Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Penobatan Hao Yui


"Paman Yu apakah ada yang Paman inginkan sampai paman menggodaku" ucap Long Tian dengan hangat.


"Penguasa sudah bertahun tahun stok teh herbal racikan anda habis, apalagi sejak kucing itu datang dan dia menghabiskan semua stok teh ku" ucap Long Yu sambil melirik Jiang Li


Long Tian melihat kedekatan bawahannya ini merasa sangat bahagia, mereka bisa bercanda dengan bebas adalah suatu kebaikan.


Long Tian kemudian menggunakan kekuatan Jiwanya dan memasukan 2 drum kayu yang berukuran besar ke dalam cincin cincin dimensi dan memberikannya kepada mereka semua dengan mengirimnya melayang kembali ke hadapan mereka semua dan di terima oleh semuanya.


Mereka kembali tersenyum bahagia melihat hal ini karena sudah merasakan nikmatnya teh herbal racikan Long Tian tersebut.


"Penguasa maaf, ada yang ingin kami sampaikan sebelum anda pergi" ucap Long Du.


" Paman Du, bicaralah jangan sungkan" Ucap Long Tian


" Penguasa ini semua bagian anda yang merupakan hasil pendapatan istana dan juga barang barang yang diberikan oleh para penduduk pulau Suci" Ucap Long Du sambil mendekati Long Tian dan menyerahkan Sebuah cincin dimensi.


Bukan hanya Long Du tapi semuanya kecuali Jenderal Long Pang yang tidak memiliki dunia.


Long Tian menerima semua cincin tersebut karena memang itu adalah hak nya sebagai Pemimpin semesta.


"Mulai hari ini agar kalian ingat semuanya ya, 80% harta bagian ku agar dibagikan kembali ke masyarakat setiap bulannya, kaya atau miskin semua harus dapat meski hanya 1 koin emas yang mereka dapatkan dan jangan sampai mereka menolaknya" Ucap Long Tian yang telah menerima semua cincin dimensi.


"Baik penguasa" ucap mereka kompak dengan penuh kebanggaan karena keputusan Long Tian itu.


"Baiklah jika sudah selesai, Paman Yu dan Jenderal Long Pang jika sudah selesai langsung ke kediaman saya" Ucap Long Tian dan langsung berdiri demikian juga Hao Ling.


Semuanya langsung berlutut dan memberikan sujud tiga kali kepada Long Tian, dan Long Tian kemudian membawa Hao Ling pergi dengan berteleportasi ke ruang tamu di kamar mereka.


Long Tian dan Hao Ling duduk berhadap di ruang tamu kamarnya.


"Gege dari dahulu sampai sekarang tidak berubah selalu saja menjadikan bawahan sebagai keluarga." Ucap Hao Ling


"Ling-er mereka kadang melebihi saudara kandung" ucap Long Tian


" Gege benar, kesetiaan mereka tidak diragukan dan semuanya meski tidak di kontrak jiwa juga sangat setia dengan Gege, buktinya para penduduk saja tiap saat mereka mengingat Gege dengan memberi hadiah kepada Gege" ucap Hao Ling.


Tiba tiba pintu ruangan mereka ada yang mengetuk dan Hao Ling langsung membuka pintunya.


" Permaisuri, ayah dan ibu anda ada di Ruang keluarga" ucap Pelayan kediamannya yang mengetuk kamarnya.


" Baik kami akan kesana, Terima kasih" ucap Hao Ling.


" Ling-er ayo kita temui jangan biarkan mereka menunggu lama" ucap Long Tian yang langsung memegang tangan Hao Ling dan melangkah menuju ruang keluarga di kediamannya itu.


" Ayah Ibu maaf membuat kalian menunggu lama" ucap Long Tian dengan ramah.


" Penguasa maaf kami datang mendadak" ucap Hao Jia


" Ayah, aku adalah anakmu, jadi lupakanlah sejenak status ku" ucap Long Tian dengan ramah.


Dan mereka pun Kemudian berbincang bincang dengan hangat dan penuh kegembiraan.


" Ayah, aku mau memberikan Dunia Bulan di sini agar dalam pengawasan dan Pengaturan ayah" ucap Hao Ling


" Ling-er benar ayah, karena Dunia Bulan di semesta ini sudah seharusnya dikuasai oleh ayah atau Ibu, karena Ling-er akan menemaniku" ucap Long Tian.


" Tian-er, biar ibu saja yang memimpin Dunia Bulan Hao Ling" ucap Hao Yui


"Ling-er besok kalian pergilah ke Dunia Bulanmu dan laksanakan pengalihan kekuasaan ke ibumu" ucap Long Tian.


" Baik terima kasih" ucap Long Tian dengan ramah


" Ayah Ibu silahkan dilanjutkan" ucap Long Tian sambil berpamitan dan melangkah menuju teras kediamannya.


"Hormat kepada Penguasa" ucap Jenderal Long Pang dan Long Yu bersamaan.


"Duduklah" ucap Long Tian


"Jenderal Long Pang, berapa jumlah pasukan kita yang ada di Dunia Dewa" ucap Long Tian yang melihat mereka sudah duduk.


"Penguasa, dikurangi dengan pasukan yang tersebar di seluruh semesta kita masih memiliki 500 juta pasukan minimal tingkat dewa Berlian tahap awal" ucap Jenderal Long Pang.


"Jumlah yang baik, dan Paman Yu apakah ada kendala di masyarakat Dunia Naga?" Ucap Long Tian


" Penguasa Dunia Naga saat ini tidak memiliki kendala dan saat ini sudah sangat berkembang" jawab Long Yu


Mereka terus berbincang hangat dan membahas banyak hal sampai hari memasuki malam dan mereka pun berpamitan kepada Long Tian.


" Ayah Ibu menginaplah disini'' Ucap Long Tian yang sudah kembali ke ruang keluarga.


"Gege kami jika diizinkan malam ini mau ke dunia Bulan, karena harus mempersiapkan untuk penobatan ibunda" ucap Hao Ling dengan senyuman khas nya.


" Kalian berhati hatilah dan berikan informasi ke Jenderal pasukan Dunia Naga yang ada disana bahwa tugas mereka sekarang adalah menjaga Ibu" ucap Long Tian.


Dan mereka pun berpamitan dan meninggalkan kediaman untuk menuju Dunia Bulan dengan Gerbang dimensi.


Long Tian kemudian kembali ke kamarnya dan langsung menuju ruang harta di istana dunia jiwa.


Dia mengeluarkan semua barang dari cincin dimensi yang diberikan oleh bawahan nya dan merapikannya.


Setelah semua selesai Long Tian kemudian kembali ke kamarnya.


"Jenderal Long Pang, besok istriku akan menyerahkan kepemimpinan Dunia Bulan Ke Ibunda Hao Yui, jadi tolong sampaikan ke Jenderal disana agar memastikan acara penobatan berlangsung dengan aman dan lancar serta sampaikan ke pasukan disana bahwa mereka harus menjaga Ibunda" ucap Long Tian kepada Jenderal Long Pang melalui Telepati.


"Baik Penguasa, akan hamba laksanakan" jawab Jenderal Long Pang.


Long Tian kemudian memilih untuk membersihkan diri dan beristirahat.


……


Matahari Pagi menyambut dan menyinari seluruh semesta.


Long Tian sudah bangun dan sudah membersihkan diri, dia berjalan menuju teras dan melihat Jiang Li sudah duduk di teras kediamannya.


"Penguasa" Ucap Jiang Li sambil memberikan hormat kepada Long Tian.


"Duduklah dulu" Ucap Long Tian.


"Bagaimana dengan duniamu, apakah ada kendala setelah kepergianku" ucap long Tian yang melihat Jiang Li sudah duduk kembali.


"Semua berjalan lancar, tidak ada penolakan maupun hal lainnya" Jawab Jiang Li.


"Lapor Penguasa, penobatan ibunda akan segera berlangsung dan sampai saat ini tetap aman, saya langsung yang memimpin pasukan disini" ucap Jenderal Long Pang melalui telepati.


"Tetap awasi dan pastikan semua Pejabat dan yang lainnya melakukan kontrak jiwa dengan Ibunda dan yakinkan Hao Ling agar ibunda melakukan kontrak jiwa saat penobatan karena ini harus meski anak ke ibu atau sebaiknya" ucap Long Tian membalas Telepati Jenderal Long Pang.


" Baik Penguasa" jawab Jenderal Long Pang.