
Long Tian Kemudian mencoba berteleportasi lagi secara acak dan dia kini dimunculkan di dalam sebuah Goa.
"Goa ini cukup luas dan terang namun tidak ada kehidupan apapun" ucap Long Tian sambil melihat sekelilingnya dengan teliti dengan menggunakan ilmu mata emasnya.
"Ada ruangan tersembunyi di depan itu" ucap Long Tian sambil berteleportasi ke ruangan yang dilihatnya dengan mata emasnya.
"Makam ini sangat kuno dan tersegel" ucap Long Tian sambil menggerakkan tangannya dan langsung membuat segel cakram langit mengunci peti mati yang terbuat dari batu itu namun menyisakan jarak beradius lima meter di sekeliling makam itu dan juga tinggi lima meter. Jadi segel cakram langit itu kini berbentuk kotak persegi panjang.
Long Tian Kemudian membuat segel penghapus jiwa, segel pembalik serangan dan segel kutukan darah yang menyatu dengan segel cakram langit yang berbentuk kotak itu.
*Baiklah ada apa di dalam makam kuno ini" ucap Long Tian sambil tersenyum dan menggerakkan tangannya mengirim segel penghapus segel kuno.
Cahaya emas melesat dari jari telunjuknya dan mengenai segel kuno itu dan
Booooooom
Ledakan terdengar dan terlihat jika segel kuno makam itu kini sudah hilang namun makam itu masih utuh.
Tiba tiba segel itu bergetar dan penutup makam itu bergeser ke samping kanan.
Asap putih terlihat keluar dari makam yang terbuka itu dan tiba tiba terlihat sosok Raja iblis dengan empat tanduk dan memiliki mahkota.
"Aku kira siapa tidak taunya hanya seorang raja iblis saja yang dikurung disini" ucap Long Tian sambil tersenyum dan mundur dua meter dari tempatnya dan duduk di sebuah batu yang atasnya datar di dekat dinding Goa.
"Manusia ada apa kau membangunkanku, apa kau pengikutku" ucap raja iblis itu yang kini sudah keluar dari makam kuno itu.
"Eh tua bangka, lihat baik baik siapa aku, apa setelah tidur ratusan juta tahun matamu sudah rusak" ucap Long Tian dengan ketus.
"Penguasa 100 Galaksi Naga emas Long Tian lama tidak melihatmu, jadi kau masih hidup, baguslah jika begitu" ucap raja iblis itu sambil duduk dalam sikap lotus dan terlihat sedang menstabilkan kondisi tubuhnya setelah tertidur panjang.
Seluruh badan raja iblis itu mengeluarkan api yang menyala putih bahkan sampai batu makamnya pun kini menyala putih namun terlihat mulai terbakar dan perlahan menjadi abu namun anehnya area di luar segel tempat Long Tian duduk tidak merasakan panas tersebut.
Long Tian dengan sabar menunggu raja Iblis itu menstabilkan kondisi tubuhnya dan dia bahkan kini sudah mengeluarkan poci teh kecil dan satu cangkir giok nya.
Satu jam sudah Long Tian asyik menikmati Teh Herbal nya dan tidak ada tanda tanda dari raja iblis putih itu menyelesaikan kultivasi nya.
Lima belas menit lagi berlalu dan Long Tian menyimpan poci teh dan gelasnya karena sudah kosong lalu dia mengeluarkan satu buah Apel emas dan menikmatinya dengan perlahan seolah olah raja iblis itu adalah tontonan untuknya.
Satu jam lagi berlalu dan sudah tiga apel emas dia habiskan, kini terlihat jika raja iblis itu membuka matanya dan terlihat jika api putih di tubuhnya perlahan menghilang.
"Mo Fei bukankah lebih baik kau ku segel seperti ini jadi kau bisa berdiri dan duduk daripada kau di dalam makam batu seperti sudah mati" ucap Long Tian sambil tertawa terbahak bahak.
"Penguasa 100 galaksi kesalahan masa lalu ku, pengkhianatan manusia terhadapku tidak akan aku lupakan, aku kira semua manusia itu baik namun ternyata dia memberikan ku racun atas suruhan iblis darah sehingga aku berakhir dengan kondisi tersegel di dalam kotak batu itu" ucap Raja Iblis Mo Fei.
"Mo Fei, Bukankah sudah aku bilang mengenai kontrak darah untuk semua orang terdekat yang ada di kediaman kita, kau sungguh melupakan pesan pesan ku" ucap Long Tian.
"Penguasa 100 galaksi, itulah kesalahan masa lalu ku dan akan menjadi pelajaran berharga untukku. Apakah benar aku sudah terkurung ratusan juta tahun" ucap Raja Iblis Mo Fei.
"Mo Fei, itu bisa lebih aku saja menanti lama di proses reinkarnasi dan aku tidak ingat lagi kapan tepatnya aku mati" ucap Long Tian dengan tetap duduk di tempatnya.
"Penguasa 100 galaksi bagaimana keturunan ku apakah mereka masih ada" ucap Raja Iblis Mo Fei.
"Aku sudah menyelamatkan sebagian dan mereka memiliki dunia sendiri namun biarkan mereka hidup tenang tanpa kehadiran dirimu dulu, karena aku yakin ada banyak Ras keturunan mu di galaksi galaksi atas bahkan di galaksi surgawi." Ucap Long Tian sambil mengingat Raja Iblis Mo Han yang jadi bawahannya.
"Penguasa 100 Galaksi terima kasih kau masih mau membantu Ras ku dan terima kasih sudah menghancurkan segel batu sialan itu" ucap Raja Iblis Mo Fei.
"Mo Fei katakan padaku ada berapa Raja Iblis Darah bersembunyi di dunia ini" ucap Long Tian sambil duduk dengan santai di tempatnya.
"Penguasa 100 galaksi saat itu hanya ada satu dengan empat Jenderal nya, mereka masuk menggunakan artefak menara yang dibawa oleh manusia pengikutnya" ucap Raja Iblis Mo Fei.
"Mo Fei apa menara seperti ini" ucap Long Tian sambil memperlihatkan satu buah menara iblis yang dia miliki.
"Benar Penguasa 100 Galaksi, itu menara yang mereka gunakan untuk memasuki semua dunia di 100 galaksi dan semua dunia di galaksi surgawi" ucap Raja Iblis Mo Fei.
"Mo Fei Lalu bagaimana mereka bisa keluar dari galaksi terkutuk bukankah mereka semua akan terbakar menjadi abu saat melintas poros langit disana" ucap Long Tian dengan santai
"Penguasa 100 galaksi, apakah anda lupa dengan saudara angkat istri anda yang belajar ruang dan waktu, dialah yang membuka ruang untuk memasuki galaksi terkutuk dan membawa jutaan artefak menara iblis dan pengikut pengikutnya yang membawa ke seluruh dunia di dalam kekuasaan anda" jawah Raja Iblis Mo Fei.
"Dia juga yang membuat aku dan istriku terbunuh dulu di galaksi surgawi" ucap Long Tian dengan ramah.
"Penguasa 100 galaksi apakah anda sudah kembali ke galaksi ke 100 atau ke galaksi surgawi, apakah disana masih ada keturunan ku" ucap Raja Iblis Mo Fei.
"Mo Fei, Aku baru sampai ke galaksi ke dua puluh satu ini saja dan membereskan satu persatu dunia yang kusinggahi, itulah sebabnya aku bisa menemukanmu yang asyik tidur" ucap Long Tian sambil tersenyum ramah.
"Penguasa 100 galaksi tubuh ku memang terkunci namun tidak dengan jiwaku yang selalu berada di dunia jiwaku jadi aku tetap bisa berkultivasi dan berlatih" ucap Raja Iblis Mo Fei sambil tersenyum.