
Para Raja, Kaisar dan Penguasa semesta Semi dewa itu memberikan ucapan selamat kepada Hao Ling dan Long Tian.
Akan tetapi ada satu orang yang bukannya memberikan selamat tetapi berbicara dengan cukup keras dan memancing perhatian banyak orang "bocah seperti mu bergaya laksana penguasa tiada tanding, aku Ji Kiang Penguasa Dunia kegelapan menantangmu dalam pertarungan hidup dan mati, dan jika aku menang maka semua milik mu menjadi milik ku" ucap orang tersebut.
Semua pandangan mengarah kepada pria paruh baya tersebut yang merupakan salah satu eksistensi terkuat di Semesta Semi Dewa dan merupakan Penguasa yang suka menindas dunia lain.
"Jika anda menang semua milikku adalah milikmu dan jika aku yang menang apa yang anda berikan?" Jawab Long Tian dengan tenang dan berwibawa.
" Bocah jangan harap kau menang, di semesta ini tidak ada yang pernah mengalahkan ku." Jawab Ji Kiang dengan Angkuh.
Hao Ling yang melihat Ji Kiang hanya di tingkat kultivasi dewa berlian tahap akhir menggelengkan kepala nya heran dengan sikap Angkuh dari Ji Kiang.
"Jika anda memang seorang Penguasa maka anda berani bertaruh bukan hanya berteriak bukan?" Jawab long Tian kembali.
"Jika kau menang maka kau akan menjadi tuan ku selama seratus tahun" ucap Ji Kiang dengan angkuh dan penuh kebanggaan.
"Susah ternyata berbicara dengan Orang Tua yang tua karena terbakar matahari dan bukan tua karena ilmu dan pengalaman, baiklah jika anda kuat semua dunia dan semesta milikku akan menjadi milikmu Pak Tua." ucap Long Tian yang kemudian melayang ke arah Lapangan utama Kekaisaran Bukan dan di ikuti oleh Ji Kiang.
Di Lapangan utama kekaisaran Bulan.
Long Tian berdiri melayang dengan jarak 50 meter dari Ji Kiang.
Long Tian membuat segel pertahanan berbentuk kubah transparan agar serangannya tidak merusak Dunia Bulan.
"Pak Tua silahkan anda serang saya dengan semua kekuatan anda, jika anda berhasil membunuh saya maka anda akan mendapatkan semua yang saya miliki" ucap Long Tian dengan tenang.
Ji Kiang tidak menjawabnya tetapi dia mengeluarkan pedang nya.
"Keluar kan senjata mu bocah, aku tidak ingin semua penguasa yang melihatku melukai orang tidak bersenjata" ucap Ji Kiang.
" Anda tidak layak untuk pedangku" jawab Long Tian tenang.
*Jurus Pedang kegelapan* teriak Ji Kiang yang langsung membuat gerakan dengan pedangnya dan menyerang Long Tian, keluar ratusan cahaya hitam membentuk pedang pedang cahaya dari ujung pedang Ji Kiang.
Long Tian yang melihat ilmu kegelapan Ji Kiang sangat lemah kemudian mengeluarkan ilmu Mata Pedang miliknya dan dari matanya keluar ribuan pedang cahaya memblokir serangan pedang kegelapan Ji Kiang.
Ratusan Pedang Cahaya kegelapan Ji Kiang di sambut ribuan pedang cahaya Long Tian, dan pedang cahaya kegelapan Ji kiang satu persatu hancur, dan pedang cahaya Long Tian tetap mengarah ke Ji kiang. Ribuan Pedang cahaya Long Tian tidak dapat di hindari oleh Ji Kiang dan langsung menembus tubuh Ji Kiang.
Ji kiang yang terlambat menghindar mengalami luka parah, darah mengalir dari mulut nya dan pakaiannya banyak yang sobek, luka luka menganga akibat pedang cahaya Long Tian.
"Pak Tua bukankah kau sangat hebat." Ucap Long Tian dengan Qi Mendalamnya yang terdengar oleh semua yang ada disana.
Ji Kiang tidak menjawabnya tetapi dia kemudian menggerakkan tangannya dan perlahan aura kegelapan keluar dari tubuhnya.
*Domain kegelapan… Aura kematian… serangan kematian* Ji Kiang berteriak dan terdengar oleh semua yang ada disana.
Perlahan area sekitar Ji Kiang menjadi Gelap dan semakin melebar. Menutupi area segel pertahanan yang di buat Long Tian.
Long Tian kemudian menggerakkan tangannya dan membuat domain cahaya.
Domain kegelapan Ji Kiang langsung menghilang dan di seluruh area ditutupi cahaya emas.
Long Tian terlihat menjentikkan jari nya dan Ji Kiang berubah menjadi kabut darah.
Dia kemudian melihat para penguasa yang menontonnya.
"Apakah ada lagi yang mau olahraga" ucap Long Tian dengan santai.
" Tidak Dewa Naga Emas, kami tidak berani melawan anda" ucap para penguasa itu dengan kompak dan hormat.
"Jenderal Long Pang kemarilah" ucap Long Tian yang melihat Jenderal Long Pang yang sudah ada di antara para penguasa.
Jenderal Long Pang berlutut di hadapan Long Tian memberikan hormat nya.
"Hormat kepada Penguasa" ucap Jenderal Long Pang.
"Bawa 500 kapal perang dan hapus dunia kegelapan" ucap Long Tian dengan tenang dan menggunakan Qi mendalamnya.
"Baik Penguasa" Jawab Jenderal Long Pang dan langsung menghilang berteleportasi ke kapal perang nya.
Terlihat di angkasa 500 kapal perang Long tian bergerak dan suara genderang perang terdengar dengan jelas.
"Dewa Naga Emas apakah itu perlu anda lakukan" tanya salah seorang penguasa.
"Yang baik akan menjadi sahabat dan keluarga ku, yang jahat akan mengantri bertemu raja neraka" ucap Long Tian.
Semua penguasa terdiam dan mereka menahan nafas mereka.
"Para Penguasa semua tidak perlu khawatir saya tidak akan menyerang siapapun yang tidak menyerang saya dahulu" Ucap Long Tian dengan tenang dan melangkah menemui Hao Ling dan Hao Jia.
"Baiklah semua sudah selesai mari kita kembali ke aula utama dan menikmati Jamuan" ucap Hao Jia mengajak semuanya untuk ke Aula utama Istana.
Long Tian dan Hao Ling juga melangkah pergi ke arah aula utama istana.
Di Aula Utama Istana kekaisaran Bulan.
"Dewa Naga Emas Terimakasih" ucap seorang pria paruh baya
"Maaf tapi anda berterima kasih untuk apa?" Jawab Long Tian.
" Dewa Naga Emas, Ji Kiang sangat arogan dan dia selalu menjajah dunia ku, dan mengambil hasil tambah dari duniaku dengan semaunya dan kini dengan dia telah tiada dunia ku bisa berkembang" ucap pria tersebut.
" Semoga anda bisa membawa dunia dibawah kekuasaan anda menjadi lebih kuat dan berkembang" ucap Long Tian dengan tenang.
Mereka kemudian bertukar kata dan pria tersebut pun pamit untuk menyapa tamu yang lain.
"Inilah kebaikan dari kematian, pemimpin yang haus kekuasaan hanya bisa merugikan orang lain, dan kematian nya adalah kebaikan untuk orang lain" ucap Long Tian ke Hao Ling.
"Gege benar, semoga membawa perubahan" ucap Hao Ling sambil tersenyum.
Hao Ling tau bahwa Long Tian tidak akan menyerang jika tidak di serang, dan Long Tian selalu penuh dengan pertimbangan dan kematian Ji Kiang sudah di prediksi oleh Hao Ling termasuk penghapusan dunia kegelapan.
Long Tian dan Hao Ling banyak mendapatkan sapaan dari Pas Raja dan Kaisar dan Penguasa Dunia yang lain yang ingin menjalin hubungan baik dengan mereka, dan kebanyakan dari mereka berterima kasih atas kematian Ji Kiang.