Leiji kehadapannya.


"Gege bilang bilang dulu jika mau menarikku" ucap Leiji karena Leiji sepertinya sedang makan apel emas terlihat dari apel emas di tangan kanannya.


"Gege ini siapa lagi" ucap Hao Ling.


"Semuanya, ini Leiji dan Leiji mereka semua istriku" ucap Long Tian sambil duduk kembali dan meminta Leiji duduk di sampingnya.


"Leiji dan yang lainnya akan memimpin pasukan wanita" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah.


"Gege pasukan apa?" Ucap Leiji dengan suara merdunya dan sangat mesra ke Long Tian.


"Suamiku apakah kalian sudah….." ucap Hao Ling sambil terbata bata.


"Ling-er, Leiji dan sembilan puluh sembilan adiknya saat ini sudah di tingkat pencipta surgawi tahap akhir dan mereka akan menjadi pengawal pribadi mu" ucap Long Tian dengan santai.


"Gege, baiklah aku akan menjaga ketiga kakak ini" ucap Leiji dengan suara merdunya dan semakin mesra ke Long Tian meski tetap tidak di gubris oleh Long Tian.


Long Tian kemudian menarik sembilan puluh sembilan wanita lainnya dari dunia kecil ke samping kanannya yang kosong.


"Penguasaaaaaaa aku lagi mau mandi" ucap seorang wanita yang nyaris membuka pakaiannya.


"Sudah sudah kau rapikan dulu saja pakaian mu, nanti saja mandinya, kalian semua dengarkan, kalian dan Leiji mempunyai tugas memimpin lima juta prajurit wanita sebagai pasukan pelindung ketiga istriku ini" ucap Long Tian dengan santai sambil tersenyum ramah melihat mereka semua.


"Penguasa kirain anda menarik kami karena ingin tidur bersama kami" ucap seorang wanita muda.


"Penguasa kapan mau nikahin kami" ucap yang lainnya.


"Benar" ucap mereka semua kompak sambil mendekati Long Tian


"Ling-er teteskan darahmu di liontin menara ini agar dunia kecil tempat mereka semua saat ini tinggal bisa dalam pengaturan mu dan nanti pasanglah gerbang dimensi dari istana merah dan kediaman kita di dunia naga ke dunia kecil itu, pindahkan semua prajurit wanita ke dalam dunia kecil, mereka semua saat ini sudah mulai berkumpul di depan istana merah" ucap Long Tian sambil memberikan liontin menara yang berisi dunia kecil Leiji dan adik adik angkatnya.


"Baik Gege, tapi apakah Gege akan menikahi seratus wanita ini" ucap Hao Ling sambil menerima liontin menara dan melihat sekelilingnya dimana semua wanita muda yang secantik dirinya berdiri mengelilingi mereka.


"Ling-er dan kalian semua aku akan melanjutkan perjalanan jadi atur sebaik baiknya" Jawab Long Tian yang memilih untuk meninggalkan istana merah dan menghindari pertanyaan pertanyaan semua istrinya dan juga yang lainnya.


Long Tian langsung berteleportasi ke dek kapal dunia naga dan memilih mematikan sementara gerbang dan pintu dimensi yang ada di kapal dunia naga itu.