
"Nama yang sangat indah" ucap Hao Ling dan Hao Wenji.
Mereka kemudian memasuki kamar mereka dan Hao Wenji sendiri memilih untuk tinggal di salah satu bangunan pendukung.
Satu minggu telah berlalu dan wanita penjual rumah pun sudah mengantarkan 550 medali ibukota dengan nama Klan Long di bagian belakangnya, dan yang 50 merupakan medali ketua atau pemimpin klan.
Long Tian saat ini sedang duduk di ruang tamu yang ada di kamarnya berhadap hadapan dengan Hao Ling.
"Ling-er Gege akan membawa Paman Yu dan Jenderal Long Pang serta para prajurit ke rumah ini, apakah Ling-er akan membawa para pelayan ling-er." Ucap Long Tian.
"Iya Gege, setidaknya para pelayan ling-er juga sebagai Pengawal Ling-er kan mereka sudah di tahap dewa emas" jawab Hao Ling.
Long Tian kemudian melangkah ke arah Belakang rumahnya dan dia mengeluarkan gerbang dimensi yang bertujuan ke halaman istana.
Mereka berdua kemudian masuk dan keluar di halaman istana Dunia Naga, Long Tian dan Hao Ling langsung menuju kediaman mereka.
Long Tian sambil bertelepati kepada Long Yu dan Jenderal Long Pang agar menyiapkan 400 Prajurit minimal tingkat dewa emas tahap akhir dan 50 prajurit mata mata termasuk didalamnya dan agar di siapkan di Halaman Istana.
Long Tian dan Hao Ling tiba di kediaman mereka dan Hao Ling langsung memanggil para pelayan nya dan membawa 100 pelayan nya untuk ke Dunia Bulan.
Setelah semua selesai di kediamannya mereka kemudian melangkah kembali ke halaman istana mereka.
Di halaman istana sudah ada Long Yu dan Jenderal Long Pang dengan 350 prajurit perang dan 50 pasukan mata mata.
"Kita akan ke dunia Bulan, dan kalian akan tinggal di kediaman ku didunia bulan, jangan sampai timbul masalah apapun kecuali atas perintah ku" Ucap Long Tian pelan namun berwibawa.
" Baik Penguasa" ucap mereka kompak.
Satu persatu memasuki Gerbang Dimensi dan di pimpin oleh Long Tian dan Hao Ling, dan mereka keluar di halaman belakang Rumah Naga Bulan.
Long Tian kemudian membagikan kamar mereka dan khusus Long Yu tetap tinggal di rumah naga bulan sedangkan Jenderal Long Pang memilih untuk kembali dahulu ke Dunia Naga untuk membuat pengaturan pengamanan Kapal dunia Naga.
Gerbang dimensi sendiri masih di aktifkan oleh Long Tian agar memudahkan jika Jenderal Long Pang kembali.
Rumah Naga Bulan sangat besar dan memiliki 700 kamar dan banyak ruangan besar dan luas seperti ruang tamu dan aula serta ruang makan serta ruang ruang lainnya, dengan luas tanah 100 hectare.
Hari berikutnya Jenderal Long Pang sudah kembali ke Rumah Naga Bulan dan Gerbang Dimensi pun dimasukan kembali ke cincin dimensi Long Tian.
Saat ini Long Tian, Long Yu dan Jenderal Long Pang sedang duduk bersama di ruang kerjanya Long Tian.
Long Tian menjelaskan situasinya tentang siapa Hao Ling dan situasi di istana kaisar bulan dan tentang mencari orang yang mengirim Hao Ling ke Semesta Manusia Dewa.
"Penguasa bagaimana jika kita mengirimkan pasukan mata mata kita terlebih dahulu untuk mengawasi Pangeran ke dua dan orang orang nya" Ucap Jenderal Long Pang.
"Penguasa, jika sesuai yang Penguasa sampaikan jika hanya Kaisar dan Jenderal Hao Tu bukankah sudah jelas jika kemungkinan besar adalah Hao Tu pelakunya" ucap Long Yu.
" Jika ini tidak menyangkut keluarga Ling-er maka aku akan meminta kalian menghapus keberadaan mereka, tapi karena ini mengenai Ling-er maka kita harus hati hati dan memiliki bukti yang akurat" jawab Long Tian.
"Semoga kemajuan pesat juga terjadi di militer Pasukan Dunia Dewa Naga" ucap Long Tian.
"Benar penguasa, saya yakin Long Lixi bisa membuat penguasa bahagia nantinya" ucap Long Yu.
" Jenderal Long Pang, kirimkan pasukan mata mata kita dan tetapkan sepuluh mata mata kita untuk menjaga sekitar rumah kita ini" Ucap Long Tian.
Jenderal Long Pang dan Long Pamit untuk mengerjakan tugas mereka, Long Tian kemudian memasang segel pertahanan dan segel pembalik serangan dan juga segel ilusi, agar tidak ada siapapun yang mengetahui apa yang terjadi di dalam kediamannya.
Waktu berjalan dan seminggu berlalu….
Long Tian terlihat sedang duduk bersama dengan Long Yu dan Jenderal Long Pang di taman Belakang rumahnya.
"Penguasa, berdasarkan informasi dari mata mata kita pangeran kedua saat ini sedang mengumpulkan banyak kultivator dan juga banyak dari keluarga bangsawan yang mendukung pangeran kedua yang saat ini meninggalkan ibukota" ucap Jenderal Long Pang melaporkan situasi ibukota saat ini.
" Besar kemungkinan bahwa akan terjadi peperangan di ibukota ini" ucap Long Yu
" Bagaimana dengan pangeran pertama?" Tanya Long Tian.
" Pangeran pertama saat ini hanya menguasai setengah kekuatan militer dan setengah lagi kekuatan militer kekaisaran ini mendukung pangeran kedua, Jenderal Hao Tu saat ini memegang kendali dari militer yang mendukung pangeran kedua" jelas Jenderal Long Pang.
" Cari tau dimana lokasi Jenderal Hao Tu, dan bawa dia kesini, aku tidak peduli dengan kondisi nya selama dia masih hidup, karena hanya ingatannya yang aku butuhkan" ucap Long Tian.
Long tian kemudian menambahkan… "Tanpa adanya Jenderal Hao Tu tersebut perkuatan militer pangeran kedua akan sangat lemah dan kacau"
" Baik Penguasa, hamba pamit" ucap Jenderal Long Pang.
" Kerjakan dengan segera dan jangan sampai ada saksi mata, buat seolah olah Hao Tu itu menghilang" ucap Long Tian kembali.
" Baik Penguasa" Jawab Jenderal Long Pang sambil meninggalkan Long Tian dan Long Yu
"Paman Yu, bagaimana dengan kondisi Kaisar dan Pangeran pertama?" Ucap Long Tian.
" Kaisar saat ini masih terbaring sakit dan pangeran pertama juga kondisi kesehatannya tidak terlalu baik begitu juga dengan istri pangeran pertama yang saat ini sedang dalam posisi seperti Kaisar" Jawab Long Yu.
" Kita hanya bisa menunggu pergerakan Pangeran kedua dan semoga Jenderal Long Pang bisa segera membawa Hao Tu kesini" ucap Long Tian sambil mendesah pelan menyadari bahwa kondisi mertuanya yang membutuhkan pertolongannya.
Waktu berlalu tiga hari kemudian….
"Lapor Penguasa, Jenderal Hao Tu sudah kami bawa dan saat ini sudah di amankan di Ruang bawah tanah" Ucap Jenderal Long Pang yang menemui Long Tian yang sedang berada di ruang kerjanya.
"Kita kesana" jawab Long Tian yang langsung bangun dari tempat duduknya dan melangkah menuju ruang bawah tanah kediamannya.
Di ruang bawah Tanah mereka melihat kondisi Jenderal Hao Tu yang menyedihkan dengan luka seluruh badannya dan kultivasi nya juga sudah hilang, dan di ikat baik tangan dan kaki nya serta matanya.
Long Tian tidak bersuara tapi dia mengeluarkan bola kristal kenangan, Bola kristal kenangan melesat ke atas kepala Jenderal Hao Tu