Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Persiapan untuk pasukan Jenderal Long Bo


"Jadi kau mau jadi tombak lagi atau mau jadi manusia saja" ucap Long Tian sambil tersenyum usil


"Penguasa sudahlah, aku jadi manusia saja, hukum penciptaan anda seperti nya sudah jauh lebih tinggi nanti yang ada saya tidak bisa berubah lagi" jawab Long Bo sambil mundur beberapa langkah.


"Sudah sudah, aku tidak akan merubahmu lagi sebaiknya kita kembali ke rumah Ren Tu saja mempersiapkan hal lainnya" ucap Long Tian dengan ramah sambil menteleportasikan mereka berdua ke teras rumah Ren Tu.


"Penguasa, anda bisa berteleportasi" ucap Ren Tu.


"Ren Tu banyak yang kau belum tau dan tidak ingin tau dari penguasa" ucap Jenderal Long Bo sambil duduk di kursi teras Ren Tu mendahului semuanya.


Long Tian dan Ren Tu juga ikut duduk di kursi teras itu berhadapan dengan Long Bo.


" Ren Tu, pikirkan baik baik dan bahas dengan semua warga desamu, kalian mau ikut aku ke dunia naga atau kalian mau disini memimpin dunia ini untukku" ucap Long Tian dengan serius namun tetap santai.


"Penguasa hamba mohon pamit dahulu untuk membahas hal ini dengan para tetua" ucap Ren Tu dengan ramah.


"Pergilah" ucap Long Tian dengan ramah.


Ren Tu langsung berdiri dan memberikan penghormatan lalu meninggalkan keduanya.


"Penguasa, kenapa anda lebih muda" ucap Long Bo.


"Long Bo era kekacauan yang terjadi di seluruh galaksi itu membuat aku dan istriku meninggal dunia dan aku bereinkarnasi di dunia tersegel di galaksi terbawah, nasib istriku juga tidak begitu baik setelah kami bereinkarnasi" jawab Long Tian dengan ramah.


"Penguasa maafkan hamba, jika saja saat itu hamba dan pasukan pelindung anda lebih kuat mungkin anda tidak perlu menjalani hal hal menyedihkan seperti yang telah anda jalani" jawab Jenderal Long Bo.


"Jenderal Long Bo ini adalah takdir langit dan kau tau di kehidupan kedua ini aku bahkan banyak belajar, baiklah ikutlah dengan ku" ucap Long Tian sambil membawa Jenderal Long Bo berteleportasi kembali ke danau tempat mereka bertemu kembali.


"Penguasa kita kesini lagi" ucap Jenderal Long Bo sambil menstabilkan dirinya karena tadi di teleportasikan saat sedang duduk.


"Lihat ini adalah menara iblis, jadi dengan ini mereka melarikan diri dari kejaran kita dan dengan ini juga mereka membawa semua pasukan mereka bahkan raja mereka ke 100 galaksi bahkan ke galaksi surgawi, sehingga tiba tiba mereka semua ada di semua dunia dan langsung menyerang kita semua" ucap Long Tian sambil memperlihatkan sebuah menara iblis dan memberikannya kepada Jenderal Long Bo.


"Penguasa di dalamnya ada sebuah dunia kecil namun sudah kosong" ucap Jenderal Long Bo sambil memperhatikan Menara Iblis di tangannya.


"Benar sudah aku kosongkan semuanya, menara itu belum ada pemiliknya jadi teteskan saja darahmu agar menara itu dan dunia didalamnya mengakuimu" ucap Long Tian sambil tersenyum dan duduk d sebuah batu besar yang datar di dekat danau itu.


Jenderal Long Bo langsung meneteskan darahnya dan menara itu kemudian bersinar terang dan redup kembali.


"Hamba mengetahuinya Penguasa" jawab Jenderal Long Bo dengan hormat.


Long Tian mengangguk dan dia kemudian mengeluarkan sebuah artefak kapal perang berwarna emas dan melemparnya kedepannya yang merupakan areal datar kosong yang sangat luas.


Artefak Kapal perang berwarna emas itu kini membesar dan terlihat sangat mewah dan megah.


"Ikuti aku" ucap Long Tian sambil terbang menaiki kapal perang itu dan mendarat di dek kapal perang diikuti oleh Jenderal Long Bo.


Long Tian tidak diam melainkan langsung berjalan memasuki ruang kerja yang ada di kapal perang itu.


"Ini ruang kerjamu, berikan menara dunia kecil mu" ucap Long Tian sambil menyodorkan tangannya dan langsung di respon oleh Jenderal Long Bo dengan memberikan menara dunia kecilnya.


Long Tian menyimpan menara kecil itu di meja yang ada didepannya dan menggerakkan tangannya dengan cepat lalu menunjuk ke menara itu, sinar emas keluar dari jari telunjuknya dan melesat mengenai menara dunia kecil milik Jenderal Long Bo, menara itu bersinar terang dan Long Tian kembali menggerakkan tangannya dan menunjuk kembali ke menara dunia kecil itu, cakram langit kecil keluar dari jarinya dan melesat mengenai menara dunia kecil itu.


Menara dunia kecil itu kini redup kembali dan jika diperhatikan dengan detail akan terlihat ribuan cakram langit berukuran sangat mini mengelilingi menara dunia kecil itu.


Long Tian Kemudian mengambil menara kecil itu dan menempelkan nya di dinding kapal perang emas itu. Perlahan menara dunia kecil itu mulai menuatu dengan dinding kapal perang dan kapal perang itu bersinar terang dan redup kembali, namun kini terjadi perubahan, jutaan cakram langit kecil kini terlihat di semua bagian kapal saling mengunci satu sama lainnya dan warna kapal perang yang tadinya berwarna emas kini berwarna hitam dengan ukiran naga emas di kiri dan kanannya dengan sangat indah dan terlihat ukiran cakram langit yang juga berwarna emas.


"Ikuti aku" ucap Long Tian sambil keluar dari ruangan itu dan kemudian menuju ke bagian belakang kapal yang terdapat pintu dimensi besar.


Long Tian melayang bersama dengan Jenderal Long Bo dan Long Tian kemudian menyentuh gerbang dimensi itu, gerbang dimensi itu langsung bersinar putih terang.


"Ayo masuk" ucap Long Tian sambil melayang memasuki gerbang dimensi itu di ikuti oleh Jenderal Long Bo.


Mereka keluar di sebuah tanah lapang yang sangat luas dengan sedikit pepohonan disana.


Long Tian mengeluarkan dua buah gerbang dimensi dan memasangnya disana bersebelahan namun berjarak 20 meter antar kedua Gerbang dimensi itu.


"Ini Gerbang dimensi yang akan membawamu keluar kapal perangmu" ucap Long Tian sambil tersenyum dan membalikan badannya di ikuti oleh Jenderal Long Bo yang ikut membalikan badannya.


Long Tian mengeluarkan sepuluh juta artefak kapal perang yang mirip dengan milik Jenderal Long Bo dan semuanya berwarna hitam dengan memiliki ukiran naga emas di kiri dan kanannya dan bercorak cakram langit berwarna emas di seluruh bagian kapalnya.


"Itu sepuluh juta kapal perang untuk prajurit mu dan terima ini" ucap Long Tian sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi 50 menara 250 dunia, 50 menara ilmu, 900 juta jubah perang dengan lambang naga emas di punggungnya dan dadanya, 10 juta pil penyembuh tingkat penguasa, 10 juta pil fusi roh tingkat penguasa, 10 juta pil mutiara tingkat penguasa, 900 juta koin emas, 100 juta tael emas, sebuah pedang emas, satu juta drum kayu teh herbal dan sebuah kitab tulisan Long Tian.


Jenderal Long Bo langsung menerima cincin dimensi itu dan dia langsung melihat isinya terlihat jika raut wajahnya menjadi gembira.