Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Galaksi ke 100 part 2


Lima belas menit berlalu dan semua penyerang itu sudah hangus menjadi abu sepenuhnya, Long Tian kemudian melompat turun dan berdiri di depan kedua pria sepuh yang memiliki kultivasi tingkat pencipta surgawi tahap akhir itu.


"Tuan muda terima kasih atas bantuan anda kepada kami semua" ucap salah satu pria sepuh itu dengan ramah.


"Bisakah aku tahu apa yang sebenarnya terjadi disini, karena setelah aku melihat ingatan Pemimpin mereka aku tidak bisa mengetahui apa penyebab mereka menyerang kalian semua" ucap Long Tian dengan ramah dan tersenyum hangat ke mereka semua.


"Tuan muda mereka adalah para pembunuh yang di sewa oleh pangeran ke dua untuk membunuh putra mahkota" ucap pria sepuh itu dengan ramah dan terlihat jika dia tidak ingin menyinggung perasaan Long Tian.


"Lalu bagaimana kalian berdua bisa keracunan seperti ini" ucap Long Tian dengan ramah.


"Tuan muda maafkan saya tapi apakah anda seorang tabib" tanya pria sepuh itu dengan penuh hormat dan harapan.


"Benar dan saya juga bisa menyembuhkan anda dengan mudah tapi saya ingin tahu kenapa anda sampai terkena racun" ucap Long Tian lagi sambil tersenyum hangat dan melihat ke sekelilingnya dia melihat jika ada dia ratus penduduk desa dan ada seratus orang prajurit termasuk dengan kedua pria sepuh itu, seratus prajurit itu semuanya terkena racun namun karena mereka memiliki kultivasi tingkat pencipta sehingga bisa menahan racun itu untuk menyebar dengan cepat.


"Kami semua yang ada di istana Putra mahkota terkena racun akibat dapur istana di susupi oleh orang pangeran kedua beberapa hari yang lalu" ucap pria sepuh itu dengan ramah.


"Baiklah anda konsumsi saja pil penyembuh tingkat pencipta ini dan bagikan kepada yang lainnya" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah dan memberikan satu cincin dimensi yang berisi seratus butir Pil Penyembuh tingkat pencipta buatan nya yang langsung di terima oleh pria sepuh itu dengan hormat.


"Tuan muda maaf ini sangat berharga, satu butir Pil Penyembuh tingkat pencipta anda ini bisa bernilai sampai jutaan Keping Koin Emas di pelelangan" ucap pria sepuh itu sambil memberikan kembali cincin dimensi pemberian Long Tian.


"Mana yang lebih mahal nyawa mu dan bawahan mu atau pil penyembuh tingkat pencipta itu, sudahlah lupakan basa basinya anda telan saja dan berikan sisanya untuk para prajurit anda" ucap Long Tian dengan ramah sambil kemudian duduk di atas batu besar yang ada di dekatnya.


"Tuan muda bolehkan milik saya, saya berikan untuk putra mahkota saja dan sisanya akan saya bagikan ke para prajurit" ucap pria sepuh itu dengan hormat sambil membungkuk di depan Long Tian dan suaranya penuh pengharapan.


"Saya masih memiliki jumlah yang cukup untuk yang lainnya jadi jangan menawar lagi dan segera telan dan bagikan" ucap Long Tian dengan santai namun tidak ingin di bantah lagi.


"Baik Tuan muda, terima kasih sekali lagi atas bantuan anda kepada kami” ucap pria sepuh itu dengan sangat hormat dan kemudian membungkukkan badannya kembali untuk menghormati Long Tian lalu meninggalkan Long Tian sendirian.


Dia mendekati pria sepuh satunya dan membagikan masing masing satu pil penyembuh tingkat pencipta itu ke para prajurit nya lalu menelannya bersama sama, mereka merasakan khasiatnya setelah pil penyembuh tingkat pencipta itu melewati tenggorokan mereka.


Lima menit berlalu semua prajurit itu memuntahkan seteguk darah hitam pekat yang merupakan racun yang ada di tubuh mereka, Pria sepuh dan semua prajurit itu langsung mendekati Long Tian dan berlutut lalu bersujud satu kali untuk berterima kasih kepada Long Tian demikian juga para penduduk desa itu, karena selain Long Tian membantu membunuh para penyerangnya, Long Tian juga sudah mengobati para prajurit yang merupakan keluarga mereka semua.


"Kalian bangunlah dan jangan seperti ini, sebaiknya kita temui putra mahkota dan melihat kondisinya" ucap Long Tian dengan ramah sambil membantu pria sepuh itu berdiri dan di ikuti oleh semua yang ada disana.


"Baiklah jika demikian, silahkan anda tunjukan jalannya" ucap Long Tian kembali dengan ramah.


"Kalian semua tetap berjaga disini saja dan kabari aku jika ada lagi yang menyerang desa ini" ucap pria sepuh itu dengan ramah ke yang lainnya lalu melangkah bersama dengan Long Tian memasuki desa itu.


"Kenapa kalian bisa ada di desa ini tidak di istana" ucap Long Tian dengan ramah sambil terus berjalan di samping kanan pria sepuh itu.


"Tuan muda, istana putra mahkota di serang dan kami melarikan diri ke desa kami ini, karena desa ini selain dekat dengan istana putra mahkota, desa ini juga merupakan desa saya dan semua penduduk di desa ini juga memiliki kultivasi" ucap pria sepuh itu dengan ramah sambil tetap berjalan berdampingan bersama Long Tian.


Mereka berdua terus berjalan dan bercerita atau lebih tepatnya pria sepuh itu yang menceritakan apa yang terjadi di kerajaan mereka dan di dunia ini tidak ada satupun kekaisaran melainkan hanya kerajaan di setiap benua karena ada tiga benua disini.


Keduanya lalu memasuki sebuah rumah besar dan tampak jika penjagaan rumah itu sangat ketat.


"Jenderal Po anda sudah datang, bagaimana dengan pasukan pembunuh yang mengejar kita" ucap putra mahkota itu dengan ramah yang sedang duduk di teras rumah itu dengan menahan rasa sakit akibat racun yang mulai menyebar.


"Yang mulia, tuan muda ini sudah membunuh mereka semua dan tuan muda ini juga seorang tabib, beliau menyembuhkan saya dan juga semua bawahan saya" ucap pria sepuh itu yang ternyata seorang jenderal.


"Tuan muda, silahkan duduk, saya ucapkan Terima kasih atas bantuan anda saya Hinjo berterima kasih kepada anda atas bantuan anda kepada kami semua" ucap putra mahkota itu dengan hormat dan sambil berdiri.


Long Tian dan pria sepuh itu kemudian duduk di depan putra mahkota yang bernama Hinjo itu.


"Jenderal Po bisa saya minta tolong untuk anda bagikan Pil Penyembuh tingkat pencipta di dalam sini kepada semua orang yang ada di sini, karena semuanya juga mengalami luka racun yang sama, sedangkan ini untuk anda pangeran Hinjo" ucap Long Tian dengan ramah sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi seribu pil penyembuh tingkat pencipta kepada Jenderal Po dan sebuah kotak giok kecil yang berisi satu butir Pil Penyembuh tingkat pencipta dan sebutir pil mutiara dewa tingkat pencipta juga kepada Putra mahkota Hinjo itu.


Kedua nya menerima pemberian Long Tian dan memeriksa isinya, sehingga terlihat wajah terkejut mereka berdua dengan apa yang di berikan oleh Long Tian.


"Tuan muda terima kasih, saya akan segera membagikan masing masing satu butir untuk mereka" ucap Jenderal Po dengan hormat lalu berdiri dan memberikan penghormatan kepada Putra mahkota dan juga ke Long Tian lalu meninggalkan mereka berdua.


"Tuan muda anda sungguh dermawan terima kasih atas bantuan anda" ucap pangeran Hinjo dengan hormat.


"Pangeran segera telan ke dua pil itu agar anda bisa segera pulih kembali" ucap Long Tian dengan ramah sambil mengeluarkan satu poci teh besar dan tiga gelas gioknya lalu mengisinya.


"Jika sudah baru anda minum teh herbal buatan saya ini" ucap Long Tian kembali sambil memberikan gelas giok yang sudah berisi teh herbal buatannya itu.