
Long Tian menggelengkan kepala melihat hal ini, dia tidak menyangka bahwa Hao Ling benar benar mengosongkan Paviliun Teratai.
"Ling-er beli ini semua buat apa?" Tanya Long Tian.
"Gege, Ling-er melakukan hal ini karena ingin ekonomi disana membaik dan dengan kita kosongkan mana Paviliun Teratai akan mencari kembali dan membelinya lagi dari masyarakat di benua Suci" ucap Hao Ling sambil tersenyum.
Long Tian menggunakan kemampuan dari Mata Emasnya dan dia kemudian melihat isi dari semua batuan tersebut.
Long Tian kemudian menggunakan kekuatan aura naga nya karena aura naga nya bisa digunakan dengan tekanan yang dia inginkan.
Semua Batuan itu kini melayang dan tiap batuan itu satu persatu mulai terbelah dan semua isi dari batuan itu melayang di depan mereka, jutaan batuan itu sudah terbelah semuanya dan kini Long Tian memasukan batuan yang sudah menjadi sampah tersebut ke dunia jiwa miliknya, dia menyimpannya karena batuan ini hampir semuanya merupakan batuan yang sudah berusia jutaan tahun dan bisa digunakan sebagai campuran artefak senjata.
Jutaan barang terlihat disana mulai cincin dimensi, perhiasan, artefak dan juga senjata juga ada.
Long Tian tidak berhenti, dengan kekuatan nya dia mengeluarkan isi dari semua cincin dimensi yang berasal dari batuan itu.
Long Tian juga mengelompokkan nya, sesuai dengan jenis dari barang barang itu, terlihat gunungan koin emas, tael emas, perhiasan, artefak, inti siluman iblis, permata dewa, bola bola kristal berbagai type dan fungsi, senjata dan lain sebagainya juga ada disana termasuk gunungan Kitab dan Gulungan Suci.
Hao Ling sampai tidak mengedipkan matanya melihat harta ini, dia sangat puas dengan belanjaannya.
"Gege keluar uang 300 juta buat Ling-er, dan sepertinya keuntungan kita berjuta juta kali lipat" Ucap Hao Ling sambil tersenyum bangga dengan dirinya sendiri.
" Iya, Ling-er bereskan sendiri ya, gege akan bantu bereskan kitab dan gulungan Kuno nya saja" ucap Long Tian sambil memasukan gunungan kitab dan Gulungan kuno tersebut ke ruang kerjanya di Istana Dunia Jiwanya.
"Gege, ini semua kenapa tidak gege saja yang simpan di istana emas, waktu Ling-er tinggal disana tidak ada harta apapun di ruang harta Gege" ucap Hao Ling yang belum melihat ruang harta milik Long Tian di Dunia Jiwa, yang hartanya hampir 100x lipat dari yang ada di ruangan ini.
"Ling-er nanti saja Gege yang isi ruang harta istana emas, sekarang biarkan saja ini disini, bukankah Ling-er tau jika sudah beberapa ratus tahun harta di istana dunia naga tidak gege Gunakan." Ucap Long Tian sambil tersenyum.
" Gege dari dulu selalu mengalah, makasih suamiku" ucap Hao Ling sambil memeluk suaminya itu.
Long Tian hanya tersenyum dan setelah pelukan Hao Ling dilepas dia berjalan ke artefak artefak yang menggunung dan memeriksa satu persatu artefak itu.
Dua jam dibutuhkan Long Tian untuk memeriksanya, dan semua artefak itu tidak ada yang berbahaya, akan tetapi dia menemukan sejuta artefak penghancuran yang disimpan di dalam artefak ruang.
Artefak penghancuran ini berfungsi untuk menghancurkan artefak artefak berikut semua hukum dan isinya dan hebatnya lagi artefak ini tingkat penguasa jadi bisa menghancurkan dunia dunia kecil yang tersembunyi di dalam artefak berikut semua isinya akan hancur dan jika manusia ada didalamnya tidak akan bisa bereinkarnasi.
"Ling-er semua artefak gege yang simpan ya" ucap Long Tian kepada Hao Ling yang sedang merapikan koin dan tael emasnya.
"Iya Gege, semuanya saja ya, biar disini cukup koin dan tael emas dan perhiasan saja" jawab Hao Ling yang masih sibuk merapikan koin dan tael emas yang menggunung.
Long Tian melangkah menuju gunungan senjata dan dia melihat paling rendah tingkat pusaka dewa, dia langsung menyimpannya di ruang senjata dunia Jiwanya.
Beralih ke gunungan bola kristal dan dia pun menyimpan nya di ruang penempaan artefak karena dia harus memeriksa satu persatu apakah masih berfungsi atau tidak.
Dia kemudian memasukkan semua inti siluman dan lain lain, dan hanya menyisakan koin emas dan tael emas serta perhiasan perhiasan.
Long tian menggunakan kekuatan aura emas kembali dan menyusun semua itu menjadi rapih di dekatkan dengan barang yang sama.
Hao Ling yang melihat suaminya sudah membereskan semua gunungan harta dari jutaan cincin cincin dimensi itu menggelengkan kepalanya, dia yang membereskan koin dan tael emas dari dalam batuan aja belum selesai tapi Suaminya yang bereskan lebih banyak malah sudah selesai.
"Gege kenapa nggak sekalian yang ini juga" Ucap Hao Ling.
Long Tian tidak menjawabnya dengan perkataan tapi dia menjawabnya dengan tindakan, dalam hitungan detik semua koin dan tael emas serta perhiasan sudah tertata dengan rapi, Long Tian membereskan sisanya dengan memasukan ke ruang penempaan untuk diperiksa nanti olehnya, jika sempat.
"Gege Terimakasih" ucap Hao Ling dengan manja dan mesra sambil tiduran di atas perhiasan yang sudah dibereskan oleh Long Tian.
"Ling-er ayo kita lihat kamar kita, sudah lama tidak kita gunakan tempat tidur giok putih kita di istana ini" Ucap Long Tian dengan mesra dan tersenyum ke Hao Ling.
" Gege sebentar lagi saja ya, apa gege tidak mau melihat itu" ucap Hao Ling sambil menunjuk sebuah Kotak Giok berdiameter 10 meter.
" Gege lupa, jika Gege dulu sempat menitipkan itu sama Ling-er waktu Gege hendak berperang dengan pasukan kaisar Iblis darah di galaksi iblis" Ucap Long Tian.
" Gege sama itu semua juga titipan gege" ucap Hao Ling kembali sambil menunjuk sebuah sudut yang berisi kotak kotak kayu dan kotak kotak giok yang paling kecil berukuran lima meter persegi dan terbesar ukuran 20 meter persegi.
Long Tian menepuk jidatnya sendiri karena dia baru teringat akan isi dari masing masing Kotak tersebut.
"Sepertinya Gege ku ini membutuhkan liburan" Ucap Hao Ling.
"Selama jutaan tahun kan hanya Ling-er hiburan Gege" ucap Long Tian sambil tersenyum mesra kepada Hao Ling, dan melangkah ke arah kotak giok yang terpisah itu.
Long Tian membuat gerakan tangan dengan cepat dan sinar emas keluar dari tangannya saat dia menunjuk ke peti Giok tersebut.
Peti yang terbuat dari Giok tersebut kemudian bersinar emas dengan sangat terang, dan timbul hurup hurup Kuno di sekitar peti Giok tersebut.
Penutup Peti Giok terangkat melayang dan turun dengan pelan di dekat Dinding peti sebelah kanan Long Tian.
Empat Dindin peti Giok tersebut kemudian ikut melayang dan turun dengan pelan menumpuk di atas penutup Peti Giok tersebut.