Naga Emas Sang Pembantai

Naga Emas Sang Pembantai
Panen Batuan Meteor


"Gege sebenarnya ada satu rahasia besar yang belum Ling-er sampaikan, dan sepertinya ini waktu yang tepat untuk membahasnya" Hao Ling mengeluarkan sebuah Kotak Giok dan mengeluarkan sebuah Medali Giok berbentuk Hexagon. Terlihat jelas gambar Bulan dan tulisan HAO di bawah gambar tersebut.


"Sejak Ling-er kecil sudah menjadi Yatim Piatu, Ling-er ditemukan dan dibesarkan oleh Guru yaitu Biksu Suci Kwan Gu, dan hanya medali ini yang menemani Ling-er, Ling-er sudah berkeliling di Semesta Manusia Dewa dan tidak ada satu pun yang bermarga Hao di semesta manusia Dewa, jadi besar kemungkinan nasib Ling-er sama seperti nasib Hu Lao" ucao Hao Ling sambil menahan kesedihan dan air mata menetes dari matanya membasahi pipinya.


Long Tian menghapus air mata Hao ling.


"Baiklah sudah ku putuskan jika kita akan ke semesta semi dewa, apakah paman Yu dan Jenderal Long Pang setuju?" Ucap Long Tian.


" Kami Setuju Penguasa" jawab Long Yu dan Jenderal Long Pang.


" Persiapkan semua Prajurit perang kita, dan hanya 500 orang di masing masing kapal perang dan sisanya akan tetap di Dunia Naga dan bagikan masing masing 5 artefak kapal perang ini kepada masing masing komandan Prajurit untuk sebagai kapal cadangan jika pasukan cadangan nantinya diperlukan." Ucap Long Tian sambil memberikan sebuah Cincin Dimensi yang berisi 10.000 buah Artefak Kapal Perang kepada Jenderal Long Pang.


Jenderal Long Pang langsung pamit dan menyisakan Long Yu dan Hao Ling yang menemani Long Tian.


"Kita akan berangkat menuju ke Semesta Semi Dewa, dan perjalanan ini mungkin tidak mudah, karena kita akan melewati lorong waktu dan ruang antar semesta yang akan memberikan banyak tekanan dan mungkin akan banyak badai waktu disana" Ucap Long Tian sambil berdiri dan berjalan ke keluar dari aula pertemuan dan


Berjalan menuju kursinya di buritan kapal.


Hao Ling dan Long Yu mengikuti Long Tian dan berjalan di belakang Long Tian. Mereka sangat yakin dan percaya bahwa sebanyak apapun masalah pasti Long Tian akan menjaga mereka dan semua prajurit dan penduduk Dunia Naga.


Long Tian duduk di kursi nya di Buritan kapal dan di samping kanan nya ada Hao Ling dan di samping kirinya ada Long Yu.


Long Tian kemudian berdiri dan membuat gerakan tangan yang sangat cepat dan punggung kedua tangannya kemudian menyatu dan bergerak berlawanan seakan sedang merobek ruang, dan sebuah sobekan ruang besar tiba tiba nampak di angkasa di depan kapal Dunia Naga.


Long Tian mengarahkan Kapal Dunia Naga memasuki sobekan ruang yang tampak mengerikan untuk sebagian orang dengan kecepatan cahaya kapal dunia naga memasuki sobekan ruang dan melesat di ruang Hampa antar semesta ciptaan Long Tian.


Sesaat setelah Kapal Dunia Naga memasuki sobekan ruang tersebut, sobekan ruang itu pun perlahan menutup dan tidak berbekas menyisakan keterkejutan dan ketidak percayaan di wajah para prajurit dan Jenderal kekaisaran langit yang berjaga di poros langit dan di kapal perang kekaisaran langit.


Kapal Dunia Naga tidak mendapatkan bahaya apapun di dalam lorong waktu dan terus melesat dengan kecepatan cahaya yang sangat kencang dan beberapa saat kemudian mereka semua yang ada di buritan kapal melihat seberkas cahaya kapal dunia naga melintasi cahaya yang merupakan jalan keluar dari lorong waktu sobekan ruang antar semesta yang dilakukan Long Tian.


Kapal Dunia Naga keluar di Angkasa dan tampak dengan jelas banyaknya Batu Batu meteor yang berukuran sangat besar bahkan melebihi ukuran kapal dunia naga.


Hao Ling dan Long Yu tampak panik karena takut Kapal Dunia Naga bertabrakan dengan Batu batu meteor itu.


Long Tian menggerakan tangannya dengan cepat dan mengarahkan tangannya ke arah batu meteor di depan kapal dunia naga, cahaya emas keluar dari tangan nya dan mengenai batu meteor tersebut dan batu meteor itu menghilang, ya Long Tian menggunakan jurus cahaya emas penarik dan memasukan meteor meteor ke dunia jiwa.


Hao Ling dan Long Yu serta para Prajurit hanya bisa terpana dan sangat kaget dengan kejadian ini.


Belum hilang kekagetan mereka Long Tian yang merobek ruang lintas semesta yang sangat besar sampai dapat dimasuki oleh kapal dunia naga yang dengan ukuran aslinya kini batu batu meteor yang sangat keras dan memiliki ukuran melebihi kapal dunia naga pun dibuat menghilang dengan sangat mudah dan tanpa upaya berarti.


Long Tian membuat Kapal Dunia Naga menjadi pelan agar dapat memasukan sebanyak mungkin batuan meteor ke dunia jiwa.


Waktu terus berjalan dan sejauh mata semua yang ada di atas kapal dunia naga tidak ada satupun yang melihat adanya batuan meteor atau batuan batuan angkasa lainnya di sekitar mereka, karena long Tian bukan hanya mengambil batuan meteor tapi semua batuan yang ada di Angkasa ini.


Ya Long Tian benar benar Panen Batuan Meteor.


Long Tian kemudian menghentikan sementara kapal dunia naga dan dia yang telah mengambil jutaan batuan meteor dan batuan batuan lain di angkasa itu tersenyum sangat puas.


"Gege apakah kita sudah di Semesta Semi Dewa?" Tanya Hao Ling


" Kita memang sudah berpindah semesta tapi Gege tidak tau ini semesta apa, kan kita semua memang baru pertama kesini" jawab Long Tian sambil tertawa ringan  yang di ikuti wajah masam semuanya "kalian tidak usah khawatir dimanapun kita berada yang penting kita selalu bersama" tambahnya 


" Penguasa kenapa Kapal kita berhenti di Angkasa ini?" Ucap Jenderal Long Pang yang baru datang.


" Ah,,,, kebetulan kau datang Jenderal, tolong perintahkan satu kapal perang kita untuk mengatasi kapal perompak yang sedang sembunyi di 50 kilometer di belakang kapal kita dan tangkap satu orang dari perompak itu bawa kesini" ucap Long Tian.


" Baik Penguasa segera saya laksanakan" ucap Jenderal Long Pang yang langsung meninggalkan Long Tian.


Long Tian duduk di buritan kapal dan mengeluarkan sebuah Poci teh lengkap dengan 4 gelas, Hao Ling langsung menuangkan Teh Tersebut ke gelas dan memberikan nya kepada Long Tian kemudian Hao Ling menuang untuk Long Yu dan dirinya.


Long Tian mengeluarkan satu Poci Besar dan memberikan kepada Prajurit nya.


Di Dunia Naga tidak ada arak karena mereka semua mengetahui bahwa Long Tian seorang eksistensi terkuat di Semesta Manusia Dewa tidak meminum arak tapi meminum Teh herbal sehingga mereka pun mengikuti nya.


Satu Jam kemudian Long Pang datang kembali dengan membawa seorang Pria paruh baya yang terikat tangannya dan sudah di segel kultivasi nya.


Long Tian tidak mengeluarkan ucapan apapun tapi mengeluarkan bola kristal kenangan dan bola kristal kenangan tersebut langsung menyerap seluruh ingatan pria paruh baya yang merupakan perompak tersebut.


perompak yang ingatannya telah diambil oleh Long Tian kemudian langsung tidak sadarkan diri, Long Tian menjentikkan tangganya dan pria itu terlempar ke Angkasa dan menjadi kabut darah.