
Long Tian kemudian turun dari atas kudanya dan dia juga menurunkan semua orang itu dan memaksa mereka untuk berlutut di atas tanah dengan masih dalam tekanan aura naga miliknya.
Long Tian kemudian melepaskan semua cincin dimensi milik kelima orang itu dan juga mengambil pedang pedang yang ada di tangan mereka yang sebelumnya di acungkan ke Long Tian.
Semua cincin dimensi itu dan empat pedang disimpan olehnya di dalam cincin dimensinya dan satu pedang kini di pegang di tangan kanannya yang sudah dia lapisi dengan segel Kutukan darah dan segel penghapus jiwa.
"Kalian semua ingin harta ku dan aku akan memberikan hadiah spesial kepada kalian" ucap nya sambil melukai sedikit kening mereka semua dengan pedang itu lalu menyimpan pedang itu ke dalam cincin dimensinya dan menaiki kudanya kembali.
Segel kutukan darah dan segel penghapus jiwa langsung bekerja dan Long Tian sudah mengurangi api lava suci abadinya sehingga membuat kelima orang itu terbakar dengan cukup lama setelah mengeluarkan ribuan bola bola cahaya kecil berwarna emas berlapis cahaya merah kehitaman yang menyebar ke seluruh bagian dunia kristal.
"Silahkan menikmati hadiahnya" ucap Long Tian sambil menjalankan kudanya meninggalkan kelima orang yang sedang menahan sakit akibat terbakar oleh api lava suci abadi milik Long Tian.
Kuda yang ditunggangi oleh Long Tian berjalan dengan pelan sesuai dengan keinginan dari Long Tian menelusuri jalanan yang akan membawanya ke kota intan.
"Ada ada saja halangan dari orang orang rakus, ya semoga saja aku tidak menemukan masalah kedepannya" ucap Long Tian berbicara sendiri sambil memacu kudanya, kuda itu langsung berlari dengan cepat karena jarak ke kota intan masih cukup jauh dan hari sudah semakin siang.
Senja mulai datang dan kini Long Tian sudah mulai mendekati pintu gerbang sebuah kota yang cukup besar, dia pun memelankan laju kudanya dan kudanya kemudian berjalan pelan untuk memasuki kota itu.
"Tuan muda bisa perlihatkan medali anda" ucap seorang prajurit yang berjaga di depan pintu gerbang kota itu dengan ramah ke Long Tian yang sudah berhenti di depan prajurit itu.
"Ini Medali saya" ucap Long Tian sambil memberikan medali naga berwarna putih ke prajurit itu dengan ramah dengan masih duduk tenang di atas kudanya.
"Tuan muda silahkan masuk, ini medali anda saya kembalikan" ucap prajurit itu dengan ramah sambil memberikan kembali medali naga Long Tian.
"Terima kasih" ucap Long Tian sambil menerima medali itu lalu menyimpannya kembali dan dia langsung mengarahkan kudanya untuk memasuki kota itu dengan perlahan.
"Kota ini sangat ramai dan sepertinya banyak yang datang untuk ke pelelangan semoga saja aku masih bisa mendapatkan penginapan" ucap Long Tian dalam hatinya sambil terus mengarahkan kudanya agar tidak menabrak pejalan kaki yang memenuhi kota itu.
Memerlukan waktu hampir satu jam untuk Long Tian menemukan sebuah penginapan yang mewah yang sesuai dengan keinginan nya.
"Sepertinya penginapan ini cocok untuk ku" ucap Long Tian sambil berhenti di depan sebuah penginapan dan dia melihat jika nama penginapan itu sama dengan yang di kota naga yaitu penginapan anggrek.
Dia kemudian turun dari atas kudanya dan berjalan menuju penitipan kuda yang ada di sebelah kiri penginapan itu.
"Tuan tolong rawat kuda saya dan berikan buah apel untuk makanannya" ucap Long Tian sambil tersenyum dan memberikan lima puluh Keping koin emas ke pria sepuh yang berjaga di penitipan kuda itu.
"Tuan muda, anda sangat baik sekali, saya akan mengurus kuda anda, silahkan jika anda hendak menginap" ucap pria sepuh itu dengan sangat berbahagia karena pemberian koin emas dalam jumlah banyak itu.
"Baiklah Tuan, saya permisi" ucap nya ramah sambil melangkahkan kakinya menuju ke pintu penginapan dan tidak ada seorang pun yang menyambut kedatangan nya sehingga dia langsung mendatangi meja penerima tamu yang dijaga oleh seorang wanita muda.
"Nona apakah masih ada kamar kosong" ucap Long Tian dengan ramah.
"Baiklah saya akan mengambil kamar itu" ucap Long Tian sambil memberikan seratus Keping koin emas dan meletakkannya di atas meja.
"Tuan muda, nona ini akan mengantarkan anda ke kamar anda, silahkan" ucap wanita muda itu sambil meminta salah seorang karyawan penginapan untuk mengantarkan Long Tian ke kamarnya.
"Tuan muda mari ikuti saya" ucap karyawan wanita itu dengan ramah sambil mengambil kunci kamar dan melangkah menuju anak tangga.
Long Tian pun mengikuti wanita muda itu dan mereka menuju ke lantai tiga.
"Tuan muda ini kamar anda, apakah anda ingin saya mengantarkan makanan anda atau anda memilih untuk ke penginapan" ucap wanita muda itu dengan ramah sambil membukakan pintu kamar itu.
"Nona saya akan membersihkan diri dan saya minta tolong anda untuk mengantarkan makanan saya kesini saja" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke wanita muda itu dan memberikan sepuluh keping koin emas.
Wanita muda itu terlihat sangat gembira karena mendapatkan sepuluh keping koin emas dari Long Tian.
"Baik Tuan muda, dan terima kasih atas kebaikan anda ini, saya akan segera menyiapkan dan mengantarkan makanan anda" ucapnya dengan ramah dan terlihat sangat berbahagia lalu meninggalkan Long Tian yang sudah memasuki kamarnya.
Long Tian hanya menutup pintu kamar itu dan tidak menguncinya, dia pun kemudian melangkah menuju kamar mandi yang ada di dalam kamarnya lalu membersihkan dirinya.
Sepuluh menit berlalu dan kini Long Tian sudah keluar dari dalam kamar mandinya dengan menggunakan pakaian serba biru tanpa menggunakan jubah karena memang dia hendak tidur tidak akan keluar dari dalam kamarnya itu.
Tok
Tok
Pintu kamarnya itu ada yang mengetuk dan langsung di bukakan oleh Long Tian.
"Tuan muda ini makanan anda" ucap wanita muda itu sambil melangkah memasuki kamar Long Tian dengan membawa makanan dan minuman untuk Long Tian.
"Nona terima kasih dan letakan saja di meja" ucap Long Tian dengan ramah sambil tetap berdiri di samping pintu membiarkan wanita muda itu untuk masuk ke dalam kamarnya dan meletakkan makanan dan minuman untuknya.
"Tuan muda jika sudah selesai anda bisa meletakkannya di luar pintu saja, nanti saya akan mengambilnya kembali" ucap wanita muda itu dengan ramah sambil meletakkan hidangan itu di meja ruang tamu di kamar Long Tian karena memang memiliki tiga ruangan di situ.
"Nona apakah benar besok ada pelelangan" ucap Long Tian dengan ramah sambil tersenyum hangat ke wanita muda yang sudah berdiri di depan nya hendak keluar dari kamarnya.
"Benar Tuan muda, letaknya persis di depan penginapan kami ini jadi Tuan muda tidak perlu terburu buru, jika anda mau saya bisa mendaftarkan anda dahulu jika anda ingin menggunakan kamar VIP" ucap wanita muda itu dengan ramah sambil tersenyum hangat ke Long Tian.
"Benarkah, itu lebih baik jadi berapa biaya untuk kamar VIP itu" ucap Long Tian kembali.